Skip to main content

Ingin Tinggal di Pedesaan

Geneva ... tapi bukan di Indonesia 😂 Gatau deh ini akhir-akhir ini aku suka banget nontonin kanal orang di youtube yang tinggal di desa, bisa self sufficient banget, tenang, damai, slow. Trus nonton Gilmore Girls, Virgin River juga. Suka aja ngeliatnya. Emang bener kehidupan di desa memang terasa berjalan lebih lambat karena nggak ada yang ngejar-ngejar. Nggak macet dan nggak sebising kota. Sebenernya mau gw simple. Gw emang banyak maunya sih tapi ya kenapa emang? Siapa tau diaminin malaikat lho. Gw pengennya tinggal di tempat desa yang alamnya itu masih lebih banyak daripada manusianya. Tapi kalo bisa sih fasilitasnya udah lengkap termasuk fasilitas kesehatan ya, terlebih lagi soal internet! Internet cepet adalah koentji.  Sempet lho kepikiran, "Ah gw pengen tinggal di NZ. Jumlah kambingnya aja jauh lebih banyak dari jumlah manusianya." Atau tinggal di sana tapi yang masih bisa nemu kang bakso, lontong kupang, sate, cilok, cimol, lupis, getuk lindri lewat depan rumah gitu.

Selamat Hari Kemerdekaan

 

Selamat hari kemerdekaan negeriku. Meskipun usiamu baru (sudah) 73 tahun, tetaplah berjuang melawan kebobrokan yang dilakukan para oknum bangsa ini.

Kalau dilihat kebelakang, usia 73 tahun ini usia pensiun buat manusia. Tapi hell no untuk sebuah bangsa. Ini usia mateng-matengnya, produktif-produktifnya untuk menghasilkan sesuatu yang keren. Meskipun pula di usia yang sama, Korea Selatan udah super maju sedangkan kita gini-gini aja masih banyak koruptornya, saya percaya tiap bangsa juga punya timeline nya masing-masing. Ibarat kata temen kamu usia 23 udah punya 2 anak sedangkan kamu usia 27 belum juga nikah, so what? Hidup bukan balapan 😂

Disaat Korea Selatan udah bisa impor Kpopnya ke seluruh dunia, hape Samsungnya yang menguasai sebagian besar pasar dunia, internet super cepat yang bahkan belum diklik aja udah jalan, kita gimana? Masih berkutat berkelut dengan yang namanya isu politik agama dan ras. ternyata kita cukup rasis ya? 😐

Bahkan seringkali gw tengkar sama suami gw karena dia bilang "buat apa lo bangga sama kemerdekaan lo kalo pada akhirnya juga sebenernya lo belom merdeka? Bayangin kalo lo masih sama Belanda, bakal maju banget lo kayak negara kita. Nggak bakal lo hadepin yang namanya korupsi kebangetan, isu2 rasial macem gini". Hell no! Kita boleh aja pasutri, tapi hati ini seburuk apa negeri ini tetep ini tanah air gw. Yaaaa bagusnya kalo masih sama Belanda mungkin paspor kita kekuatannya setara paspor EU. Mungkin juga pembangunan akan lebih merata dan lebih "feels Europe" gitu, bisa jadi kalo gw kawin sama suami gw juga dokumennya nggak sulit, Tapi kok semuanya kek kepentingan gw sendiri ya???

Tapi gw tetep aja bangga sama kemerdekaan negeri ini yang diraih dengan susah payah. Mau orang islam, kristen, hindu, budha, cina, jawa, bali, papua bahkan beberapa orang asing yang hatinya jatuh kepada negeri, apapun itu, gw bangga banget dengan perjuangan mereka. Karena sekarang perjuangan bangsa ada di tangan kita. Dulu gw pikir kalo kata-kata "Nasib bangsa ini berada di tanganmu pemuda" dulunya gw kira cuma kiasan belaka, atau khusus orang yang berkecimpung di dunia politik. Tapi ternyata sekarang gw rasain sendiri sejak gw masih kuliah. Gw ngerasa kalau ternyata sekecil apapun peran gw dalam hidup tuh secara sengaja nggak sengaja juga berdampak. Gw ngajar, tujuannya mencerdaskan bangsa. Gw nulis, tujuannya buat kampanye di beberapa aspek seperti pendidikan, budaya dan karakter bangsa ini. Sebisa mungkin tiap ada kesempatan, gw pasti koar-koar soal unity in diversity seperti misi yang diemban dalam Bhineka Tunggal Ika.

Indonesia dari ujung ke ujung itu beda bro and that deserve to be respected
the coffee library - Malang, tempatnya instagramable banget fyi


Karena bangsa ini sedang kritis. You know kan kalau bangsa ini sungguh diciptakan se-diverse mungkin dan ada beberapa kalangan yang "memaksa" untuk mengganti Pancasila dengan satu paham yang mereka pahami benar. Manusia-manusia penghuni Indonesia ini unik, nggak bisa disamaratakan dengan satu sistem. Jadilah itu kenapa Pancasila adalah sistem yang paling yahud yang bisa mengakomodir kebutuhan bangsa ini. Jikalau suatu hari nanti ada yang berani teriak untuk ganti sistem Pancasila dengan yang lainnya, gw bakal jadi orang pertama yang protes! Abis protes kalo masih tetep aja, gw minggat 😂 dasar gak bertanggungjawab wkwkwk

Bener juga kata-kata dulu yang sering didengar, "Perjuanganmu mempertahankan bangsa akan lebih sulit dari perjuanganku karena yang kamu lawan adalah saudara setanah airmu sendiri". Jadi gw berharap banget di tahun ke-73 ini, semoga manusia-manusia bangsa ini semakin dewasa dan mampu berpikir serta bertindak demi kepentingan bersama. Bukan hanya demi kepentingan pribadi dan golongan. Boy, I thought those words were only words, but it sucks when you have to say that everytime to remind people to do things that won't harm others.

