Moscow Dulu, masih sempet pakai sepatu dengan hak 5 cm waktu kerja kantoran. Ya karena harus keliatan formal aja sih, meskipun nggak ada yang ngelarang juga kalau mau sepatu sneakers pun. Toh juga waktu kerja sepatu dilepas dan pakai sendal jepit. Tapi itu sudah lama sekali. Setelahnya, bertahun-tahun hanya punya 1 sepatu sneakers dan 1 sandal. Sendal jepit punya lah ya, kan hidup di Bali. Salah satu esensial itu. Sebenernya alesannya sederhana, bukan karena nggak mau punya sepatu lebih dari satu tapi lebih ke males harus nyocokin sepatu lagi ke kaki yang belum tentu enak dipakainya. Sepatu itu adalah hal esensial yang buat gw nggak apa mahal yang penting nyaman. Karena taruhannya di pijakan, dan itu bisa berdampak ke banyak hal kalau salah pilih sepatu. Jalan kaki adalah bagian besar dari hidup gw, jadi punya sepatu nyaman adalah hal yang tidak bisa dinego. Nah, meskipun gw beberapa kali pernah jalan-jalan saat musim dingin, Moskow ini agak beda. Kalau di Belanda, mes...
Malam ini hujan. Disini sedang hujan. Kau tau betapa aku sangat menyukai hujan? Bahkan beberapa kali kau bertanya hal lain, yang kukatakan adalah "hari ini hujan, aku menyukainya". Sering kau merasa aneh dalam dirimu dan mungkin mempertanyakan kenapa aku sangat menyukai hujan. Hmm mungkin.
Aku hanya ingin berbagi hal yang aku suka. Aku memberitahukanmu bahwa aku suka hujan agar kau selalu teringat aku ketika hujan. Atau setidaknya aku membuatmu teringat hujan. Apapun itu, aku hanya ingin kau memikirkanku bahkan karena hal sekecil apapun hingga tiada ruang bagimu untuk sejenak melupakanku, seperti aku yang mengingat kecerobohanmu atas hal-hal kecil.
Aku sering bertanya-tanya apakah cintamu yang terlalu dalam bagiku atau caraku mengekspresikan rasa sayang yang berbeda kepadamu?? Entahlah. Mungkin kau merasa bahwa aku tidak terlalu mencintaimu. Tapi satu yang pasti kau selalu ada dalam doaku ketika bersujud dihadapanNya.
Just a note of a woman

Comments
Post a Comment
Share your thoughts with me here