Skip to main content

Taking a Train from Moscow City to Yaroslavky

walking to the wagon We chose deliberately in the winter to travel from Moscow to Yaroslavsky. In my defense, we kinda had to use the holiday a little bit. If we're waiting for the good weather, it probably not gonna happen for 3 months and then nothing again. So this trip was taken on February 2026. So we've decided to take a few days off going from Moscow to half of the golden ring. The name ring, means literally ring. Refers to a few cities that used to be very important in the past. Starting from Moscow city (where which we're coming from, technically). I have to mention the cities here anyway; Sergiyev Posad, Pereslavl Zalessky, Rostov Veliky, Yaroslavl, Kostroma, Ivanovo, Vladimir, and Suzdal. there will be info about the train  We took the train trip from Moscow. I would say it's the "normal type" of train. So we sat next to each other. Two seaters next to each other. I think my husband took the non-economy one. He booked the train from the app, tutu. T...

Aturan Berbagi Kontak Personal


Pernah nggak tiba-tiba dikontak orang, ntah WA atau telpon tiba-tiba dari nomer yang nggak dikenal? Apalagi kalau yang tiba-tiba bilang "Lupa ya sama aku?" 

Gw cenderung nggak ganti-ganti nomer hanya karena harga paketan A lebih murah daripada yang B. Nomor gw dari SMA sampai kuliah sama satu nomer. Lalu Indosat jadi super lemot akhirnya ganti ke Telkomsel sampai sekarang tetap nomer yang sama. Gw aja nggak bagi nomer WA gw waktu kerja di Surabaya karena gw males kalo tiba-tiba mereka hubungi di akhir pekan 😂 Gw cuma bagi ID BBM gw tapi BBM juga nggak pernah gw buka. Hanya beberapa orang di kantor yang tau nomer gw, hingga menjelang gw resign mereka bikin grup WA yang tidak bisa gw hindari 😅 

Gw selalu membiasakan diri untuk nanya ke orang yang kontaknya dimintai dari gw. Kenapa? Ya basic manner lah. Selain itu juga gw ga suka kalau tiba-tiba orang kontak gw, apalagi waktu ditanya dapet kontak gw dari mana jawabnya "ADA DEH" Oh plis! I am not that young anymore for another Ada Deh answer. 😒

Kenapa harus nanya? Ya siapa tau tuh orang lagi menghindari orang yang nanya kontak tersebut. Ya nggak? Bayangin kalau kita lagi hindari seseorang (dg alasan apapun), ehh ternyata dia dapet kontak dari kenalan kita yang lain. Amsyong lah. Bisa aja kita emang membatasi orang-orang yang bisa kontak kita secara langsung. 

Bagi gw nomer HP adalah kontak paling krusial karena yang paling nempel di HP. Kalau sosmed atau email kan nggak selalu ada di HP kita aplikasinya, atau kita jarang ada di situ. Tapi kalau nomer telpon, ini krusial banget. 

Juga ketika kontak orang baru, jangan tiba-tiba nelpon kenapa sih 😂 Orang macem gw yang jarang banget nerima telpon sebelum jam 10 pagi dan setelah jam 9 malam kecuali emergency dan dari inner circle, sudah bisa dipastikan nggak akan nerima telpon dari nomer tak dikenal (kecuali kalau bener-bener penting biasanya kirim pesan dulu konfirmasi boleh gaknya nelpon). Coba kirim pesan dulu bilang ini siapa, dapet nomer dari siapa, ada keperluan apa, apakah penting banget sampai harus nelpon atau cuma menyambung tali silaturahmi aja yang bisa ditunda untuk dibalas ketika longgar. 

Beberapa orang yang beneran menghargai privasi orang lain selalu nanya, "Eh pengen ngobrol nih, nggak penting sih, catch up aja, ada waktu longgar kapan? Aku pengen nelpon, udah lama nggak ngobrol kita" Itu biasanya temen yang udah kenal gw banget. Tentunya sebisa mungkin gw bikin jadwal buat mereka karena kalau ngobrol nggak mungkin semenit dua menit. Ini macem hang out tapi via telpon. Bisa dipastikan akan berjam-jam. 

Oh dan lagi, gw nggak akan berbagi nomer telpon gw ke stranger yang baru gw kenal dengan alasan "Biar gampang aja chat nya atau ngobrolnya". Gw hanya bagi kontak personal gw ke orang yang udah gw kenal gimana karakter orang tersebut.

Telpon yang pasti selalu gw angkat jam berapapun cuma telpon suami gw, orangtua gw dan mertua gw. Selebihnya, bisa nunggu. Ada sih satu sahabat gw yang nelponnya gatau aturan, tapi dia juga tau kalau nggak diangkat berarti lagi gw lagi sibuk dan pasti gw telpon balik kalau udah longgar. Karena gw juga gitu ke dia 😂

Kalian gimana, suka nanya dulu nggak sebelum berbagi kontak orang?

