Skip to main content

Merah Putih

Gw sama Indonesia itu ibarat dua sejoli dalam love and hate relationship. Gw terlahir di tanah yang diperjuangkan orang-orang terdahulu. Nggak keitung berapa juta nyawa hilang untuk itu. Gw bersyukur gw nggak perlu lagi bawa bambu runcing untuk merebut negeri ini dari tangan penjajah. Sejak sebelum nikah gw mulai "berteman" dengan birokrasi dua negara. Birokrasi dari Belanda, tentu saja tidak seribet birokrasi di negeri ini. Segala macam email akan segera dibalas dan dibantu untuk dihubungkan ke pihak terkait atau yang menangani itu. Bahkan untuk permintaan Schengen visa tipe kunjungan keluarga di masa pandemik ini diberikan high priority dan email dibalas dalam sekejap. Sedangkan di Indonesia, aaahhh yaaa gitu dehh.

Tapi, nggak akan pernah gw pungkiri tiap kali gw denger lagu Indonesia Raya gw selalu mewek. Tiap kali liat bendera Indonesia, gw diam sebentar  berterima kasih atas nikmat bisa tinggal di negeri ini tanpa perlu memegang senjata. Gw bener-bener marah saat suami g…

Finding The Sun in Borobudur

 

We made plan to see the sunrise in Borobudur. Well.. Sunrise always good for making photos. Since we didn't stay in Manohara hotel which is FULLY BOOKED, we plan to join the sunrise borobudur next morning through this gate. Including ticket from this hotel.

The price for sunrise is quiet expensive than the normal one. I think it is always like that right?



We planned to wake up early, around 4 to get the Manohara entrance. Those guys are not morning people, but they have to wake up for the sunrise.

At 4 am in the morning, we met in front of our room and then we walked to Manohara hotel (about 10mins walk). Not so many people there (but the hotels are fully booked!), maybe because we came too early. Queue up to get the ticket, and the staff asked me 'Are you still Indonesian?, marrying foreigner doesn't mean make me automatically become foreigner huh!

So I paid Indonesian price for me, and he paid for foreigner price. We bought some snacks and tea/coffee to warm up the body, then we got the torch and then we go to climb the temple. After 15 mins on top of the temple, a lot of people coming.




tik tok tik tok tik tok..... at 6 am and the sun not coming yet. Where the hell the sun is???

Then HJ said that you have to wait at least till 6.30 or 7 to get some good photos because the mist will always be there. Okay we wait for awhile. Looking around the temple, try to digest what is the meaning of the relief there although for me it's like 'hmmm apa ya iniiii?', but still ok. I like it.

Flavio and his gf going down first to get the snacks and coffee that are provided from the hotel (ticket). Then his gf back to our hotel since she felt something wrong with her body. Well.. it can happen for pregnant women. And Flavio back to Borobudur while HJ and I tried to capture in some spots. We got some good photos and we walked down for the snacks. Flavio follow us after.





Well... for me, I love temples. Temples are always cute. Ok cute here on my own definition. The temples are magic, you know. Like Something magical that always make me think, 'how could they built something like this? how to put the stones here?', and many other questions.

But for Borobudur, it is good to come and see it at least once in your life. So stunning with the combination of stones and sun. But, this is always be the main destination for travelers, or for students who are on holiday. I remember, this also become our destination when I was at 6 grade. Like I said, after 7 am, this temple is gone. I mean, what will you see isn't the stones or the temple, but the students or little kids who try to take selfie in the top of temple haha!

Good to wake up early huh?

all photos are taken by me

Comments

Popular posts from this blog

[Piknik] Prambanan lagi

Salah satu pesona Jawa Tengah adalah Candi Prambanan. Saya sudah 3 kali berkunjung ke situs warisan dunia ini. Candi yang terletak di perbatasan Jawa Tengah dan jogja ini selalu menimbulkan kesan mistis bagi saya. Terletak tak jauh dari jalan raya, sehingga mengunjunginya pun sangat mudah. Berbeda dengan Candi Borobudur yang letaknya sangat jauh dari jalan raya besar. 
Ok, menurut saya ada 3 cara menuju candi ini. Menggunakan bus transjogja, taksi, dan kendaraan pribadi. Bagi yang menggunakan transjogja, saya pernah menggunakannya berangkat dari daerah kampus UNY, daerah Depok Sleman. 1 kali transit, 2 kali berganti bus. Dengan harga transjogja yang kala itu, 2014, seharga 3500 rupiah. Tapi sampai saat ini masih sama harganya, menurut info dari teman. Lokasi shelter bis berada agak jauh dari pintu masuk lokasi candi, mungkin kira-kira 500meter sampai 1kilometer. Kalau jalan, menghabiskan waktu sekitar 15-20menit. Bisa juga naik becak untuk opsi yang lain. Lagi-lagi, jangan lupa menaw…

[Book] Dunia Cecilia

'apakah kalian membicarakan hal semacam itu di surga?' 'tapi kami berusaha tidak membicarakannya dekat-dekat Tuhan. ia sangat sensitif terhadap kritik'
Yap, sepenggal dialog antara Cecilia dan malaikat Ariel. Saya mengenal Jostein Gaarder sejak kuliah. Ehhhh 'mengenal' dalam artian kenal bukunya ya, kalo bisa kenal pribadi mah bisa seneng jingkrak-jingkrak hehehe. Jadi karena teman saya mendapat tugas kuliah membaca satu novel filsafat berjudul Dunia Sophie, saya jadi sedikit mengetahui si bapak Gaarder ini. Enak ya tugasnya anak sastra baca novel, tugas anak matematika ya baca sih, tapi pembuktian kalkulus -_-



Dunia Cecilia ini buku pertama Jostein Gaarder yang saya baca, karena buku Dunia Shopie sangatlah berat berdasar review teman saya. Saya sih nggak perlu baca buku itu karena teman saya sudah benar-benar mahir bercerita. Jadilah saya sudah paham bener cerita Dunia Sophie tanpa membacanya.

Novel ini atas rekomendasi teman saya, dia bilang kalau novel ini ri…

Pake Jenius

Beberapa waktu lalu sering liat counter Jenius di Matos, yang lalu kutemui pula di MOG. Anak Malang tau lah dua mall ini. Nah udah cari info sana sini ya, kok kayaknya asik gitu. Jadi memberanikan diri untuk sign up. Apakah perlu kujelaskan fitur dan fungsinya secara mendetail? Karena sudah banyak tercecer informasinya di internet. Nggak ah, gw mau bahas pengalaman gw pake kartu ini selama sebulan ini.

Sign up lah aku di counter MOG (ya gusti kejebak lagi gw pake nambah kartu-kartuan begini). Kemudian, berkatalah mbaknya "Transfer aja mbak satu juta kesini, kita lagi ada promo kalau transaksi pertama kali satu juta akan ada free kartu member starbucks dengan saldo 50ribu. Lumayan lho mbak Starbucks". Gw nggak fanatik Sbucks (cuma kalo harus beli Chai tea selalu kesini). Dan tanpa sadar pun gw transfer sejuta ke akun jenius gw. Because, why not? Lagian juga mindah duit gw sendiri ke rekening yang lain kan? Nggak ilang duit juga.

Jadilah kudapat kartu Jenius beserta k…