Skip to main content

Rough Guide to Bali

Penjor "Hey I am coming to Bali, can you recommend me things to do?" I got that question a lot. I get it, I live in Bali so people would think that I master everything about Bali. Well... 50:50. I happened to travel around Bali since 2017. So it wasn't wrong to assume me knowing Bali. But I am also a lazy traveler so I don't always do many things in one place.  That is why we will call this a rough guide to Bali.  First thing first, define your style of traveling. Because we all know that Bali is an island. Not a city. So it is quite big, you know. You can not explore all of it in two weeks. Well you might be able to do so, but probably not immersing enough of it.  So... what is your style of traveling? Bali offers you some cultures, quiet normal life, party hotspots, quiet beaches, busy beaches, temples, and so on.  Mt Batur West part of Bali (Canggu, Seminyak, Kuta) If you enjoy partying, you might want to spend your time more in the west part of Bali like Canggu, ...

Prasangka kita dan Tuhan

Ketika menginginkan satu hal terjadi, ada 3 hal yang saya yakin dan percaya :

1. Usaha tidak akan menghianati hasil. 1000 kali percobaan gagal, namun karena kegigihannya, dengan percobaan ke 1001 percobaanya berhasil. Kenapa? Karena dia sudah meruntuhkan tembok penghalang itu dipukulan ke 1001. Susah? Iya. Saya juga merasakan hal itu berat. Jika kita berusaha 30% maka hasil yang kita dapatkan akan 30%juga. Jika 100%, maka hasil yang lebih dari bayangan kita akan menghampiri. Putus asa itu lawannya. So, stay strong. Dont be so easily giving up. It is all about choice. You choose to win or lose.

2. Tuhan tidak akan memberikan cobaan diluar batas kemampuan kita. Percaya kenapa? Karena Tuhan sudah menyiapkan jawaban dari setiap cobaan yang akan kita hadapi. Selalu ada jawaban bahkan sebelum kita mengalaminya. The answers are always provided even before the questions are being asked. Saya yakin itu. Study kasus kasus pribadi saya. Karena kita akan mengetahui itu adalah sebuah jawaban ketika kita mendapatkan pertanyaan.

3. Prasangka kita adalah prasangka Tuhan. Itu berarti kita harus berpikir positif. Berpikir positif tidak mudah. Ketika kita sudah 90% berusaha, kemudian ada seseorang yang mengatakan "ahh itu tidak mungkin terjadi, kamu hanya menghayal". Sumpah demi Tuhan saya ingin membunuh orang itu. Sebuah keyakinan mental baja agar berhasil, tiba-tiba gagal karena mempercayai kata-kata negatif tersebut. Tapi kita harus melihat kenyataan, hmm kita melihat kenyataan kok, selalu ada peluang gagal dan berhasil dalam satu kali percobaan. Gagal dan berhasil memiliki peluang 0,5 masing-masing. Dan disitulah pikiran positif kita berperan. dengan berpikiran positif, otak kita akan tersugesti melakukan hal positif demi mencapai tujuan kita. Instead of thinking about the possibility of negative things that might happen. Or even already make a plan B, C, D and so. Because when you make plan B, that means you already open up a posibility of a failure. Well yea you can make the plan B only after if your plan A clearly doesnt work. Dan disitulah kecepatan kita dalam berpikir dan bertindak sedang diuji. Yang jelas, Prasangka kita adalah prasangka Tuhan.

Comments

Popular posts from this blog

Jangan minta oleh-oleh!

    Taken from internet Pernah nggak kalau kita mau bepergian, trus orang-orang pada bilang 'Jangan lupa oleh-olehnya ya' ? Pasti pernah dong ya... Yang jelas saya nggak pernah ngerti kenapa orang sering meminta sesuatu ketika kita pergi somewhere. Dulu waktu kecil juga saya suka bilang begitu. Siapa yang pergi kemana pasti deh 'jangan lupa oleh-olehnya ya om, tante pakdhe, budhe, mas, mbak'. Tapi lama kelamaan saya mikir 'saya cuman ngomong aja tanpa niat minta oleh-oleh', kecuali kalo memang kita menitipkan hal itu karena memang hanya ada ditempat yang akan dikunjungi orang tersebut, misal buku. Pernah nitip beliin buku di Korea karena emang adanya disana. Jadi esensinya oleh-oleh itu apa? Saya juga kurang tau soalnya udah nggak pernah lagi minta dibawain oleh-oleh. HJ pulang ke Belanda sana saya cuma minta beliin buku. Itupun nggak dibeliin gara-gara bukunya nggak bagus kata dia. Oleh-oleh pun ada yang sekedar apa adanya karena emang adanya begitu...

UN menentukan nasib pelajar Indonesia

Sekali lagi, tulisan ini hanya mengungkapkan apa yg ada dipikiran, benak, emosi, dan semuanya lah soal UAN. Mungkin ada juga orang yg berpikiran sama seperti saya. Ini saya hanya mengungkapkan apa yg ingin saya ungkapkan saja. Bukan maksud lain. Kalau toh dijadikan bahan renungan bagi pihak yg bersangkutan ya ndak apa-apa sih. Ok, here is what I think about UAN UAN, ato banyak juga yg bilang UN, kemarin saya melihat tayangan acara Sudut Pandang-nya mbak Fifi Aleyda Yahya di Metro TV, judulnya UN = Ujian Nasib. Bener ndak? Menurut saya iya. Saya sempat mengikuti beberapa segmen saja, namun yg sangat saya ingat adalah seorang anak juara kelas tidak lulus dan mengikuti UN sampai 3 kali hingga lulus. Hal ini dikarenakan dia ingin mendapatkan hasil UN yg jujur. Kasus pertama. Kasus kedua, ada seorang anak yang baru saja mengikuti UN, dan mengirim surat ke menteri pendidikan. Surat yg dia tulis dishare melalui semua media masa yang ada. Hingga akhirnya dia diundang di acara Hitam Putih-ny...

Dapet Visa UAE (Dubai) Gampang Banget

Dubai creek Beberapa waktu yang lalu, kita pusing berat karena suami gw dapet libur kali ini cuman 10 hari. 10 hari dari yang biasanya 14 hari. Akhrinya diputuskan untuk tetap mengambil libur tapi nggak ke Indonesia.  Ternyata, beberapa hari kemudian, dia bilang, kalau liburnya malah jadi 7-8 hari aja. Mau ga mau saya yang harus terbang mendekatinya. Udah milih-milih negara mana yang harganya rasional, yang ga banyak makan waktu buat terbangnya dia dan tentunya ga ribet urus visa buat pemegang paspor hijau yang ga sesakti paspornya dia. Pilihan jatuh ke Dubai. Pemegang paspor hijau harus bikin visa, ya pusing lagi deh cara bikin visa Dubai nih gimana. Apa iya sesusah bikin visa schengen, visa US, visa lainnya. Dari persyaratan sih standar ya, termasuk  record  bank account selama 3 bulan. Gw belum pernah bikin visa Dubai sebelumnya ya, apalagi H yang paspornya super sakti kemana-mana (hampir) ga perlu visa, dia ga pernah ada pengalaman bikin visa kecuali  Visa Sosial...