In attempts to slow_myself_down_away_from_digital_life, I am getting my hands on film camera. Yes, the kind of camera where you need to put the film roll in and then start snapping. If you are lucky, the pictures will turn up good but if not then we let the fate decide. This is not my first rodeo on using film camera, but it definitely the first ever to buy the film and develop it using my own money. It is not cheap, which I know. What can I say, it's an expensive hobby. I used my first film roll to take photos of my favorite people. So it has more human than random pictures. It was on family event. After the last shot, I wanted to develop it before I flew to Bali but they had no lab. Luckily we have the lab in Bali. I developed and scanned the film in Ojisanfilmlab Bali. They're just a google away. They sell the roll as well. I had to tell the TSA to do the hand checking rather putting it through the scanner. They understood. Cimol hides himself in his favorite spot ...
pemandangan dari Mtzkheta
Keesokan hari setelah para lelaki menderita diare, kita pergi ke Mtzkheta. Tanpa rencana sama sekali. Dan lagi-lagi bersama dengan sepasang sejoli yang tak bisa berbahasa internasional (saya tetiba menjadi pribadi yang tak cerewet).
Mereka yang dengan tiba-tiba mengajak kita dipagi hari. Saya itu emang jarang merencanakan sesuatu kalau liburan kecuali kalau memang ada yang perlu direncanakan, tapi perjalanan mendadak dengan pemberitahuan pagi 3 jam sebelum berangkat itu juga saya nggak suka. Mau nolak itu ya suami wis mengiyakan, kita juga nggak ada rencana kemana-mana hari itu. Yawis akhirnya berangkat lah.
banyak pengemis disana. Kalo kata partner, mereka ngemis karena korban perang usai Soviet pecah. Kalo kata orang sana sendiri, mereka mafia yang yaa sebut saja seperti di Indonesia kebanyakan pengemis adalah mafia
Kita menuju Mtzkheta, kira-kira 30 menit dari Tbilisi. Ntah kenapa hari itu panasnya luar biasa, sampai 32 derajat. Sebelumnya hanya kisaran 26-30 derajat lah mentok, tapi itu kok panas banget. Dan saya paling nggak tahan sama yang namanya panas, sedangkan mobil posisi sama sekali nggak di AC. Bikin makin dongkol aja.
wajib mengenakan penutup kepala dan didalem gelap banget makanya saya cuma masuk sekian detik lalu keluar (nggak tahan nggak bisa napas)
kastil depan gereja Mtzkheta
Dan pulangnya berasa exhausted banget.






Ngombe sek mbak, ngombe....
ReplyDeleteLangsung nggelogok banyu neng kali kuwi mas. Sueger
Deletesatu kata aku pengen
ReplyDeleteeh ada lagi, dari dagestan berapa jauh mbak>
duh...
Yuk lah cus kesana 💁
DeleteDagesthan itu lak beda negara wisan ya? Ya kalo terbang mungkin 2-3 jam kali ya... masih sebelahan diatasnya dikit wkwkw