Skip to main content

I Thought I Hate People, but...

Sanur ... but I actually don't! That I realized when I had dinner with H and he asked me, "Do you think she's married? The seller, she looks young but not too young."  So I said, "Uhmm I don't know and I don't care."  He then said again, "Yea I know, but I am curious about people. I am curious about what they're doing in life." That's when it came to my mind, "Wait a minute! I am also curious about people, but not their personal life like marital status, how many kids they have, what religion they believe in. I am curious about what they think about things! Ah that's why I love talking to people, no matter how introvert I am but talking to people still excites me." Then we finished our big nasi goreng together.  Looking back at it, I never really like people randomly talking to me when I was in the zone... Like zoning in and out talking to myself. But actually no, maybe it was only that we didn't sync so I went &qu

Menjadi Seorang Intuitif

Kiki, snuggly cat in Fulidhoo

Menurut definisi, Highly Intuitive Person adalah orang yang intuisinya tajam banget. Kebetulan gw menjadi salah satunya. Dari dulu gw dapet sebutan dukun dari temen-temen gw. Karena seringkali gw bisa nebak 80% soal ujian yang bakal keluar. Tiap mau ujian, temen gw pasti nanya apa yang gw pelajari dan apa yang gw rasa bakal muncul di ujian. Tapi bukan berarti gw bisa dapet nilai bagus sih. Gw bisa nebak soal yang keluar tapi belum tentu gw bisa tau jawabannya juga 😤 Kalau soal itu penentu masa depan, gw langsung minta temen gw buat kasih gw jawaban haha! 

Segampang berujar waktu karantina, "Kok gw pengen ya sarapan besok pecel", eh besoknya dateng pecel. "Pengen ikan goreng sambel kecap" siangnya dateng menu itu. "Ah bosen ah gini doang, pengen sarapan enteng pake roti gitu aja, ala barat" datang juga besokannya begitu. 🙆

Seringkali, ini sering banget sampai gw pernah "dibenci" sahabat gw karena gw bilang gw nggak suka sama temen barunya. Bukan karena gw cemburu, tapi gw ngerasain ada yang off sama energi dia yang gw tangkap. Sahabat gw berbulan-bulan meyakinkan gw kalau temen barunya ini orang yang asik, dan lain sebagainya. Ternyata setahun kemudian, doi nyakitin sahabat gw dong. Bener-bener kebongkar banget gimana "busuknya" dia. Gw nahan diri buat nggak bilang, "I told you so". 

Gw bukan orang yang suka bersosialisasi, tapi bisa cepet bikin perkawanan baru dengan orang baru karena ya itu tadi. Gw bisa ngenalin energi mereka masuk nggak ke orbit gw. Begitu nggak masuk, biasanya gw diem aja, nggak respon se-chatty kalau energinya masuk. Seringkali gw dibenci ketika gw bilang gw nggak suka sama orang yang "keliatan baik". Orang lain nggak ada masalah dengan itu tapi gw nggak suka. Begitu juga sebaliknya, banyak orang yang nggak disukai orang lain tapi gw enak aja bergaul sama dia. Gw juga nggak bisa kasih penjelasan juga, namanya juga intuisi. First sight matter, for me. Tinggal liat aja matanya. Like people said, eyes are indeed the windows of the soul. 

Gw juga bisa tau kalau ada orang terdekat gw yang bohong. Ya karena gw investasikan waktu dan tenaga gw buat orang terdekat gw ya, jadinya mereka udah di bawah radar gw. Bahkan saat mereka belum ada gerak gerik yang menunjukkan kebohongan aja gw udah tau kalau ada yang disembunyikan. Biasanya sih hal yang nyakitin gw 😁

Hal yang dulu gw takutin dari menjadi seorang yang cukup intuitif adalah, gw bisa ngerasain kalau ada hal buruk yang akan terjadi. Dulu gw bener-bener takut banget karena gw nggak bisa mengontrol hal itu, semuanya serba intens dan gw nggak tau gw harus ngapain. Jadinya gw belajar juga buat ngontrol omongan gw. Omongan, pikiran gw, semuanya harus gw latih buat nggak offside lol. Ya emang seringkali nggak bisa bedain ini beneran pikiran gw atau semacem "vision" yang gw nggak bisa kendalikan. Akhirnya gw cuma bisa bilang "Ya Tuhan kalau emang beneran mau kejadian yang nggak baik-baik tolong kasih tanda dong biar bisa bersiap." Kalau kejadian yang bagus sih gw semangat banget menantinya sembari bilang, "Ya Tuhan kapan nih? Nggak sabar wkwkw." Manusia emang banyak maunya kok. Tapi itu juga yang bikin gw belajar menerima apapun keadaannya. Karena nggak semua hal bisa kita kendalikan.

