Skip to main content

Sepatu Winter Pertama

Moscow Dulu, masih sempet pakai sepatu dengan hak 5 cm waktu kerja kantoran. Ya karena harus keliatan formal aja sih, meskipun nggak ada yang ngelarang juga kalau mau sepatu sneakers pun. Toh juga waktu kerja sepatu dilepas dan pakai sendal jepit.  Tapi itu sudah lama sekali. Setelahnya, bertahun-tahun hanya punya 1 sepatu sneakers dan 1 sandal. Sendal jepit punya lah ya, kan hidup di Bali. Salah satu esensial itu. Sebenernya alesannya sederhana, bukan karena nggak mau punya sepatu lebih dari satu tapi lebih ke males harus nyocokin sepatu lagi ke kaki yang belum tentu enak dipakainya.  Sepatu itu adalah hal esensial yang buat gw nggak apa mahal yang penting nyaman. Karena taruhannya di pijakan, dan itu bisa berdampak ke banyak hal kalau salah pilih sepatu. Jalan kaki adalah bagian besar dari hidup gw, jadi punya sepatu nyaman adalah hal yang tidak bisa dinego.  Nah, meskipun gw beberapa kali pernah jalan-jalan saat musim dingin, Moskow ini agak beda. Kalau di Belanda, mes...

Workout

 

Dulu liat orang workout ato ke gym tiap hari gitu mikir "Ngapain sih susah amat begitu. Nggak capek apa?" Tapi setelah kujalani sendiri, uh lalaaa, enak sekali ternyata.

Tipe-tipe males olahraga kek gw gini harus cobain workout 25 minutes. 25 menit aja cukup. Ada banyak kok tuntunan video workout, tinggal pilih mana yang cocok. Gw ikutin T25mins si Shaun T. Nah si hari pertama kan kardio ya, itu 25 menit aja udah gila keringetnya.

Tapi... setelah hari pertama kalo badan udah lama vakum ya jangan protes kalo bakal sakit-sakit semua sampe 3 hari. Temen gw bilang itu namanya DOMS (Delayed Onset Muscles Soreness), efek abis workout. Karena workout itu kan sebenernya ototnya "dirusak" jadi kalo hari pertama udah kardio hari kedua ga boleh kardio juga. Harus ganti yang di latih bagian yang lain. Kalau di T25 sih Kardio, Speed 1.0, Total Body Circuit, AB Intervals, apa lagi ya kalo jumat ini biasanya dua kali workout yang tentunya nggak gw lakuin dong. Karena menggemaskan lelahnya.

Temen gw nih yang nyuruh banget. Kalo gw berkelit udah dipelototin, "KATANYA PENGEN FIT?!" Ya tuhan ini anak manusia jahat banget. Tapi ya gimana lagi kalo nggak gitu ya emang malah ga olahraga. Jadi ya biasanya sih abis kerja gw workout, jam 9an atau jam 10an gitu work out.

Bersyukur sih ada yang maksa workout. Gw sadar gw nggak suka dipaksa tapi untuk perkara workout gw bersyukur banget ada yang maksa. Dan setelah masuk minggu kedua ini gw udah mulai krasa aneh kalo nggak workout sehari haha! Udah mulai terbiasa dan itu ternyata enak banget.

Cuma 25 menit sehari, nggak lebih lama dari bikin satu tulisan di blog juga kan?

Jadi, kamu workout juga nggak?

Comments

  1. Mbak-mbak, aku lo, umbah-umbah, ngepel, ngumbahi klambi wes tak anggep work out. Kok ndadak pitnes mbarang.

    Nanti aku capek. Kan aku gak boleh capek kata dokter....

    ReplyDelete
    Replies
    1. MUAHAHAHHAHAHA itu workout harian yang nyapu ngepel tok ae wes kringeten nderodos maksimal ya HAHAHA
      iya juga seh, malah lebih ndrodos daripada jogging hahaha

      Delete

Post a Comment

Share your thoughts with me here

Popular posts from this blog

Sepatu Winter Pertama

Moscow Dulu, masih sempet pakai sepatu dengan hak 5 cm waktu kerja kantoran. Ya karena harus keliatan formal aja sih, meskipun nggak ada yang ngelarang juga kalau mau sepatu sneakers pun. Toh juga waktu kerja sepatu dilepas dan pakai sendal jepit.  Tapi itu sudah lama sekali. Setelahnya, bertahun-tahun hanya punya 1 sepatu sneakers dan 1 sandal. Sendal jepit punya lah ya, kan hidup di Bali. Salah satu esensial itu. Sebenernya alesannya sederhana, bukan karena nggak mau punya sepatu lebih dari satu tapi lebih ke males harus nyocokin sepatu lagi ke kaki yang belum tentu enak dipakainya.  Sepatu itu adalah hal esensial yang buat gw nggak apa mahal yang penting nyaman. Karena taruhannya di pijakan, dan itu bisa berdampak ke banyak hal kalau salah pilih sepatu. Jalan kaki adalah bagian besar dari hidup gw, jadi punya sepatu nyaman adalah hal yang tidak bisa dinego.  Nah, meskipun gw beberapa kali pernah jalan-jalan saat musim dingin, Moskow ini agak beda. Kalau di Belanda, mes...

Tentukan Jangka Waktu Investasi

Seperti Ganesha bukan? Dewa ilmu pengetahuan dan lambang kecerdasan. Favorit gw. Tapi ini speaker sih 😆   "Aku mau investasi" "Oke bentuknya apa dan berapa lama?" "Hmm ya pokoknya apa lah yang cocok buatku" Ya you kira I dukun? Selain menentukan profil resiko , acara yang perlu untuk dipikirkan adalah menentukan berapa lama jangka waktu investasi. Ada yang membagi kedalam dua kategori yaitu pendek dan panjang, ada pula yang membaginya ke tiga kategori yaitu jangka pendek, menengah, dan panjang. Nah kebutuhan ini hanya investor yang tahu. Tentunya tiap orang nggak bisa disamakan kebutuhannya.  Jangka pendek biasanya berkisar tidak lebih dari 5 tahun. Biasanya deposito dan obligasi dimasukkan dalam kategori ini. Biasanya yang jangka pendek ini selalu mendapat return pasti, karena selalu pasti jadi resikonya sangat rendah sekali. Kemudian jangan lupa untuk mengecek apakah return yang ditawarkan masih mampu untuk menghalau laju inflasi untuk beberapa tahun ...

Seolah Kalian Tau Segalanya

'Ihiw, ada bahan obrolan baru buat dianalisa dan dinyinyirin nih. Si dia mau kawin sama bule. Duitnya banyak kali. Ato kalo gak gitu yaaa dia cuma buat mainan aja' Kita nggak akan pernah memuaskan hasrat banyak orang demi membuat mereka semua senang. Jika kita ingin membuat pasangan hidup kita bahagia, ya wajar, ya normal. Tapi tidak untuk membuat para suporter ataupun hanya penonton dalam hidup kita bahagia juga kah? Toh dari setiap langkah yang kita ambil, benar maupun salah juga masih saja bisa diambil celah salahnya untuk diwejangi ala mereka. Atau lebih bekennya, dinyinyirin. Mungkin beberapa tulisan saya tentang menikahi WNA banyak yang terdengar 'keras', maafkan saya yang sedang jengkel-jengkelnya. Menikah dengan orang yang berbeda yang datangnya ribuan miles jauhnya dari Indonesia juga bukan hal yang mudah, you know! Tapi orang dengan mudahnya saja melihat kita yang sedang jalan berdua dan bertanya, atau nyeletuk istilahnya, 'Guidenya ya mbak?'...