Meskipun gw sering tengkar ga jelas sama suami gw soal bangganya gw bisa merdeka dari negaranya dia, gw tetep yakin kalau semua itu soal berproses. Gw yakin Indonesia punya timeline nya sendiri untuk jadi lebih "merdeka". Gw juga yakin suatu hari nanti, Indonesia bakal jadi singa si raja hutan. Gw juga yakin perjuangan orang-orang terdahulu nggak ada yang sia-sia. Gw juga yakin, selama kita bisa kendalikan diri sendiri, negeri ini akan maju. Gw yakin banget suatu hari nanti gw bisa liat Indonesia yang dibanggakan oleh semua orang. Maju bangsanya, bermoral manusianya.

Karena gw yakin, proses itu tak kalah penting dari sebuah hasil 💕

PS : You should watch The Handmaid's Tale if you support Pancasila to be changed. Watch that series and think if you still want to be in that system. Well, I believe the commanders would love that because that's their main purpose. But for you who just tail those "commanders" without even understand the purpose, watch that series!

Comments

  1. Selamat hari kemerdekaan Kakak, bagaimana pusingnya jadi presiden ya kak?

    ReplyDelete
    Replies
    1. pusingnya sepuluh keliling kak, bantuin dong! wkwkw

      Delete
  2. Wkwkwkwk, la kok ngarep Indonesia bagian dadi Uni Eropa.

    Iya, sekarang banyak orang yang pengen ganti Pancasila dengan paham yang lain. Kakean mangan micin kayane.

    Happy Independence Day !!!

    ReplyDelete
    Replies
    1. micin sak pabrik digawe cemilan kyoe mas HUH! mangkel aku nek wong2 bengok2 ganti sistem. ganti sistem ndasmu tah!

      sorry emosi haha

      mari tetep jaga persatuan bangsa ini

      Delete

Post a Comment

Share your thoughts with me here

Popular posts from this blog

Ujian hari senin

Kejadian ini terjadi tepat senin minggu lalu. Baru kali itu aku merasa 'WOW.. ini senin yeay'. Karena biasanya 'haduhh udah senen lagi'. Kebayang kan kalo seneng begitu dihari senen menyambut pagi dan hari itu rasanya langka banget. Otomatis pengennya hari itu berlangsung indah. Jam setengah 9 pagi, seperti biasa ke pantry ambil minum bareng sama temen sebangku. Dia bikin teh, aku nyuci botol sekalian ngisi dong. Seperti biasa juga, kadang aku males sih nyuci botol dengan ritual lengkapnya, akhirnya cuman bilas pake air panas. Ya mungkin nggak sampe 50 ml juga. Dikit banget deh. Temen juga selalu bersihin gitu gelasnya pake air panas. Pic source is here Eh lakok lakok... si bapak pantry yang serem itu tiba-tiba bilang 'Gak bisa ya gak nyuci botol pake air panas? Tiap sore itu banyak komplain gara-gara airnya abis'. Yakaliii air abis tinggal isi aja, ibu yang dulu aja nggak pernah ada komplain. Ya aku bilang lah ini cuman dikit, lagian yang ngelakuin ini

Jumat ceria

Hari ini memang bukan hari jumat, tapi cuman mau bilang aja sih kalo hari yang paling aku tunggu-tunggu itu hari jumat. Why?   Karena jumat itu selalu ceria, kalopun ada meeting besar pasti di hari jumat dan banyak cemilan, orang-orang pada berangkat sholat jumat, yang nasrani juga mengikuti misa di kantor, bisa pake baju bebas dan bebas berekspresi sepuas-puasnya, dan..... bisa video call sepuasnyaaaaaa kapanpun karena dia libur kerja 😍😍 gambarnya lucu 😁  taken from internet

[Piknik] Menjejakkan kaki di Bromo

Puluhan tahun hidup sebagai warga Jawa Timur, namun baru pertama kali menjejakkan kaki di Gunung Bromo. Bertepatan dengan upacara Kasada yang terjadi satu tahun sekali dan bertepatan dengan bulan purnama (semoga nggak salah kasih info), sekitar akhir bulan Juli tahun 2015.  Gunung Bromo merupakan gunung yang bertetangga dengan gunung Semeru. Jika kita pergi kesana, maka akan melihat banyak tulisan BTS -yang saya kira Behind The Scene-, ternyata adalah Bromo Tengger Semeru. Tidak hanya melihat gunung Bromo seorang, disana kita akan disajikan jejeran gunung-gunung kecil disana. Ok.. first of all mari dimulai dari berangkat ke Bromo. Menuju Bromo bisa menyetir motor sendiri, bisa juga menyewa tour dari titik keberangkatan (seperti yang saya lakukan), bisa menggunakan ojek seharga 100ribu per ojek sepuasnya, bisa menyewa jeep dari titik mula menuju Bromo (dengar-dengar sih harganya 600ribu/jeep, satu jeep bisa untuk 4-6 orang tergantung ukuran badan orangnya heheh). Jeep yang saya