Skip to main content

Posts

Showing posts with the label 21 april

Sepatu Winter Pertama

Moscow Dulu, masih sempet pakai sepatu dengan hak 5 cm waktu kerja kantoran. Ya karena harus keliatan formal aja sih, meskipun nggak ada yang ngelarang juga kalau mau sepatu sneakers pun. Toh juga waktu kerja sepatu dilepas dan pakai sendal jepit.  Tapi itu sudah lama sekali. Setelahnya, bertahun-tahun hanya punya 1 sepatu sneakers dan 1 sandal. Sendal jepit punya lah ya, kan hidup di Bali. Salah satu esensial itu. Sebenernya alesannya sederhana, bukan karena nggak mau punya sepatu lebih dari satu tapi lebih ke males harus nyocokin sepatu lagi ke kaki yang belum tentu enak dipakainya.  Sepatu itu adalah hal esensial yang buat gw nggak apa mahal yang penting nyaman. Karena taruhannya di pijakan, dan itu bisa berdampak ke banyak hal kalau salah pilih sepatu. Jalan kaki adalah bagian besar dari hidup gw, jadi punya sepatu nyaman adalah hal yang tidak bisa dinego.  Nah, meskipun gw beberapa kali pernah jalan-jalan saat musim dingin, Moskow ini agak beda. Kalau di Belanda, mes...

Perpanjang ITAS (Spouse/Dependant visa) Via Online

Terasa seperti ini, Gunung Baturnya ada tapi nggak keliatan. Sistemnya ada, tapi masih berkabut. Katanya sih berlaku sejak tanggal 17 Desember 2024, bersamaan dengan semua perubahan seperti paspor dan biayanya.  Karena harus perpanjang ITAS di akhir tahun, gw sudah kontak mereka dan bilang "Oh bisa extend via website." Di websitenya agak membingungkan buat pemula karena ada beberapa bagian. Bagian yang paling mentereng adalah bagian APPLY , yang mana ini harus digunakan untuk orang yang belum pernah apply ITAS . Sejenis untuk mendapatkan TELEX visa dulu yang nantinya dikonversi ke ITAS.  Perlu dicatat ini adalah ITAS dengan pasangan Indonesia sebagai sponsor ya. Tentunya perlu penjamin yang apply VITAS dll sebelum ke ITAS. Apply sebagai penjamin bisa di website yang sama. Tapi kalau apply sendiri bisa dengan menggunakan "Personal". Setelah masuk ke website imigrasi dengan menggunakan ID Penjamin, bagian HOME akan tampil beberapa hal. Nah, bagian Extend ITAS tuh a...

Mengurus Visa C317 di KJRI Dubai

Disclaimer: tulisan ini tentang pengalaman mengurus visa C317 di luar negeri (konsuler/kedubes Indonesia), tulisan agak panjang dan tentang birokrasi, pun keadaan di lapangan bisa berubah setiap saat. Setelah berbulan-bulan bergelut dengan imigrasi via DM di segala platform, akhirnya bulan September sekitar minggu kedua WNA yang memiliki keluarga di Indonesia boleh masuk Indonesia menggunakan visa index C317. Bukan hanya yang punya keluarga di sini tapi juga yang akan bekerja dll. Langkah awal mendapatkan KITAS dari sini.  Sebenernya ini dari dulu jadi hal yang kurang mengasyikkan bagi keluarga campur. Bukan karena sulitnya tapi karena ketidakjelasan informasi tentang dokumen apa saja yang harus dipersiapkan serta timeline yang bisa direncanakan. Nggak ada informasi di satu tempat yang terintegrasi antara satu dengan yang lainnya. Pengambilan vitas yang ada di konsuler maupun kedutaan besar Indonesia pun memiliki syarat yang berbeda. Why tho? Selalu ingat untuk menanyakan syarat ...

Little bit about multicultural marriage

This is an easy post about multicultural marriage (or relationship). Take it as entertainment if you are in the same situation as ours 😆  Differences always fascinate me. Then I am married to someone from a different culture. It's challenging but also fun at the same time, here's why: One becomes grammar nazi and one becomes grammar police.  I can say that he is a kind of polyglot and I speak 4 languages daily (most Indonesians are bilingual already 😉). But we talk to each other in English because my Dutch is super broken, his Bahasa Indonesia is much better than my Dutch but we usually use it for ordering foods in when we are in Indonesia only. So as a fluent English speaker, he always corrects me when I got it wrong. That's totally okay. Only it is not that okay when he did it during the fight 😂 Like how could you do that during the fight? Though I sometimes correct his Bahasa Indonesia when he tries to talk in Bahasa here, ordering something or trying to impress local...

