Skip to main content

I Thought I Hate People, but...

Sanur ... but I actually don't! That I realized when I had dinner with H and he asked me, "Do you think she's married? The seller, she looks young but not too young."  So I said, "Uhmm I don't know and I don't care."  He then said again, "Yea I know, but I am curious about people. I am curious about what they're doing in life." That's when it came to my mind, "Wait a minute! I am also curious about people, but not their personal life like marital status, how many kids they have, what religion they believe in. I am curious about what they think about things! Ah that's why I love talking to people, no matter how introvert I am but talking to people still excites me." Then we finished our big nasi goreng together.  Looking back at it, I never really like people randomly talking to me when I was in the zone... Like zoning in and out talking to myself. But actually no, maybe it was only that we didn't sync so I went &qu

Selamat Hari Pendidikan Nasional

 

Halo Pendidik dan Pengajar serta anak didik se Indonesia Raya. Selamat hari pendidikan nasional.

Apa yang harus diperingati di hari ini? Mungkin... perubahan apa yang harus dilakukan demi memajukan pendidikan Indonesia. Saya rasa semuanya bermula dari rumah. Lebih spesifik lagi, ibu. Kenapa ibu? Karena ibu adalah tempat pendidikan pertama bagi anak.

Kalau ibunya sadar sih bagus, nah kalo ibunya malah nggak ngajarin yang bener ke anaknya? Ya tetep aja lingkaran setan. Muter muter lagi.

Sebenernya ini bukan pertama kalinya saya cuap-cuap soal pendidikan. Karena concern terbesar saya ada di dunia pendidikan, sudah sering sekali saya 'curhat' masalah pendidikan. Tidaklah usah saya terlalu dalam berbicara soal teknis pendidikan yang ada di sekolah, cukup dilihat saja, saya cukup kasian dengan papa saya. Karena kerjaannya tidak hanya menuntutnya mengajar dan mendidik generasi penerus bangsa, tapi juga mengurus administrasi sekolah. Segala macem tetek bengek administrasi yang hanya sebatas 'administratif' dan tentunya ribet blibet bertele-tele. Biarlah para pendidik dan pengajar ini fokus dan konsentrasi terhadap pendidikan anak bangsa.

Mengajar dan mendidik anak tidaklah hal yang mudah. Setiap anak dengan setiap karakternya membuat seorang pendidik dan pengajar harus terampil dan kreatif dalam menyampaikan ilmunya. Kalau monoton dan itu-itu melulu, dijamin nggak akan sampai ilmunya dengan selamat. Yang ada anak akan berpikir 'ah guru itu lagi, males banget sih'.

Pendidikan tak hanya sebatas di kelas, tapi juga pendidikan moral tak kalah pentingnya. Buat apa pandai matematika tapi moralnya nol?

Ah saya tidak mau berkomentar trus-trusan. Saya hanya ingin memberikan harapan saya. Semoga pihak yang berkaitan mampu melihat dengan jernih apa yang harus diubah dari sistem pendidikan Indonesia. Bapak Ibu... Indonesia itu besar, Indonesia itu kaya, Indonesia itu beragam. Perlu adanya generasi bangsa yang kreatif untuk mengolah negeri ini. Tidak hanya bertumpu pada generasi bangsa saja, perlu adanya koordinasi bagi pengajar, pendidik, dan juga penggiat sistem pendidikan negeri ini. Jikalau semuanya berjalan beriringan, niscaya negeri ini akan bangkit dan bersinar.

Ini negeri besar bung. Nggak malu sama negeri seberang yang kecilnya segitu tapi majunya bukan main?

Karena pendidikan adalah senjata utama untuk memajukan bangsa.

Comments

Popular posts from this blog

Mendaftar Pelatihan di Prakerja

Sanur Jadi dulu program ini diluncurkan pemerintah untuk kasih insentif orang yang di PHK atau tidak bekerja pas pandemi. Jadi ya gw tentu saja nggak punya hak tho. Sebagai orang yang nggak punya hak, ya gw nggak ikutan lah. Trus temen gw beberapa bulan lalu bilang, ikut aja soalnya ini buat yg kerja yg mau nunjang skill juga lho.  "Hah masa sih?" Yaudah pas liat oh ya bener juga, jadi gw daftar. Daftar pertama di gelombang 20 nggak lolos. Trus ya udah patah hati dah lah gausah daftar. Eh tiba-tiba minggu lalu temen gw lolos gelombang berapa gitu, lalu bilang kalau gelombang 29 udah buka. Yaudah deh ikutan aja. Eh lolos dong. Pembukaan gelombang ini termasuk cepet. Hampir tiap minggu selalu ada gelombang baru yang dibuka. Jadi daftar di gelombangnya itu selama 3 harian, pengumumannya 3 hari kemudian, lalu 3 hari kemudian udah bukaan baru. Bener-bener cepet banget. Nah temen gw yang lagi S2 nggak bisa ikutan padahal dia juga kerja sebagai pengajar. Alasannya KTP sudah terdafta

Tips Membeli Buku

Ada duitnya wkwkw! Ya maksud gw, harga buku di Indonesia bisa dibilang nggak murah terutama buku yang berbahasa asli misalnya Bahasa Inggris. Buku cetakan versi asli biasanya harganya bisa 2 kali harga buku terjemahannya, atau dua-tiga kali harga e-book. Ini e-book yang original ya, bukan yang bajakan. Kayak semacem beli di kindle atau books-nya google itu.  Kadang emang sering pengen beli fisik bukunya tapi kok harganya sampe 300ribu banget, sedangkan hasrat ingin membaca ini tinggi sekali. Nah, kalau skenario yang begini yang terjadi (dan paling sering), gw biasanya cek toko buku bekas dulu. Di Bali ada beberapa toko buku bekas yang reliable , meskipun koleksinya kita nggak akan tau ya karena ya random juga. Satu di Sanur, satu di Ubud.  Ini karena kapan hari gw udah beli bukunya Madeline yang Song of Achilles di Periplus, 200ribuan. Lalu nemuin bekasnya dengan sampul yang gw mau, cuma 25ribu. Jadi gw udah beli yang baru, beberapa hari kemudian gw ke toko buku bekas dan nemu itu. Set

I Thought I Hate People, but...

Sanur ... but I actually don't! That I realized when I had dinner with H and he asked me, "Do you think she's married? The seller, she looks young but not too young."  So I said, "Uhmm I don't know and I don't care."  He then said again, "Yea I know, but I am curious about people. I am curious about what they're doing in life." That's when it came to my mind, "Wait a minute! I am also curious about people, but not their personal life like marital status, how many kids they have, what religion they believe in. I am curious about what they think about things! Ah that's why I love talking to people, no matter how introvert I am but talking to people still excites me." Then we finished our big nasi goreng together.  Looking back at it, I never really like people randomly talking to me when I was in the zone... Like zoning in and out talking to myself. But actually no, maybe it was only that we didn't sync so I went &qu