Skip to main content

Taking a Train from Moscow City to Yaroslavky

walking to the wagon We chose deliberately in the winter to travel from Moscow to Yaroslavsky. In my defense, we kinda had to use the holiday a little bit. If we're waiting for the good weather, it probably not gonna happen for 3 months and then nothing again. So this trip was taken on February 2026. So we've decided to take a few days off going from Moscow to half of the golden ring. The name ring, means literally ring. Refers to a few cities that used to be very important in the past. Starting from Moscow city (where which we're coming from, technically). I have to mention the cities here anyway; Sergiyev Posad, Pereslavl Zalessky, Rostov Veliky, Yaroslavl, Kostroma, Ivanovo, Vladimir, and Suzdal. there will be info about the train  We took the train trip from Moscow. I would say it's the "normal type" of train. So we sat next to each other. Two seaters next to each other. I think my husband took the non-economy one. He booked the train from the app, tutu. T...

The DNA

  
funkyjunk.com

Beberapa waktu yang lalu, papa mertua saya mengirim sebuah video berjudul The DNA Journey by Momondo. Videonya singkat, hanya 5 menit, tapi meninggalkan pesan yang mendalam. Setiap orang yang hadir diberi pertanyaan tentang asal usul mereka. Kebanyakan orang tentunya hanya mengetahui mungkin mentok 3-4 generasi diatasnya. Sudah bisa 4 generasi ke atas aja udah bagus ya. Kalaupun saya ditanya seperti itu, saya mungkin bisa menjawab pure Jawa, plus Belanda dari kakek buyut, plus mungkin sedikit manado dari nenek buyut, that's it. 

Nah di video tersebut ada pertanyaan, negara mana atau suku mana yang paling dibenci. Ah saya kalo ditanya begini, saya bisa bilang hemm itu tuh negeri seberang yang barusan 'nggak sengaja' ngebalik bendera kita. Dari dulu sampe sekarang jawabnya begitu kok. Ah udah ah nggak usah bahas itu yaa. Oke balik lagi ke mereka, seseorang ditanyai hal itu dan dia menjawab 'Germany'. Ada juga seorang kulit hitam bilang kalo dia ya dari benua yang rasnya hitam. Beberapa juga mengutarakan ketidaksukaannya akan agama tertentu.

2 minggu kemudian mereka mengetahui hasilnya. Surprisingly, seorang yang benci banget sama Jerman tadi memiliki DNA dari orang Jerman. Seorang berkulit hitam tadi ternyata memiliki DNA dari Eastern Europe. Jawaban dari tes DNA tersebut benar-benar diluar dugaan.

Dua hal yang menjadi poin penting bagi saya. Pertama, Jangan pernah benci siapapun dari suku ras agama apapun karena bisa jadi mereka adalah leluhur kita (jadi gw ga boleh benci negeri seberang yak? I'll try!). Kedua, karena kita bisa jadi berasal dari ras yang mungkin tidak pernah kita pikirkan sebelumnya, jadi we are one in humanity. Kita itu ternyata sama. Jadi, kita nggak punya alasan untuk nggak damai dengan orang dari negeri lain kan?

Jadi penasaran DNA ku dari mana aja ya asalnya.....hmmmm

 check out this video

 Tes seperti ini bisa jadi adalah pembuktian dari teori bahwa kita adalah satu saudara dari Nabi Adam. Who knows kan...

Comments

  1. 1. Assalamualaikum wr, wb
    2. Eh apik videonya
    3. Klo gak salah org jawa malah seharusnya ngerti urutan ke atas, di pepak ada kan buyut, canggah, wareng, dst. Dulu kata embah paling enggak satu tingkat di atasnya wareng masih paham dan klo lebaran mesti silaturrahmi, berhubung semakin lama ya begitulah, satu putu aja kadang gak kenal, heuheu
    4. klo negara yg dibenci sih relatif ya, cuma klo gak salah AS sama Israel yg paling banyak. Jerman mungkin masih trauma NAZI ya. Rusia jg banyak yg ga suka,
    5. wassalamualaikum

    ReplyDelete
    Replies
    1. Alamak komennya sopan ya pake salam pembuka dan penutup macem pidato haha

      Wis sam, kamu tau ga asal muasalmu dr mana? Gak pnsran tah? Kali aja kamu ada dna filipin lhooo

      Delete

Post a Comment

Share your thoughts with me here

Popular posts from this blog

Surviving -20 Celcius in Moscow

frozen lake in Moscow I'd say surviving because I am a tropical girl coming from 30-35 degree Celcius. So yes, this is about surviving such differences in temperature. I spent my whole life in a tropical country then I have to be in a -20 celcius, not an easy situation.  Obviously, I came prepared. I have been in a 0 celcius and learned that double triple layering is the right answer. Moscow has heater that runs nonstop since the beginning of (probably, I dont remember) November until early May. So you technically can not turn it off or on. Many days it gets too hot inside. Going to the mall in Moscow got me super sleepy and tired because it feels most of the time like in Sauna. So, double triple layering in Moscow is the right thing to do.  November temperature usually started to feel chilly, still not lower than 0. December will get colder can be minus. But January and February are the coldest season. This year dropped to -20 (that I can remember). The average temperature wa...

Happiness is ...

Few days ago I met new friends. They are friends of my friend. I helped them for their competition. It's good to know them since the way they think about something is unique and quite close to mine. Until one of them ask me : 'What is happiness for you?' I told them that for me happiness is when I stop compare myself with others and not being compared with anybody else (well, you can compare me with others but don't tell me if you do haha!). I used to compare myself with people. For following their success path might be ok, but for having the same life as theirs who seen successful and happy, I don't think so. So I stop to compare myself with others and it make me feel enough. I feel more relax, since I don't have to pretend or to be somebody else. I feel more 'me' because I only think about me and free to do what I want to do (or to think what I want to think). But one of them said 'For me happiness is when you can breathe, eat, sleep, and p...

Tiga bulan pertama hidup di luar Indonesia

Gw kira rasanya akan sama aja. Ada rasa kangen ya wajar karena jauh dari tempat yang selama ini kita sebut familiar. Tapi ternyata ada rasa rindu yang pukulannya berbeda.  Di kasus gw, gw cuma kenal satu orang Indonesia. Beliau bilang kalau mau temen jalan-jalan bisa lah berkabar biar jalan bareng. Tapi karena gw ada kerja dari senin-jumat, sedangkan beliau nggak, jadinya waktu kami seringkali nggak pas. Sedangkan di akhir pekan, gw habiskan bersama suami.  Bulan pertama masih terasa integrasi. Berusaha mengenal supermarket mana yang jual apa. Cari ini itu di mana. Menghafal jalur transportasi umum. Mengenal, membaca dan memahami nama daerah atau tempat dari huruf cyrilic-nya untuk sekedar "kalau nyasar, bisa kasih tau suami lagi ada di mana" karena seringkali online maps dihambat pemerintah.  Bulan kedua sudah mulai mengenal banyak hal. Sudah punya kartu atm untuk pembayaran. Visa panjang juga sudah di tangan. Mulai berhati-hati dengan banyak hal, mana yang boleh mana ya...