Skip to main content

Menjadi Istri Di Hari Kartini

designed by a friend of my friend. although I am originally coming from Java, not Bali, but seems that Bali is the icon of Indonesia. to tell them that Bali is part of Indonesia haha

Cerita tentang menikah ini terjadi begitu cepat. Begitu mendadak. Bukan karena saya hamil duluan makanya saya dinikahkan. Tapi menurut pertimbangan HJ yang merasa bahwa apa lagi yang harus ditunggu? Kita sudah mempersiapkan dokumen dan sedang dalam proses sekarang. Dulu memang saya tidak diperbolehkan nikah secara agama terlebih dahulu, dikarenakan jarak pengurusan dokumen masih terlalu jauh, bulanan, terlalu beresiko (katanya). Tapi ini jaraknya 2 minggu sebelum pernikahan official yang tanggalnya baru bisa fix pasti seminggu sebelum the day.

HJ mengajukan proposal ke papa mama untuk memperbolehkan kami berdua menikah secara agama terlebih dahulu. Papa mama juga berpikir, sehari dua hari bolehlah tinggal dirumah, tapi kalau dua minggu nanti orang lebih mikir aneh-aneh, kalau nyuruh dia tinggal di hotel juga nggak mungkin. Mending buat traveling daripada stay di hotel, sedangkan kita juga sudah ada rumah di Malang, tapi dia nggak mau tinggal sendirian dirumah itu. Solusinya, ya nikahkan!

Orangtua juga berpikir nenek sudah kritis. Istilahnya itu papa mama bagi pikiran. Satu ke urusan pernikahan kita, satunya ke nenek yang sakit. Akhirnya sepulang dari Singapura yang 4 hari itu, kami langsung menuju Surabaya mengurus CNI di konsulat jam 2 siang, kemudian jam 3 langsung ke notaris yang jaraknya (untungnya) cuma 1km dari konsulat Belanda.

Rencana pulang kerumah hari kamis gagal, karena ternyata pengurusan CNI di konsulat bisa dipercepat dan hasilnya bisa diambil besoknya. Karena senin tanggal merah, pihak konsulat berbaik hati mempercepat prosesnya. Jadilah hari jumat kita baru pulang kerumah. Sampai dirumah sekitar pukul 4 sore, dan jam 6 sore mama tanya 'pake baju apa nanti?'. Yeee meneketehek. Manten rock n roll. Bener-bener apa adanya hahaha. Ada stok kebaya dirumah,yang kebtulan udah kesisetan πŸ˜‘πŸ˜’

Akad nikah di lakukan pukul setengah 8 malam, tanggal 21 April 2017, menggunakan bahasa Inggris. Dihadiri keluarga dan tetangga sekitar. Jangan tanya gimana perasaannya. Nggak begitu deg deg an. Cuman pas abis 'sah' itu tetiba mikir 'oemji! I am now a wife. I have a husband now'. Karena pikiran larinya ke dokumen aja, sampe yang paling penting aja kayak asal lewat aja. Temen-temen juga kaget kalo status saya sudah berubah. Kayak nothing change aja, soalnya juga biasanya jalan bareng, kemana-mana bareng, eh tiba-tiba udah bukan fiance atau gf-bf lagi. But husband and wife.

Semua memang sudah ada skenario yang tersusun dibalik semuanya. Menikah ini, melengkapi impian terakhir nenek, yang ingin kuat bertahan sampai saya dinikahkan. Meskipun nenek tidak hadir, tapi saya yakin spiritnya hadir bersama keluarga besar.

Comments

  1. Saya hanya bisa mengucapkan selamat ,selamat. Bahagia dan langgeng terus. Dimudahkan rezeki dan diberi keturunan yang sholeh.

    ReplyDelete
  2. selamat mbak
    wis semoga barokah
    sing sabar ngladeni mas HJ, insha allah pahalae akeh
    aduh melok seneng

    ReplyDelete
    Replies
    1. Hahaha pengen melu ngeladeni a mas? Uhuuuiii
      Makasih yo mas doae

      Delete
  3. Selamat ya, jadi akadnya bulan April ya? Semoga jd keluarga samawa ya. Trus moving Belanda dong..

    ReplyDelete
    Replies
    1. akadnya jadi dua kali haha, april sama mei. sementara di malang aja dlu, soale suami ga kerja di negaranya. nanti kedepannya masih gatau. masih rahasia ilahi hahaha

      Delete
  4. Tulisan nya bagus mbak, salam kenal. Oh iya, kalau boleh kasih saran, pengaturan tema versi seluler nya di nonaktifkan aja, soalnya template situs ini saya cek sudah responsif.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Halo mas salam kenal juga. Iya ini juga tahap beta nih, belum utak atik lg, mau nengahin judul kok ya diutak atik codingannya ga bs haha

      Delete

Post a Comment

Share your thoughts with me here

Popular posts from this blog

Jumat ceria

Hari ini memang bukan hari jumat, tapi cuman mau bilang aja sih kalo hari yang paling aku tunggu-tunggu itu hari jumat.