Mengenal H pun dari intuisi yang gw dapet setahun sebelumnya lol

Akhir-akhir ini juga gw jadi lebih sensitif banget, makin menyerap energi sekitar gw. Entah positif entah negatif semua masuk orbit gw. Akibatnya gw jadi cepet capek kalau lagi di luar, kecuali di tempat yang dikelilingi hehijauan atau pantai. Gw jadi takut nyetir kelamaan dan jauh karena makin keganggu dengan suara dan cahaya lampu. Toleransi gw ke situ udah menurun banget. Ternyata suami gw masih inget gw pernah stres parah di Yangon gara-gara suara kendaraan yang klakson kanan kiri gak tau aturan banget. Hampir pingsan juga. Gw kira kena heatstroke 😓 Tapi ternyata karena kecapean aja nyerap terlalu banyak energi wkwkw.

Dan biasanya orang intuitif itu mimpinya kerasa jelas banget, ada ceritanya dan saling sambung. Udah hampir tiap hari gw mimpi. Ini jadi kebiasaan baru gw sekarang, nyatat mimpi gw semalem. Temen gw bisa heran kok bisa gw inget mimpi gw. 

Sebenarnya, semua orang bisa saja menjadi intuitif. Hanya saja perlu diperhatikan dan dilatih. Gw sendiri ngerasain pernah sempat intuisi gw nggak mempan karena gw waktu itu berantakan banget. Kayak yaudah lah hidup gw lagi berantakan banget. Itu ternyata mempengaruhi intuisi gw. Perlu dilatih untuk mendengarkan hati, memberikan ruang di hati untuk tenang dan kembali grounded. Makanan juga perlu diperhatikan. 

Orang bilang gw adalah orang yang rasional banget yang nggak pernah pake perasaan tapi intuisi gw tajam banget. Agak paradoks tapi yaa... gw nikmati banget sih jadi intuitif begini. Jadi gimana? Apakah kamu juga orang yang intuisinya tinggi?

Comments

Popular posts from this blog

Tips Membeli Buku

Ada duitnya wkwkw! Ya maksud gw, harga buku di Indonesia bisa dibilang nggak murah terutama buku yang berbahasa asli misalnya Bahasa Inggris. Buku cetakan versi asli biasanya harganya bisa 2 kali harga buku terjemahannya, atau dua-tiga kali harga e-book. Ini e-book yang original ya, bukan yang bajakan. Kayak semacem beli di kindle atau books-nya google itu.  Kadang emang sering pengen beli fisik bukunya tapi kok harganya sampe 300ribu banget, sedangkan hasrat ingin membaca ini tinggi sekali. Nah, kalau skenario yang begini yang terjadi (dan paling sering), gw biasanya cek toko buku bekas dulu. Di Bali ada beberapa toko buku bekas yang reliable , meskipun koleksinya kita nggak akan tau ya karena ya random juga. Satu di Sanur, satu di Ubud.  Ini karena kapan hari gw udah beli bukunya Madeline yang Song of Achilles di Periplus, 200ribuan. Lalu nemuin bekasnya dengan sampul yang gw mau, cuma 25ribu. Jadi gw udah beli yang baru, beberapa hari kemudian gw ke toko buku bekas dan nemu itu. Set

Mendaftar Pelatihan di Prakerja

Sanur Jadi dulu program ini diluncurkan pemerintah untuk kasih insentif orang yang di PHK atau tidak bekerja pas pandemi. Jadi ya gw tentu saja nggak punya hak tho. Sebagai orang yang nggak punya hak, ya gw nggak ikutan lah. Trus temen gw beberapa bulan lalu bilang, ikut aja soalnya ini buat yg kerja yg mau nunjang skill juga lho.  "Hah masa sih?" Yaudah pas liat oh ya bener juga, jadi gw daftar. Daftar pertama di gelombang 20 nggak lolos. Trus ya udah patah hati dah lah gausah daftar. Eh tiba-tiba minggu lalu temen gw lolos gelombang berapa gitu, lalu bilang kalau gelombang 29 udah buka. Yaudah deh ikutan aja. Eh lolos dong. Pembukaan gelombang ini termasuk cepet. Hampir tiap minggu selalu ada gelombang baru yang dibuka. Jadi daftar di gelombangnya itu selama 3 harian, pengumumannya 3 hari kemudian, lalu 3 hari kemudian udah bukaan baru. Bener-bener cepet banget. Nah temen gw yang lagi S2 nggak bisa ikutan padahal dia juga kerja sebagai pengajar. Alasannya KTP sudah terdafta

I Thought I Hate People, but...

Sanur ... but I actually don't! That I realized when I had dinner with H and he asked me, "Do you think she's married? The seller, she looks young but not too young."  So I said, "Uhmm I don't know and I don't care."  He then said again, "Yea I know, but I am curious about people. I am curious about what they're doing in life." That's when it came to my mind, "Wait a minute! I am also curious about people, but not their personal life like marital status, how many kids they have, what religion they believe in. I am curious about what they think about things! Ah that's why I love talking to people, no matter how introvert I am but talking to people still excites me." Then we finished our big nasi goreng together.  Looking back at it, I never really like people randomly talking to me when I was in the zone... Like zoning in and out talking to myself. But actually no, maybe it was only that we didn't sync so I went &qu