Skip to main content

Ingin Tinggal di Pedesaan

Geneva ... tapi bukan di Indonesia 😂 Gatau deh ini akhir-akhir ini aku suka banget nontonin kanal orang di youtube yang tinggal di desa, bisa self sufficient banget, tenang, damai, slow. Trus nonton Gilmore Girls, Virgin River juga. Suka aja ngeliatnya. Emang bener kehidupan di desa memang terasa berjalan lebih lambat karena nggak ada yang ngejar-ngejar. Nggak macet dan nggak sebising kota. Sebenernya mau gw simple. Gw emang banyak maunya sih tapi ya kenapa emang? Siapa tau diaminin malaikat lho. Gw pengennya tinggal di tempat desa yang alamnya itu masih lebih banyak daripada manusianya. Tapi kalo bisa sih fasilitasnya udah lengkap termasuk fasilitas kesehatan ya, terlebih lagi soal internet! Internet cepet adalah koentji.  Sempet lho kepikiran, "Ah gw pengen tinggal di NZ. Jumlah kambingnya aja jauh lebih banyak dari jumlah manusianya." Atau tinggal di sana tapi yang masih bisa nemu kang bakso, lontong kupang, sate, cilok, cimol, lupis, getuk lindri lewat depan rumah gitu.

Tabunganku Di Mana-Mana

 

Bukan berarti gw kaya banget, duitnya banyak dimana-mana lol (di aamiin i aja deh semoga cepet kaya cepet bisa punya rumah, seisinya dan kawan-kawannya wkwk).

Jadi Tabunganku disini adalah produk tabungan yang ada disetiap bank. Produk ini produk "permintaan" pemerintah untuk ada disetiap bank agar rakyatnya ini ndak males menabung. Dengan setoran awal hanya 20ribu dan nggak ada fee bulanan serta dengan bunga ringan sekali. Enak kan? Udah nggak ada fee bulanannya, setornya bisa minimal 20ribu aja. Jadi nggak harus nunggu lama buat nabung. Punya duit dikit langsung disetorin deh.

Ada berapakah fitur Tabunganku yang kumiliki?

Ada 3!

Karena kerempongan seorang wanita yang tak usah disebutkan, tercetuslah beberapa rekening bank yang diperlukan untuk memajukan bangsa dan masa depan rumah tangga. Tiga diantaranya adalah Tabunganku yang ada di Bank BNI, CIMB, dan juga BCA. Masing-masing memiliki fitur tersendiri yang bikin kita mikir "Ah yaaa udah lah saling melengkapi jadinya ini".

 
keren kan yang CIMB

Tabunganku pertama yang kubuka adalah BNI. Tujuan awalnya untuk menyimpan uang tabungan. Fitur ini tidak ada ATM nya. Cuma buku aja. Jadi kalo mau transfer ke rekening lainnya harus ke teller dengan prosedur pemindahan buku (atau apa ya namanya). Terlihat seperti transfer biasa, tinggal isi lembaran transfer, datang ke teller dan sudah terpindah dengan sendirinya nanti. Tapi sejak tahun lalu (atau lebih tepatnya sejak kusadari), tabunganku ini bisa masuk ke list di ibanking yang sekaligus bisa transfer dari sana juga meskipun hanya ke BNI aja. Jadi kalau kalian punya ATM BNI yang jenis lainnya, hal ini menguntungkan karena kalau kalian butuh uang mendadak tinggal transfer via mobile banking atau ibanking ke BNI lainnya dan tinggal diteruskan saja butuhnya mau diapain.

Yang kedua milik CIMB. Buka ini karena baca-baca katanya bebas fee ambil duit dari CIMB di ATM manapun termasuk luar negeri. Yasudah kurasakan butuh. Kubikin lah ini. Kupilih yang tanpa buku, jadinya bisa langsung cek di mobile banking. Laporan bulanannya masuk via email. Beres kan. Nah fitur ini lebih menguntungkan bagiku karena fiturnya sangat mirip dengan kartu lain. Bisa transfer ke beda bank, kartu ATM nya nggak keliatan kalo punya Tabunganku, udah gitu tanpa fee bulanan, asik lah pokoknya. Kugunakan sebagai tempat duit pengeluaran bulananku. Cukup membantu.

Yang baru saja kubuka ini rekening tabunganku punya BCA. Milik BCA ini ada ATM nya, tapi nggak bisa transfer beda bank (hanya bisa mendapatkan transfer dari bank mana saja). Pengambilannya sebulan hanya bisa 3 kali saja. Basic banget lah. Dan emang seharusnya seperti ini sih ya kalo sesuai definisi Tabunganku.