Why?
Karena jumat itu selalu ceria, kalopun ada meeting besar pasti di hari jumat dan banyak cemilan, orang-orang pada berangkat sholat jumat, yang nasrani juga mengikuti misa di kantor, bisa pake baju bebas dan bebas berekspresi sepuas-puasnya, dan..... bisa video call sepuasnyaaaaaa kapanpun karena dia libur kerja 😍😍

gambarnya lucu 😁  taken from internet

Ujian hari senin

Kejadian ini terjadi tepat senin minggu lalu. Baru kali itu aku merasa 'WOW.. ini senin yeay'. Karena biasanya 'haduhh udah senen lagi'. Kebayang kan kalo seneng begitu dihari senen menyambut pagi dan hari itu rasanya langka banget. Otomatis pengennya hari itu berlangsung indah.

Jam setengah 9 pagi, seperti biasa ke pantry ambil minum bareng sama temen sebangku. Dia bikin teh, aku nyuci botol sekalian ngisi dong. Seperti biasa juga, kadang aku males sih nyuci botol dengan ritual lengkapnya, akhirnya cuman bilas pake air panas. Ya mungkin nggak sampe 50 ml juga. Dikit banget deh. Temen juga selalu bersihin gitu gelasnya pake air panas.

Pic source is here
Eh lakok lakok... si bapak pantry yang serem itu tiba-tiba bilang 'Gak bisa ya gak nyuci botol pake air panas? Tiap sore itu banyak komplain gara-gara airnya abis'. Yakaliii air abis tinggal isi aja, ibu yang dulu aja nggak pernah ada komplain. Ya aku bilang lah ini cuman dikit, lagian yang ngelakuin ini bukan ak…

[Book] Dunia Cecilia

'apakah kalian membicarakan hal semacam itu di surga?' 'tapi kami berusaha tidak membicarakannya dekat-dekat Tuhan. ia sangat sensitif terhadap kritik'
Yap, sepenggal dialog antara Cecilia dan malaikat Ariel. Saya mengenal Jostein Gaarder sejak kuliah. Ehhhh 'mengenal' dalam artian kenal bukunya ya, kalo bisa kenal pribadi mah bisa seneng jingkrak-jingkrak hehehe. Jadi karena teman saya mendapat tugas kuliah membaca satu novel filsafat berjudul Dunia Sophie, saya jadi sedikit mengetahui si bapak Gaarder ini. Enak ya tugasnya anak sastra baca novel, tugas anak matematika ya baca sih, tapi pembuktian kalkulus -_-



Dunia Cecilia ini buku pertama Jostein Gaarder yang saya baca, karena buku Dunia Shopie sangatlah berat berdasar review teman saya. Saya sih nggak perlu baca buku itu karena teman saya sudah benar-benar mahir bercerita. Jadilah saya sudah paham bener cerita Dunia Sophie tanpa membacanya.

Novel ini atas rekomendasi teman saya, dia bilang kalau novel ini ri…

Soal ujian TOPIK vs EPS TOPIK

Setelah membahas perbedaan TOPIK dan EPS TOPIK , kali ini saya akan menulis materi tentang apa saja yg diujikan *agak sedikit detail ya*. Pengalaman mengikuti dan 'membimbing' untuk kedua ujian tersebut, jadi sedikit banyak mengetahui detail soal2 yg diujikan.Dimulai dari EPS TOPIK. jika anda adalah warga yg ingin menjadi TKI/TKW di Korea, lulus ujian ini adalah wajib hukumnya. Kebanyakan dari mereka ingin yg singkat karena ingin segera berangkat. Akhirnya banyak cara haram yg mereka lakukan. Kebanyakan juga berangkat dari agen2. Malah ada yg lulus tanpa ujian. Keren kan!!??!! Tapi di Korea dia mlongo.Nah karena persiapan singkat, kebanyakan juga memprediksi soal yg keluar adalah soal yg dasar untuk kehidupan sehari2. No no no. Justru yg keluar adalah materi tentang perpabrikan dan perusahaan semacem palu, obeng, cangkul, cara memupuk, cara memerah susu sapi, cara mengurus asuransi, cara melaporkan majikan yg nggak bener, cara membaca slip gaji, sampai soal kecelakaan kerja. B…