Skip to main content

Ingin Tinggal di Pedesaan

Geneva ... tapi bukan di Indonesia 😂 Gatau deh ini akhir-akhir ini aku suka banget nontonin kanal orang di youtube yang tinggal di desa, bisa self sufficient banget, tenang, damai, slow. Trus nonton Gilmore Girls, Virgin River juga. Suka aja ngeliatnya. Emang bener kehidupan di desa memang terasa berjalan lebih lambat karena nggak ada yang ngejar-ngejar. Nggak macet dan nggak sebising kota. Sebenernya mau gw simple. Gw emang banyak maunya sih tapi ya kenapa emang? Siapa tau diaminin malaikat lho. Gw pengennya tinggal di tempat desa yang alamnya itu masih lebih banyak daripada manusianya. Tapi kalo bisa sih fasilitasnya udah lengkap termasuk fasilitas kesehatan ya, terlebih lagi soal internet! Internet cepet adalah koentji.  Sempet lho kepikiran, "Ah gw pengen tinggal di NZ. Jumlah kambingnya aja jauh lebih banyak dari jumlah manusianya." Atau tinggal di sana tapi yang masih bisa nemu kang bakso, lontong kupang, sate, cilok, cimol, lupis, getuk lindri lewat depan rumah gitu.

Selamat Hari Pendidikan Nasional

 

Halo Pendidik dan Pengajar serta anak didik se Indonesia Raya. Selamat hari pendidikan nasional.

Apa yang harus diperingati di hari ini? Mungkin... perubahan apa yang harus dilakukan demi memajukan pendidikan Indonesia. Saya rasa semuanya bermula dari rumah. Lebih spesifik lagi, ibu. Kenapa ibu? Karena ibu adalah tempat pendidikan pertama bagi anak.

Kalau ibunya sadar sih bagus, nah kalo ibunya malah nggak ngajarin yang bener ke anaknya? Ya tetep aja lingkaran setan. Muter muter lagi.

Sebenernya ini bukan pertama kalinya saya cuap-cuap soal pendidikan. Karena concern terbesar saya ada di dunia pendidikan, sudah sering sekali saya 'curhat' masalah pendidikan. Tidaklah usah saya terlalu dalam berbicara soal teknis pendidikan yang ada di sekolah, cukup dilihat saja, saya cukup kasian dengan papa saya. Karena kerjaannya tidak hanya menuntutnya mengajar dan mendidik generasi penerus bangsa, tapi juga mengurus administrasi sekolah. Segala macem tetek bengek administrasi yang hanya sebatas 'administratif' dan tentunya ribet blibet bertele-tele. Biarlah para pendidik dan pengajar ini fokus dan konsentrasi terhadap pendidikan anak bangsa.

Mengajar dan mendidik anak tidaklah hal yang mudah. Setiap anak dengan setiap karakternya membuat seorang pendidik dan pengajar harus terampil dan kreatif dalam menyampaikan ilmunya. Kalau monoton dan itu-itu melulu, dijamin nggak akan sampai ilmunya dengan selamat. Yang ada anak akan berpikir 'ah guru itu lagi, males banget sih'.

Pendidikan tak hanya sebatas di kelas, tapi juga pendidikan moral tak kalah pentingnya. Buat apa pandai matematika tapi moralnya nol?

Ah saya tidak mau berkomentar trus-trusan. Saya hanya ingin memberikan harapan saya. Semoga pihak yang berkaitan mampu melihat dengan jernih apa yang harus diubah dari sistem pendidikan Indonesia. Bapak Ibu... Indonesia itu besar, Indonesia itu kaya, Indonesia itu beragam. Perlu adanya generasi bangsa yang kreatif untuk mengolah negeri ini. Tidak hanya bertumpu pada generasi bangsa saja, perlu adanya koordinasi bagi pengajar, pendidik, dan juga penggiat sistem pendidikan negeri ini. Jikalau semuanya berjalan beriringan, niscaya negeri ini akan bangkit dan bersinar.

Ini negeri besar bung. Nggak malu sama negeri seberang yang kecilnya segitu tapi majunya bukan main?

Karena pendidikan adalah senjata utama untuk memajukan bangsa.

Comments

Popular posts from this blog

Ujian hari senin

Kejadian ini terjadi tepat senin minggu lalu. Baru kali itu aku merasa 'WOW.. ini senin yeay'. Karena biasanya 'haduhh udah senen lagi'. Kebayang kan kalo seneng begitu dihari senen menyambut pagi dan hari itu rasanya langka banget. Otomatis pengennya hari itu berlangsung indah. Jam setengah 9 pagi, seperti biasa ke pantry ambil minum bareng sama temen sebangku. Dia bikin teh, aku nyuci botol sekalian ngisi dong. Seperti biasa juga, kadang aku males sih nyuci botol dengan ritual lengkapnya, akhirnya cuman bilas pake air panas. Ya mungkin nggak sampe 50 ml juga. Dikit banget deh. Temen juga selalu bersihin gitu gelasnya pake air panas. Pic source is here Eh lakok lakok... si bapak pantry yang serem itu tiba-tiba bilang 'Gak bisa ya gak nyuci botol pake air panas? Tiap sore itu banyak komplain gara-gara airnya abis'. Yakaliii air abis tinggal isi aja, ibu yang dulu aja nggak pernah ada komplain. Ya aku bilang lah ini cuman dikit, lagian yang ngelakuin ini

Jumat ceria

Hari ini memang bukan hari jumat, tapi cuman mau bilang aja sih kalo hari yang paling aku tunggu-tunggu itu hari jumat. Why?   Karena jumat itu selalu ceria, kalopun ada meeting besar pasti di hari jumat dan banyak cemilan, orang-orang pada berangkat sholat jumat, yang nasrani juga mengikuti misa di kantor, bisa pake baju bebas dan bebas berekspresi sepuas-puasnya, dan..... bisa video call sepuasnyaaaaaa kapanpun karena dia libur kerja 😍😍 gambarnya lucu 😁  taken from internet

[Piknik] Menjejakkan kaki di Bromo

Puluhan tahun hidup sebagai warga Jawa Timur, namun baru pertama kali menjejakkan kaki di Gunung Bromo. Bertepatan dengan upacara Kasada yang terjadi satu tahun sekali dan bertepatan dengan bulan purnama (semoga nggak salah kasih info), sekitar akhir bulan Juli tahun 2015.  Gunung Bromo merupakan gunung yang bertetangga dengan gunung Semeru. Jika kita pergi kesana, maka akan melihat banyak tulisan BTS -yang saya kira Behind The Scene-, ternyata adalah Bromo Tengger Semeru. Tidak hanya melihat gunung Bromo seorang, disana kita akan disajikan jejeran gunung-gunung kecil disana. Ok.. first of all mari dimulai dari berangkat ke Bromo. Menuju Bromo bisa menyetir motor sendiri, bisa juga menyewa tour dari titik keberangkatan (seperti yang saya lakukan), bisa menggunakan ojek seharga 100ribu per ojek sepuasnya, bisa menyewa jeep dari titik mula menuju Bromo (dengar-dengar sih harganya 600ribu/jeep, satu jeep bisa untuk 4-6 orang tergantung ukuran badan orangnya heheh). Jeep yang saya