Skip to main content

The Reward of Teaching

Buku belajar Bahasa Indonesia dalam berbagai bahasa. I've become a teacher since semester 9. That being said, my teaching journey started in 2013. Took hiatus for 2 something years then I came back to these exam sheets, students, books, and social interactions. Didn't even want to become one but I fell in love right after I jumped in.  I guess I need to ask to apologize to my dad. I was mad at him a long time ago because he asked me to be one lol. Well, maybe I just didn't like the idea of being a teacher in a class where your students don't even care about you telling stuff in front of the class. That actually made me realize that I prefer to teach whoever wants to learn. Although sometimes I just need to teach without knowing what's their reasons to learn, and that is also fine. I do what I had to do. That is why I hate grading because I don't mind giving them a perfect score but what's the point if they know nothing after the course ended? I never teach a

Parkir tiga dua ribu

Berbicara soal parkir memarkir, indonesia masih menganut sistem tradisional dalam memarkir. Maksudnya harus membayar langsung setelah meninggalkan lokasi (atau sebaliknya). Jadi bukan menganut asas pakai karcis parkir elektronik dengan sistem bayar pun elektronik (apa sih itu namanya pokoknya itu lah, bukan manual ya).

Soal harga, tergantung jenis kendaraan. Motor biasanya seribu rupiah tapi kalau nyebrang dibiarin, kalau bayar dua ribu pas nyebrang dibantuin. jasa tergantung jumlah fee yang berikan biarpun beda cuman seribu aja. Kalau mobil umumnya 3-5ribu. Hal itu juga sejajar di mall, motor dibandrol harga 2,500 atau 3,000 rupiah sedangkan mobil 2 kali lipat harga parkir motor.

Nah pagi tadi saya mengunjungi pusat grosir yang ada di Surabaya, ketika akan parkir, kami memutuskan untuk berhenti dilantai 2 karena memang tidak melihat adanya parkiran mobil, hanya melihat sekilas tempat sempit untuk parkir. Waktu kami bertanya ke satpamnya beliau mengatakan "boleh pak disini, tapi bayar 32ribu. Kalau nggak mau ya harus ke lantai 5 atau 6, disana free tempatnya". Gue cuman "wow, gila aja, bisa buat beli nasi goreng depan kosan 3 porsi tuh". Karena mempertimbangkan barang belanjaan yang bakalan banyak, akhirnya kami mengambil parkir 32ribu itu. Untungnya nggak salah parkir. Dilantai 2 itu memang lantai tujuan barang yang mau kami beli.

Setelah menemani belanja, karena berangkat belum sarapan, kondisi pusing dan semakin pusing melihat orang, akhirnya saya keluar ke parkiran dan menunggu disana. Mata saya melihat sekeliling dan menemukan satu papan bertuliskan "dilarang parkir kecuali mobil box". Saya jujur cuman melongo aja sih, kami memang tau ada yang tidak lurus disini tapi gitu ya diambil aja tadi ya haha. Yang jadi pertanyaan saya, kok edan ya, parkiran bisa 32 ribu lho, hampir setara parkir valet di hotel bintang 5 lho. Padahal ini cuman grosiran. Tapi grosirannya juga gede kali.

Cuman mikir aja, ini resmi apa oknum ya? Karena dibawah kita sudah bayar 5ribu, harusnya ya langsung keatas parkirnya, tapi ternyata kita bisa 'beli' tempat parkir dibawah lantai 5 seharga 32 ribu. Ntahlah ya, itu yang salah siapa dan apakah bisa disebut kesalahan?? Tanyakan pada bapak-bapaknya hohoho

Comments

Popular posts from this blog

Ujian hari senin

Kejadian ini terjadi tepat senin minggu lalu. Baru kali itu aku merasa 'WOW.. ini senin yeay'. Karena biasanya 'haduhh udah senen lagi'. Kebayang kan kalo seneng begitu dihari senen menyambut pagi dan hari itu rasanya langka banget. Otomatis pengennya hari itu berlangsung indah. Jam setengah 9 pagi, seperti biasa ke pantry ambil minum bareng sama temen sebangku. Dia bikin teh, aku nyuci botol sekalian ngisi dong. Seperti biasa juga, kadang aku males sih nyuci botol dengan ritual lengkapnya, akhirnya cuman bilas pake air panas. Ya mungkin nggak sampe 50 ml juga. Dikit banget deh. Temen juga selalu bersihin gitu gelasnya pake air panas. Pic source is here Eh lakok lakok... si bapak pantry yang serem itu tiba-tiba bilang 'Gak bisa ya gak nyuci botol pake air panas? Tiap sore itu banyak komplain gara-gara airnya abis'. Yakaliii air abis tinggal isi aja, ibu yang dulu aja nggak pernah ada komplain. Ya aku bilang lah ini cuman dikit, lagian yang ngelakuin ini

Jumat ceria

Hari ini memang bukan hari jumat, tapi cuman mau bilang aja sih kalo hari yang paling aku tunggu-tunggu itu hari jumat. Why?   Karena jumat itu selalu ceria, kalopun ada meeting besar pasti di hari jumat dan banyak cemilan, orang-orang pada berangkat sholat jumat, yang nasrani juga mengikuti misa di kantor, bisa pake baju bebas dan bebas berekspresi sepuas-puasnya, dan..... bisa video call sepuasnyaaaaaa kapanpun karena dia libur kerja 😍😍 gambarnya lucu 😁  taken from internet

Sudah Vaksin Covid Lengkap

Sei sapi yang kucintai Yes, it's my biggest flex this year.  Setelah vaksin pertama akhir Mei kemarin, akhirnya gw udah dapet suntikan kedua tanggal 21 Agustus 2021. Cantik kan tanggalnya?  Masih di RS yang sama, Surya Husadha, kali ini gw berangkat pagi. Yaa... 15 menit lebih pagi daripada vaksin pertama 😬 Karena gw ketiduran, seperti biasa. Hari itu hari sabtu, memang sengaja milih akhir pekan waktu vaksin pertama. Kita nggak tau efeknya bakalan gimana kan.  Vaksin pertama gw bisa bilang hampir ga ada efek apapun sih. Cuma ke UGD aja hari ketiga karena asam lambung naik banget. Setelah gw inget-inget, gw emang nggak banyak makan setelah vaksin malah gegoleran dan kata dokternya "Kalau abis vaksin tuh makan mbak yang banyak, protein yang banyak, jangan malah ga makan. Jadinya asam lambung naik kan?" Yasudah abis disuntik ranitidin, sejam juga gw udah mendingan.  Jadi gw bertekad "Ok setelah vaksin kedua, gw harus makan yang banyak!!!" Setelah gw datang di RS,