Skip to main content

Sepatu Winter Pertama

Moscow Dulu, masih sempet pakai sepatu dengan hak 5 cm waktu kerja kantoran. Ya karena harus keliatan formal aja sih, meskipun nggak ada yang ngelarang juga kalau mau sepatu sneakers pun. Toh juga waktu kerja sepatu dilepas dan pakai sendal jepit.  Tapi itu sudah lama sekali. Setelahnya, bertahun-tahun hanya punya 1 sepatu sneakers dan 1 sandal. Sendal jepit punya lah ya, kan hidup di Bali. Salah satu esensial itu. Sebenernya alesannya sederhana, bukan karena nggak mau punya sepatu lebih dari satu tapi lebih ke males harus nyocokin sepatu lagi ke kaki yang belum tentu enak dipakainya.  Sepatu itu adalah hal esensial yang buat gw nggak apa mahal yang penting nyaman. Karena taruhannya di pijakan, dan itu bisa berdampak ke banyak hal kalau salah pilih sepatu. Jalan kaki adalah bagian besar dari hidup gw, jadi punya sepatu nyaman adalah hal yang tidak bisa dinego.  Nah, meskipun gw beberapa kali pernah jalan-jalan saat musim dingin, Moskow ini agak beda. Kalau di Belanda, mes...

Menjual ANTM Setelah Satu Tahun

Rove City Center - Deira

ANTM atau yang dikenal dengan nama Aneka Tambang Tbk adalah perusahaan kedua yang gw beli setelah BBRI. Waktu gw beli ANTM, ini perkara sentimentil aja. Masih newbie dan pengen beli sesuatu yg gw kenal. “Kan gw punya emas murni, bisa lah ya beli ANTM.”

If only I knew 😅

Gw beli di harga 1030 pada bulan Agustus 2019. Kemudian beberapa di harga 1000 bahkan 990 karena waktu itu gw kira “Eh lagi turun nih, beli ah." Ternyata setelah beberapa bulan, performanya menurun terus. Tadinya gw dapet harga 990 itu seneng banget, tapi kok ternyata itu masih turun lagi esoknya. 

Gw sempet heran ini kok ANTM ngos-ngosan banget ya? Kan emas murni harganya lagi naik, kok dia sahamnya malah anjlog?

Jujur gw nggak tau hubungannya apa, mungkin nggak ada hubungannya, nggak mau berspekulasi juga. Karena siapa yang tau sih alasan sebenernya naik turunnya pasar saham. Gw nggak peduli juga. Tapi beberapa bulan kemudian gw iseng cek chart ANTM 2-5 taun ke belakang.

Ya tuhan ku terkejut! 


Bisa dibilang gw beli di saat puncak-puncaknya harga ANTM. Kemudian sejak September 2019 hingga Februari 2020, ditambah kondisi pandemi semakin merosot ke angka 350+. Minus 65% itu hal biasa. Setelah mengetahui bentuk model seperti ini, gw bertekad "Ok, kalau dia udah di angka 1000, gw jual semua!"

Karena gw liat model trennya bergerak naik turun setelah 4-6 bulan yang terjadi selama 2 tahun terakhir, meskipun ini sebenernya "ngawur" juga asumsi gw, karena gw nggak tau penyebab naik turunnya ini kenapa juga dan kenapa modelnya begitu. Setelah bulan Maret, gw berujar "Sebentar lagi trennya bakalan naik ini. Kalau udah 1000 gw jual. Tunggu aja lah 4-6 bulan kedepan."

Gw bukan dukun tapi kalau liat tren macam gitu, gw cenderung percaya karena tren ini nggak naik turun dalam waktu singkat atau se-fluktuatif itu. Kalau saham gorengan, gw nggak percaya lah jelas. Tapi karena saham ini saham yang bagus, periode tren naik turunnya terjadi dalam beberapa bulan dan nggak ngawur dari 1000 hari ini 300 besoknya. Tapi pelan-pelan dan teratur.

Gw minta temen gw ingetin gw kalau harganya udah di atas 1000. Lalu gw lupa karena ribet urusan perjalanan ketemu suami. Setibanya gw di Indonesia bulan Oktober, temen gw nanya "Gimana kabarnya emas kamu?" Gw cek aja harganya dan kaget dong. Harganya udah diatas 1000. Nggak pake babibu, besoknya langsung gw jual semua dan dapet di harga 1100. Agak untung dikit sih, ada kali untung 10%an. Langsung gw pindah ke MYOR dan SIDO. 