Comments

  1. Iya sama Mbak, kalau masalah kontak HP saya juga males kalau terlalu nyebar...
    Jadi guru pun nomer WA-nya tak pisah sama nomer utama, soalnya bakalan nyimpen banyak nomer orangtua siswa tiap tahun..

    kadang kalau WA diluar jam kerja juga nggak tak buka-buka :-D

    Indosat ternyata masih lemot juga ya, nomerku juga dulu indosat.. dan pindah telkomsel juga karena lemot

    btw, walaupun nomer HP-nya bener2 dijaga banget biar nggak nyebar tapi tetep dapet sms abal-abal dari PT Shopee Indonesia sama koperasi yang pada suka nawarin pinjaman nggak Mbak? :-D

    ReplyDelete
    Replies
    1. Eh iya kalau emang harus nyimpen nomer orang banyak sih emang harus dipisah nomer kerja sama personal ya dan bener tuh kalau di luar jam kerja ya gausah dibuka haha! Kerja gak 24 jam juga :D

      Nggak tau sih kalo indosat sekarang. Kayaknya udah nggak selemot dulu ya, soale banyak yg lebih lemot lainnya hahahaha!

      SMS abal2? Ya tentu! Kayaknya kalo dijumlah udah jadi milyarder sih aku, wong tiap sms kasih duit 100juta juga, trus yg lainnya nawarin pinjaman online, lainnya minta dikirimin duit. Apa gak kayak bank kita ini jadinya 🤪

      Delete
  2. ehm kalau saya sih ya enggak se menjaga gitu
    memang saya punya satu nomor dari jaman sma
    cuman karena saya kerjanya jadi marketing jadi nomor hp saya udah kayak kacang goreng dan sering dihubungi orang2

    ReplyDelete
    Replies
    1. Eh iya kalau marketing mau ga mau ya jadinya. Itu nomernya gak dipisah gitu mas? Yg personal sendiri, yg kerja sendiri?

      Delete

Post a Comment

Share your thoughts with me here

Popular posts from this blog

Surviving -20 Celcius in Moscow

frozen lake in Moscow I'd say surviving because I am a tropical girl coming from 30-35 degree Celcius. So yes, this is about surviving such differences in temperature. I spent my whole life in a tropical country then I have to be in a -20 celcius, not an easy situation.  Obviously, I came prepared. I have been in a 0 celcius and learned that double triple layering is the right answer. Moscow has heater that runs nonstop since the beginning of (probably, I dont remember) November until early May. So you technically can not turn it off or on. Many days it gets too hot inside. Going to the mall in Moscow got me super sleepy and tired because it feels most of the time like in Sauna. So, double triple layering in Moscow is the right thing to do.  November temperature usually started to feel chilly, still not lower than 0. December will get colder can be minus. But January and February are the coldest season. This year dropped to -20 (that I can remember). The average temperature wa...

Happiness is ...

Few days ago I met new friends. They are friends of my friend. I helped them for their competition. It's good to know them since the way they think about something is unique and quite close to mine. Until one of them ask me : 'What is happiness for you?' I told them that for me happiness is when I stop compare myself with others and not being compared with anybody else (well, you can compare me with others but don't tell me if you do haha!). I used to compare myself with people. For following their success path might be ok, but for having the same life as theirs who seen successful and happy, I don't think so. So I stop to compare myself with others and it make me feel enough. I feel more relax, since I don't have to pretend or to be somebody else. I feel more 'me' because I only think about me and free to do what I want to do (or to think what I want to think). But one of them said 'For me happiness is when you can breathe, eat, sleep, and p...

Tiga bulan pertama hidup di luar Indonesia

Gw kira rasanya akan sama aja. Ada rasa kangen ya wajar karena jauh dari tempat yang selama ini kita sebut familiar. Tapi ternyata ada rasa rindu yang pukulannya berbeda.  Di kasus gw, gw cuma kenal satu orang Indonesia. Beliau bilang kalau mau temen jalan-jalan bisa lah berkabar biar jalan bareng. Tapi karena gw ada kerja dari senin-jumat, sedangkan beliau nggak, jadinya waktu kami seringkali nggak pas. Sedangkan di akhir pekan, gw habiskan bersama suami.  Bulan pertama masih terasa integrasi. Berusaha mengenal supermarket mana yang jual apa. Cari ini itu di mana. Menghafal jalur transportasi umum. Mengenal, membaca dan memahami nama daerah atau tempat dari huruf cyrilic-nya untuk sekedar "kalau nyasar, bisa kasih tau suami lagi ada di mana" karena seringkali online maps dihambat pemerintah.  Bulan kedua sudah mulai mengenal banyak hal. Sudah punya kartu atm untuk pembayaran. Visa panjang juga sudah di tangan. Mulai berhati-hati dengan banyak hal, mana yang boleh mana ya...