Skip to main content

Taking a Train from Moscow City to Yaroslavky

walking to the wagon We chose deliberately in the winter to travel from Moscow to Yaroslavsky. In my defense, we kinda had to use the holiday a little bit. If we're waiting for the good weather, it probably not gonna happen for 3 months and then nothing again. So this trip was taken on February 2026. So we've decided to take a few days off going from Moscow to half of the golden ring. The name ring, means literally ring. Refers to a few cities that used to be very important in the past. Starting from Moscow city (where which we're coming from, technically). I have to mention the cities here anyway; Sergiyev Posad, Pereslavl Zalessky, Rostov Veliky, Yaroslavl, Kostroma, Ivanovo, Vladimir, and Suzdal. there will be info about the train  We took the train trip from Moscow. I would say it's the "normal type" of train. So we sat next to each other. Two seaters next to each other. I think my husband took the non-economy one. He booked the train from the app, tutu. T...

Rangga kembali

Setelah 14 tahun menanti akhirnya rangga kembali. Bukan cuman rangga sih, tapi Cinta, Milly, Carmen, Maura juga. Film ini sambutannya luar biasa gilanya sejak ada bocoran kalau akan ada AADC 2 tahun 2016 ini. Niat hati pengen nonton seminggu setelah premiere dengan harapan nggak bakal uyel-uyelan di bioskop, ehhh ternyata seminggupun bioskop terasa panas. Saking banyaknya penonton saudara. Bahkan di salah satu mall memutar film ini di 3 studio dengan jarak tayang yg berbeda satu jam. Bayangin. Sumpek banget.

Seminggu setelah premier itu kursi yang tersisa di jam tayang 10 keatas. Ya bisa tidur lah kalau nonton jam segitu haha
Saya tidak akan menuliskan sinopsis ceritanya karena sudah banyak dimana-mana sinopsis. Cuman mau menuliskan kesan setelah nonton film legendaris ini aja. *dan sedikit sinopsis kalau dibutuhin sih heehe*

Ada Apa Dengan Cinta 1 diproduksi saat dunia perfilman Indonesia sedang mati suri. Awal menonton film ini, meninggalkan satu pertanyaan "Ini endingnya kok gantung gini sih?". Menurut saya dari kacamata saya yang masih kecil, itu film akhirnya kok ndak 'selesai' gitu lho. Dibilang nggak bagus itu, ya bagus. Dibilang bagus banget kok masih gantung ya. Ahh ya sudahlah mungkin cuma perasaan saya aja sih.

Nah sampai akhirnya ada yang bilang bakal ada AADC 2, woahhh girang setengah mati. Berasa kayak anak yang ngarepin kelanjutan suatu kisah yang tertunda. Hal pertama yang saya pikirkan adalah "Ohh jadi ini maksudnya Mira Lesmana bikin gantung AADC 1 dulu ituuu". Tapi nggak tau sih emang itu yang dipikirin mbak Miles sama kayak aku apa nggak haha.

Ternyata baru keturutan nonton satu bulan setelah premier. Sedih deh ya. Premier 28 April, baru nonton 28 Mei. Ya sudahlah yang penting ndak penasaran lagi sama film ini.

Film dibuka dengan tawa Milly. Sumpah ngefens banget sama ketawanya Milly. Dia masih tetap memerankan Milly yang polos dan agak 'oon'. Lucu banget deh kalau Milly ketawa ini. Kayak lepassss banget ketawanya. makin keliatan unyuk karena dia lagi hamil ceritanya. Si Maura udah punya anak banyak dan yang jadi suaminya si suami dia sendiri, Christian Sugiono. Si Carmen abis 'salah gaul' katanya, tapi ternyata dia juga udah nikah cuman ditinggal aja sama suaminya. Berarti cuman cinta aja yang belom nikah. Nungguin Rangga kali ya.

Cinta, dia itu mama muda ya didunia nyata, bener-bener orang yang saya kagumi banget. Fans beratnya Dian Sastro deh. Pernah ketemu dan dia jadi pembicara di seminar internasional di Jakarta. Ya ampun, pesonanya bener-bener alami apalagi dia kan cantiknya alami gitu ya, ditambah cara nyampein materinya kece abis. Bener-bener langsung 'mbakkk resep cantik sama pinternya apa siihh?'

Vila yang dipakai Cinta dkk itu cantik banget. Trus tempat-tempat yang dikunjungi di Jogja juga cantik. 'Kita skip dulu candi-candi untuk kali ini', yaiyalah di Jogja banyak candi dan pasti udah sering dikunjungin kan. Tapi disitu saya tidak melihat candi-candi yang sering dikunjungi wisatawan. Malah nunjukin daerah di ketinggian yang bisa melihat sunrise. Cantik lho, meskipun keliatan sedang mendung.