Tentu saja gw nggak tau kenapa atau faktor apa yang mempengaruhinya. Kalau pergerakannya memiliki tren seperti ini, bisa jadi di masa depan gw beli ANTM saat trennya menurun dan menjualnya ketika trennya naik. This is no brainer. Nggak rugi juga kalau dibikin seperti itu. Tapi ya harus dipantau berkala karena mengejar "untung" dalam periode singkat. Bukan yang beli, lupakan, jual saat tua nanti lol.

Jadi gimana, ada yang punya ANTM? Udah dijual apa masih dikoleksi? 😋

Comments

  1. Untung aja fluktuasinya cenderung teratur ya mba prisca, ga yang jleb jleb banget pas naik atau turunnya.

    Dan pas ga dipantau malah e tau tau uda nembus lebih dari 1000 jadi saatnya sell deh hihi..cukup dag dig dug juga kalau memantau pergerakan harga saham gini...tapi ya kalau emas emang agak m3mbingungkan ketika trennya turun ya...ya mungkin salah satu efek pandemik juga bisa merangsek ke emas, tapi ai don't know ugaaa hihi

    ReplyDelete
    Replies
    1. kalau fluktuasinya bisa diprediksi gini ya cepet kaya kita hahahahhahaah

      Delete

Post a Comment

Share your thoughts with me here

Popular posts from this blog

Getting my Hands on Film Camera

In attempts to slow_myself_down_away_from_digital_life, I am getting my hands on film camera. Yes, the kind of camera where you need to put the film roll in and then start snapping. If you are lucky, the pictures will turn up good but if not then we let the fate decide. This is not my first rodeo on using film camera, but it definitely is the first ever to buy the film and develop it using my own money. It is not cheap, which I know.  What can I say, it's an expensive hobby.  I used my first film roll to take photos of my favorite people. So it has more human than random pictures. It was on family event. After the last shot, I wanted to develop it before I flew to Bali but they had no lab. Luckily we have the lab in Bali. I developed and scanned the film in Ojisanfilmlab Bali. They're just a google away. They sell the roll as well. I had to tell the TSA to do the hand checking rather putting it through the scanner. They understood.  Cimol hides himself in his favorite sp...

Sepatu Winter Pertama

Moscow Dulu, masih sempet pakai sepatu dengan hak 5 cm waktu kerja kantoran. Ya karena harus keliatan formal aja sih, meskipun nggak ada yang ngelarang juga kalau mau sepatu sneakers pun. Toh juga waktu kerja sepatu dilepas dan pakai sendal jepit.  Tapi itu sudah lama sekali. Setelahnya, bertahun-tahun hanya punya 1 sepatu sneakers dan 1 sandal. Sendal jepit punya lah ya, kan hidup di Bali. Salah satu esensial itu. Sebenernya alesannya sederhana, bukan karena nggak mau punya sepatu lebih dari satu tapi lebih ke males harus nyocokin sepatu lagi ke kaki yang belum tentu enak dipakainya.  Sepatu itu adalah hal esensial yang buat gw nggak apa mahal yang penting nyaman. Karena taruhannya di pijakan, dan itu bisa berdampak ke banyak hal kalau salah pilih sepatu. Jalan kaki adalah bagian besar dari hidup gw, jadi punya sepatu nyaman adalah hal yang tidak bisa dinego.  Nah, meskipun gw beberapa kali pernah jalan-jalan saat musim dingin, Moskow ini agak beda. Kalau di Belanda, mes...

Snailmail

I signed up in an international portal since I was at high school. I was a quiet one, not much talk especially with stranger. But since that day, I feel myself get easier to talk to strangers. In that portal, there are several options why you join there, including 'flirting', that is shown on the optional boxes. And I found something interesting, snailmail. I never heard about this before, but I thought it is like a mail that goes slower because snail always walking so slow. Then someone chatted me and told me that she want to snailmail. I asked her what is that and she said 'it is postcard swapping'.   was taken at Museum Angkut years ago. taken using my old unique phone Wow.. postcard swapping.. my granny and I did it long time ago before mobile phone was invented. Well I mean before we all use mobile phone to connect to each other. I have family in The Netherlands, and we only have a phone, if we call them using home phone it would cost a lot for even few minu...