Gw kira rasanya akan sama aja. Ada rasa kangen ya wajar karena jauh dari tempat yang selama ini kita sebut familiar. Tapi ternyata ada rasa rindu yang pukulannya berbeda. Di kasus gw, gw cuma kenal satu orang Indonesia. Beliau bilang kalau mau temen jalan-jalan bisa lah berkabar biar jalan bareng. Tapi karena gw ada kerja dari senin-jumat, sedangkan beliau nggak, jadinya waktu kami seringkali nggak pas. Sedangkan di akhir pekan, gw habiskan bersama suami. Bulan pertama masih terasa integrasi. Berusaha mengenal supermarket mana yang jual apa. Cari ini itu di mana. Menghafal jalur transportasi umum. Mengenal, membaca dan memahami nama daerah atau tempat dari huruf cyrilic-nya untuk sekedar "kalau nyasar, bisa kasih tau suami lagi ada di mana" karena seringkali online maps dihambat pemerintah. Bulan kedua sudah mulai mengenal banyak hal. Sudah punya kartu atm untuk pembayaran. Visa panjang juga sudah di tangan. Mulai berhati-hati dengan banyak hal, mana yang boleh mana ya...
It’s 14 February and it is chocolate day!!!!!
Apakah aku merayakannya? Nggak kok.
Tapi sepagi buta udah dikasih coklat sama temen kantor, cewek,
dari kemaren ngasih coklat mulu. Trus supervisor bawa brownies coklat,
dan masih ada beberapa coklat lainnya. Jadi for sure this is a chocolate day!!!!
Terima kasih untuk sumbangan kalorinya dari pagi hari.
Dilaci masih ada beberapa coklat yang
belum bisa dikonsumsi dikarenakan mengantri untuk dimasukkan ketempat penyimpanan akhir
(read : perut).
Dan HJ tiba-tiba bilang ‘hun! It’s valentine day’. And I said
‘it is a chocolate day’. Dia ngakak.
Ya terussssssss mau ngerayain? Ngerayain model
gimana juga? Wong dia lagi di Dubai mau balik ke Afganistan. Mau kirim coklat? Bunga?
Ahh kamu nggak seromantis itu dehh kayaknya. Oh iyaaa ngomong-ngomong soal bunga,
siang sebelum makan siang aku sama temen aku ke pantry
kan. Ngeliat ada satu buket bunga gede banget. Kita berdua mikir ini pasti valentine
dehh. Trus si ibuk pantry bilang ‘Buat valentine ini, kalian
nggak punya cowo yaaaa’. Temenku sih bilang ‘Yah, suamiku nggak akan pernah bisa seromantis ini’.
Dan aku bilang ‘pacar aku lagi di Dubai perjalanan balik ke Afganistan, mana
mikir dia buat bikin beginian’. Seketika ibu pantry bilang ‘kesian dehhhh kalian’
Yaampun. Menohok!
Makan siang pun kita keluar. Gayaa lahh,
mentang-mentang hari ini hari coklat ya. Diajak makan diluar. Ketempat baru yang
tempatnya cozy. Sekali-kali lah. Eh ternyata ada yang bayarin.
Mimpi apa cobak yaaaaa hari ini terasa istimewa makan siang dibayarin.
Pulang makan siangkan kita mampir beli coklat ya. Aku yang
sedari pagi udah eneg coklat mulu, masih juga kebagian coklat lagi.
Anyway, thanks for those who make 14th February
become so special… although I don’t celebrate it but I have a lot people who
really care about me and give me chocolateeeee and save those calories on my
round belly. THANK YOU SO MUCH!
Random! Si HJ lagi di Dubai berdiri di antara gate A6 yang terbang ke
Bali dan gate A7 terbang ke Kabul, difficult choice katanya. Hatinya pengen masuk
A6 tapi tiketnya nyuruh masuk A7 😂😂
waHahaha masih mending ada yang nyumbangin kalori dalam rupa cokelat. tahun ini gue nggak dapet cokelat sama sekali sih :")
ReplyDeleteHahaha mungkin harus beli sndiri kali ya 😁
Deletesaya lupa kalau ada hari Valentine, Sudah lewat ya?
ReplyDeleteHaha bukan hari valentine, hari coklatttttt
DeleteKirim nang omahku wae mbak. Tak entekke ngko coklate
ReplyDeleteAku mau kirim ke keenan aja deh drpd omnya
Deletekok nggak pernah ada yang ngasih saya coklat yaaa
ReplyDeletehmmm
hmm
Minta aja mbak, terang2an haha
DeleteKalau aku sih gak kerasa ya kalau ada hari coklat, karena di kota aku sedang hingar bingar pemilu mba, jadi hari coklatnya terabaikan kayaknya. haha
ReplyDeleteOhh hahaha pemilu milih gubernur hebohnya kayak pilpres yak
Delete