Koruptor Jangan Dipenjara

1:58 PM

 
Siapa yang nggak kenal koruptor? Makin lama makin banyak daftar koruptor yang diajak bermalam di bui. Malang mencetak rekor banyak yang diciduk KPK dalam jangka waktu singkat.

Kalau sudah tertangkap, masuk TV diumumkan, mereka tetiba menampilkan sisi relijius mereka atau tiba-tiba sakit. Rupanya sisi relijius bisa muncul setelah ketahuan korupsi ya. Lumayan lah jadi ingat Tuhan. Ntah inget beneran atau ingat-ingatan aja.

Nilai korupsi mulai dari belasan juta hingga ratusan milyar (atau bahkan trilyun). Nyatanya, hukuman bagi koruptor nggak setimpal dengan kerugian yang rakyat derita. Ada yang cuma 6 tahun, ada yang 10 tahun, percaya atau nggak hukuman penjara mereka jauh lebih ringan daripada kasus pencurian ayam yang cuma sebiji.

Bukan tempat gw ngeracau soal hukum dan tetek bengeknya. Tapi rasa ketidakadilan itu makin lama makin bikin gila. Masa iya, udah dipenjara cuma singkat eh masih bisa pula plesiran keluar masuk penjara semacem penjara ini hotel aja. Hari ini ijin keluar buat ke dokter, besok nginep di hotel atau pulang ke rumah, besoknya lagi baru balik ke penjara. Ini penjara atau tempat bermain?

Rupanya definisi penjara harus diganti ini. Kalau koruptor bisa "main-main" di penjara, berarti orang yang nyuri ayam sebiji juga boleh dong "main-main" di penjara? Kalau penjara aja dipermainkan seperti itu, ya jelas aja koruptor nggak makin berkurang.

"Bro, nilep duit yuk"
"Ah jangan bro, ntar masuk penjara"
"Halah cuma brapa taun doang, lagian juga bisa kluar masuk. Status aja narapidana, tapi kebebasan tak terbatas"

Bisa jadi itu obrolan mereka ya. Menurut gw koruptor tuh jangan dipenjara. Percuma, nggak akan kasih efek jera juga. Kalau hukum mati kita konon katanya masih belum mampu karena nanti urusannya sama HAM. Jadi, kenapa nggak koruptor itu dimiskinkan, semua asetnya disita termasuk aset orang yang berkaitan pernah menerima uang tersebut (termasuk keluarga), suruh dia kerja sosial dengan gaji terendah yang bisa diberikan perusahaan, trus kasih status KORUPTOR di KTPnya, dan jangan kasih ijin untuk terjun lagi untuk urusan politik (atau urusan yang menyebabkan dia korupsi). Kalau itu dilanggar, asingkan mereka di pulau terluar Indonesia. Toh Indonesia pulaunya masih banyak yang belum berpenghuni. Sedikit saja dilanggar, kirim mereka ke pengasingan. Tanpa survival kit. Biar lah mati mati sekalian. Karena sudah ada peringatan juga kan untuk tidak melanggar. Dan tim terkait harus tinjau jumlah kekayaannya secara berkala. Per tiga bulan atau enam bulan. Jika ada penyimpangan dan ketidakjelasan dari kekayaannya maka harus diselidiki ulang dan ditindak.


Siapa sih yang nggak malu kalau punya status Koruptor tercetak di KTP nya? KTP kan selalu digunakan untuk keperluan apapun, jadi meskipun orang tidak mengenalnya tapi orang akan tau kalau dia koruptor dari KTP nya.

Gw rasa itu akan sedikit banyak memberikan malu kepada mereka daripada penjara. Penjara tanpa mengurangi aset kekayaan mereka tentunya masih bisa plesiran keluar masuk penjara. Penjara ibarat hotel sementara aja buat mereka.

Satu lagi, cabut paspornya. Jangan kasih ijin keluar dari Indonesia. Bikin mereka menderita sepanjang hidupnya sampai mati!

Jangan kasih kendor! Lawan korupsi.

You Might Also Like

10 komentar

  1. Iyaa nih makin banyak aja yang tersangkut dengan kasus korupsi ini, haduhh dan anehnya dia bisa nyaleg dalam pemilu.. Heran akutu

    BalasHapus
    Balasan
    1. Masih eligible aja katanya "kasih kesempatan kan sudah berubah"

      Kapan jeranya kalo begitu kan??? Kesel akutu

      Hapus
  2. Mbak korupai wae yuk, trus duite nggo munggah kaji

    Sopo ngerti diampuni trus entok surgo firdaus

    #ngokk #toyorpala

    BalasHapus
    Balasan
    1. tidak semudah itu flugoso wkwkwkwk

      Malang lho kakean dikorupsi saiki ga karuan blasssss kota e
      dari aku yg terdampak koruptor lol

      Hapus
    2. Heeh yah, Malang kan sing anggota DPRD ne sak rombongan ketangkep. Ya ampun, kok kompak sekali. Pantas mendapatkan rekor MURI cirippa...

      Hapus
    3. iyaa ditambah dg masalah sosial lainnya seperti macet dan juga banjir. sejenak kita mengheningkan cipta dan berujar "Ini malang apa jakarta????" lol

      Hapus
  3. Semangat mbak, mari bersama-sama kita lawan mereka...mereka telah mengobrak-abrik kehidupan ekonomi dan moral kita...

    BalasHapus
    Balasan
    1. perlu kerjasama dari semua lapisan masyarakat ya mbak e :)

      Hapus
  4. yg aku sebelin korutor sekarang kalo udah bebas bisa jadi caleg lagi
    ini yg makin gila
    sementara kita nyari kerja aja buat Jdi OB harus Pke SKCK
    dimana keadilan ini haduh

    BalasHapus
    Balasan
    1. Lho? Iya ya? Apa para caleg ndak btuh SKCK????? Wah jd penasaran nih

      Hapus

Let me know what you think about it ~ Share it here