Kenapa butuh usaha lebih untuk ambil duitnya? Ya karena emang tujuannya buat nabung dong. Biar nggak sebentar-bentar diambil. Kalo gampang ya sama aja kek kartu lainnya. Hanya saja dengan sedikit modifikasi seperti milik CIMB akan juga menguntungkan bagi penggunanya yang nggak mau bayar fee bulanan banyak lol!

Kita nggak bicara soal bunga ya, karena dengan sedikitnya biaya yang kita keluarkan tentunya juga berdampak pada rate bunga yang rendah. Bunga ini sih biasanya udah abis kepake buat fee transfer beda bank lol. Kalo mau yang syariah takut riba hmmm mungkin bisa tanya bank-bank syariah...? karena belum pernah sekalipun ku punya rekening bank syariah. Ato solusi lain, simpen bawah bantal 😂

Adakah dari kalian yang punya Tabunganku?

Comments

  1. untung saya mah ngga punya tabungan yang banyak seperti miliknya admin...
    saya mah cuma punya tabungan dosa yang lagi terus ditebus supaya ngga masuk nerakanya terlalu lama....#ehh

    ReplyDelete
    Replies
    1. Waduh berat mang. Bs ikutan punya saya nitip ditebusin mang? 😆

      Delete
  2. Wahhh ema-emak mah kantongnya banyak yah..

    Mbok, aku ditransferi mbokan...

    ReplyDelete

Post a Comment

Share your thoughts with me here

Popular posts from this blog

Ujian hari senin

Kejadian ini terjadi tepat senin minggu lalu. Baru kali itu aku merasa 'WOW.. ini senin yeay'. Karena biasanya 'haduhh udah senen lagi'. Kebayang kan kalo seneng begitu dihari senen menyambut pagi dan hari itu rasanya langka banget. Otomatis pengennya hari itu berlangsung indah. Jam setengah 9 pagi, seperti biasa ke pantry ambil minum bareng sama temen sebangku. Dia bikin teh, aku nyuci botol sekalian ngisi dong. Seperti biasa juga, kadang aku males sih nyuci botol dengan ritual lengkapnya, akhirnya cuman bilas pake air panas. Ya mungkin nggak sampe 50 ml juga. Dikit banget deh. Temen juga selalu bersihin gitu gelasnya pake air panas. Pic source is here Eh lakok lakok... si bapak pantry yang serem itu tiba-tiba bilang 'Gak bisa ya gak nyuci botol pake air panas? Tiap sore itu banyak komplain gara-gara airnya abis'. Yakaliii air abis tinggal isi aja, ibu yang dulu aja nggak pernah ada komplain. Ya aku bilang lah ini cuman dikit, lagian yang ngelakuin ini

Jumat ceria

Hari ini memang bukan hari jumat, tapi cuman mau bilang aja sih kalo hari yang paling aku tunggu-tunggu itu hari jumat. Why?   Karena jumat itu selalu ceria, kalopun ada meeting besar pasti di hari jumat dan banyak cemilan, orang-orang pada berangkat sholat jumat, yang nasrani juga mengikuti misa di kantor, bisa pake baju bebas dan bebas berekspresi sepuas-puasnya, dan..... bisa video call sepuasnyaaaaaa kapanpun karena dia libur kerja 😍😍 gambarnya lucu 😁  taken from internet

[Piknik] Menjejakkan kaki di Bromo

Puluhan tahun hidup sebagai warga Jawa Timur, namun baru pertama kali menjejakkan kaki di Gunung Bromo. Bertepatan dengan upacara Kasada yang terjadi satu tahun sekali dan bertepatan dengan bulan purnama (semoga nggak salah kasih info), sekitar akhir bulan Juli tahun 2015.  Gunung Bromo merupakan gunung yang bertetangga dengan gunung Semeru. Jika kita pergi kesana, maka akan melihat banyak tulisan BTS -yang saya kira Behind The Scene-, ternyata adalah Bromo Tengger Semeru. Tidak hanya melihat gunung Bromo seorang, disana kita akan disajikan jejeran gunung-gunung kecil disana. Ok.. first of all mari dimulai dari berangkat ke Bromo. Menuju Bromo bisa menyetir motor sendiri, bisa juga menyewa tour dari titik keberangkatan (seperti yang saya lakukan), bisa menggunakan ojek seharga 100ribu per ojek sepuasnya, bisa menyewa jeep dari titik mula menuju Bromo (dengar-dengar sih harganya 600ribu/jeep, satu jeep bisa untuk 4-6 orang tergantung ukuran badan orangnya heheh). Jeep yang saya