Rangga, masih tetep gitu. Cool gimana gitu. Tapi bener juga sih, dia lebih banyak senyum kali ini. Nah gaya percakapan yang dipakai Miles selalu ada ciri khasnya. Agak baku. Kalau gaya ngobrol Cinta sama temennya sih biasa, ala Jakarta. Tapi gaya ngobrol Cinta dan Rangga berbeda. Sastra banget. Menggunakan kata "lalu"daripada "trus", bener-bener AADC banget
.
Yang saya kagumi dari film ini dari dulu adalah persahabatan mereka. Mereka berlima, namun di AADC 2 ini sayangnya hanya berempat karena Allya diceritakan meninggal. Persahabatan mereka menginspirasi persahabatan saya dengan teman-teman sejak SMP. Kami juga berlima. Untungnya nggak ada yang bernasib seperti Cinta yang harus nunggu Rangga 14 taun.

Apa ya, ceritanya Cinta udah dilamar sama pacarnya, tapi ternyata ketauan kalo Rangga balik. Gatau gimana kejadiannya tapi yang jelas si Cinta akhirnya ngejar Rangga ke bandara lagi. Helahh ini AADC 1 ngejar dibandara, yg sekarang juga. Tapi yang ini nggak kekejar sih. Jadi sebulan kemudian Cinta ke New York. Hmmm enaknya yo

Oiya, disini juga Rangga ketemu sama ibunya. Saya nggak begitu ingat sih di AADC 1 emang kayaknya Rangga ditinggal ibunya, tapi saya juga nggak inget kalau si Rangga punya kakak dan adek juga. Yawes intinya ketemu akhirnya setelah 25taun dia nggak ketemu ibunya. Ini mengharukan lho kisahnya, bener-bener haruu banget deh.

Ohh ada satu hal lagi yg menggelitik, begini nih kurang lebih obrolannya :
R : aku ikut pemilu lho
C : oiya?? Milih siapa?
R : hmmm (sambil tersenyum)
C : kayaknya pilihan kita sama deh ya
R : kayaknya sih.. gimana? Kecewa nggak?
Kemudian rangga dan cinta ketawa bareng. Saat adegan itu berlangsung, serius saya ngakak berat dan cuman se bioskop itu saya aja yg ngakak. Because I really find it interesting and funny 

Akhir dari kisah ini ditutup dengan ciuman manis Rangga dan Cinta di New York. Ini suka banget saya. Cute romantic kisses :)

Eh ada lagi ding, si Milly akhirnya lairan. Digendong Rangga kirain bayinya mereka, ternyata Mamet bilang "belom pantes, balikin bayi gue"


Dapet dari google

Comments

Popular posts from this blog

Surviving -20 Celcius in Moscow

frozen lake in Moscow I'd say surviving because I am a tropical girl coming from 30-35 degree Celcius. So yes, this is about surviving such differences in temperature. I spent my whole life in a tropical country then I have to be in a -20 celcius, not an easy situation.  Obviously, I came prepared. I have been in a 0 celcius and learned that double triple layering is the right answer. Moscow has heater that runs nonstop since the beginning of (probably, I dont remember) November until early May. So you technically can not turn it off or on. Many days it gets too hot inside. Going to the mall in Moscow got me super sleepy and tired because it feels most of the time like in Sauna. So, double triple layering in Moscow is the right thing to do.  November temperature usually started to feel chilly, still not lower than 0. December will get colder can be minus. But January and February are the coldest season. This year dropped to -20 (that I can remember). The average temperature wa...

Happiness is ...

Few days ago I met new friends. They are friends of my friend. I helped them for their competition. It's good to know them since the way they think about something is unique and quite close to mine. Until one of them ask me : 'What is happiness for you?' I told them that for me happiness is when I stop compare myself with others and not being compared with anybody else (well, you can compare me with others but don't tell me if you do haha!). I used to compare myself with people. For following their success path might be ok, but for having the same life as theirs who seen successful and happy, I don't think so. So I stop to compare myself with others and it make me feel enough. I feel more relax, since I don't have to pretend or to be somebody else. I feel more 'me' because I only think about me and free to do what I want to do (or to think what I want to think). But one of them said 'For me happiness is when you can breathe, eat, sleep, and p...

Pakai Debit Jenius di Luar Negeri

Amsterdam Central Station  Ini pertama kalinya pakai debit Jenius di luar negeri. Pemakaian ini menggunakan sumber dana EUR yang ada di aplikasi. Jadi uang yang keluar adalah uang EUR, bukan IDR.  Untuk buka rekening valas di Jenius, tinggal ditambahkan saja bagian buka akun valas lalu pilih kurs yang diinginkan. Di kasus ini gw punya rekening EUR di Jenius yang ditujukan untuk transaksi di Eropa.  Karena kemarin lagi di Belanda, akhirnya pengen coba pakai debit card Jenius karena EDC di Belanda belum tentu bisa untuk kartu kredit saja. Sebelum digunakan tentunya jangan lupa untuk menyambungkan kartu debit ke rekening mata uang asingnya biar sumber pengeluaran juga langsung dari tabungan valas itu. Tinggal klik klik aja kok. Tibalah saatnya menggunakan mata uang EUR yang sudah kubeli dari Jenius. Waktu itu gw pakainya di Schipol, di dua toko berbeda, dan keduanya nggak bisa tap langsung. Jadi harus insert kartu, tentu bukan masalah.  Karena terbiasa dengan transaksi...