Tahun Ketiga Kami

I can feel the butterflies in my belly whenever I think about being married to someone I love.  There's always room for agree to disagree, different opinions, bad times, rough times, pains, and any other unpleasure times. But there are always more and more space for pleasurable times.  Marriage is always challenging since day one. How can it be not challenging when you try to communicate what's in two different heads into one compromise that both can accept? But that's the beauty of commitment, I guess. I am grateful for what we have now. Nothing can beat it. Dear husband, thank you for staying with me with all of my stubbornness and cuteness (for sure), through all of these ups and downs. I know it is not easy but you always surprise me in an unimaginable way.  Dear myself, thank you for always trying harder and not giving up easily to make it work. I know you can do it. You're a tough one.  Dear us, let's make it work for many years to c...

Glühwein Deep Talk in Geneve

I am not a wine person. Alcohol drinks are not my favorite. Not that I can't handle alcohol but I just don't like the taste, but I don't know how far I can handle alcohol since I never get drunk 😯. The weird thing is I can drink glühwein. It smells too strong but I can handle it. This glühwein is available during winter or Christmas. Mulled wine, also known as spiced wine, is a beverage usually made with red wine along with various mulling spices and sometimes raisins. It is served hot or warm and is alcoholic, although there are non-alcoholic versions of it. It is a traditional drink during winter, especially around Christmas My husband had to spend the day at work so I was left alone all day. It was thanksgiving day, 28 November. We decided to grab a drink in the pub nearby to compensate for the time he left me. It was after dinner around 10 or 11. He knew that I can drink glühwein the other night so he ordered one for me although we drink it together 😂 and a glas...

The First 365 Days

Dearest husband,  Hari ini, 365 hari yang lalu, aku tak lagi tanggungjawab ayahku. Namun beralih ketanganmu, suamiku. Satu tahun pertama, membawa tantangan yang luar biasa edan. Kata orang, tahun pertama adalah tahun yang rawan. Bisa dibilang, tahun penyesuaian. Makin lama makin banyak sifat yang muncul. Banyak gesekan, banyak selisih paham, banyak perbedaan. Hingga terbesit pertanyaan, Apakah kita bisa bertahan? Memang benar apa kata orang, pernikahan ibarat kapal ditengah lautan. Kadang badai menerjang, kadang pula lautan tenang. Banyak berselisih paham bukan berarti tak sayang. Semakin lama semakin membuat kita paham. Apa dan bagaimana arti serta kemauan pasangan. Tak ringan tentu saja. Ibarat kata, ini nano-nano. Rame rasanya. Manis, pedes, asem, gurih, asin, tawa, canda, air mata, semuanya jadi satu. Kompromi menjadi satu hal penting dalam hal ini. Kadang dia yang mengalah, kadang pula aku yang mengalah. Aku bukanlah istri yang sempurna untukmu sayang. Aku tidak...

Menjadi Istri Di Hari Kartini

designed by a friend of my friend. although I am originally coming from Java, not Bali, but seems that Bali is the icon of Indonesia. to tell them that Bali is part of Indonesia haha Cerita tentang menikah ini terjadi begitu cepat. Begitu mendadak. Bukan karena saya hamil duluan makanya saya dinikahkan. Tapi menurut pertimbangan HJ yang merasa bahwa apa lagi yang harus ditunggu? Kita sudah mempersiapkan dokumen dan sedang dalam proses sekarang. Dulu memang saya tidak diperbolehkan nikah secara agama terlebih dahulu, dikarenakan jarak pengurusan dokumen masih terlalu jauh, bulanan, terlalu beresiko (katanya). Tapi ini jaraknya 2 minggu sebelum pernikahan official yang tanggalnya baru bisa fix pasti seminggu sebelum the day. HJ mengajukan proposal ke papa mama untuk memperbolehkan kami berdua menikah secara agama terlebih dahulu. Papa mama juga berpikir, sehari dua hari bolehlah tinggal dirumah, tapi kalau dua minggu nanti orang lebih mikir aneh-aneh, kalau nyuruh dia tinggal di h...