Skip to main content

The Reward of Teaching

Buku belajar Bahasa Indonesia dalam berbagai bahasa. I've become a teacher since semester 9. That being said, my teaching journey started in 2013. Took hiatus for 2 something years then I came back to these exam sheets, students, books, and social interactions. Didn't even want to become one but I fell in love right after I jumped in.  I guess I need to ask to apologize to my dad. I was mad at him a long time ago because he asked me to be one lol. Well, maybe I just didn't like the idea of being a teacher in a class where your students don't even care about you telling stuff in front of the class. That actually made me realize that I prefer to teach whoever wants to learn. Although sometimes I just need to teach without knowing what's their reasons to learn, and that is also fine. I do what I had to do. That is why I hate grading because I don't mind giving them a perfect score but what's the point if they know nothing after the course ended? I never teach a

Waiting List To Be Read


Tulisan nggak penting kali ini cuma pengen nulis seberapa banyak dan seberapa tebal waiting list to be read-nya. Ini buku makin hari makin nambah gegara HJ doyannnnn banget kasih PR baca buku. Ini pacaran sama dosen kali ya.

Buku yang dia rekomendasiin pasti buku bagus kok. Sayangnya aku aja yang nggak sanggup baca banyak. Kalo dia waktu senggangnya pas nungguin aku (atau bahkan pas sama aku tapi aku diem!), nungguin apa aja, pas nggak ngomong, pasti buku HP. Bukan buat instagraman, bukan fesbukan tapi baca. Kecepatan bacanya 2 kali kecepatanku. Pernah baca bareng satu buku, dia udah dihalaman sebelah, aku setengah aja belom kelar. Ketauan kan bacanya lambat.

Aku sampe sign up di goodreads lho biar semangat baca kalo liat read-shelves-nya nambah. Tapi ya... perubahan nggak signifikan 😑

Kenapa nggak kelar baca buku diatas? Bisa diliat nggak dari judulnya aja berattttt banget. Serba mikir, belom lagi buku yang pake bahasa Inggris. Dimaklumin aja lah yahh, prosesornya nggak kuat kalo kebanyakan. For sure it's only making excuse 😂

Oke untuk saat ini aku lagi baca koleksinya Jostein Gaarder. Sedang menyelesaikannya terutama Dunia Shopie yang aduhai, kalo nggak sastra Jerman UM aja pasti jarang ada yang kelar. Soalnya itu tugas utama sastra dikampusku hahaha

Oiya ada beberapa buku yang sedang diincar tapi belom nemuin dimana jualnya. Jadi kalo ada yang tau, plis infonya yaaa. Bukunya itu : Nyai dan Pergundikan Hindia Belanda (Reggie Bay), Momoye, Dunia Maya (Gaarder), Putri Sirkus (Gaarder). Terutama empat buku ini deh. Nyari dimana juga nggak nemu sampe pengen aku jadiin mahar aja biar HJ yang muter-muter cari 😂😂

Comments


  1. Aakkk list ku Amin Maalof yang belom kelar dari november taun lalu. Ada pram yang juga kebeli tapi kesentuh aja belon. Paling parah sujiwotejoo.. umurnya udah 2 tahun tapi kebaca setengah terus ditaroh gegara matanya suka gatel liat yang ini itu langsung berpaling. Huhuhuhu

    ReplyDelete
    Replies
    1. Huahahahahahahahahah samaaa
      Itu buku umurnya udah setaunan jga. Yg fresh from the oven jg setengahnya.
      Aku pngn beli pram, yg apaaa itu judulnya smpe lupa

      Kelarin ini dulu kali ya hahaaha

      Delete
  2. Buku yg sampean unggah di IG belum sempat kebaca, masih plastikan
    Apalah dayaku dengan kesibukan bulan ini
    Nyai dan pergudikan di Hindia Belanda aku pernah nemu mbak di Perpus Kota
    Ada 2 malah, ini linknya
    http://digilib.malangkota.go.id/katalog_detail.php?Reg=2014101789

    ReplyDelete
    Replies
    1. Titip dong! Curiin dari puskot ya!!!!
      Aku cari dimana2 ga ada. Ada sih bahasa belanda, tp lak kudu mahir dulu aku belandaan. Masa iya HJ tak suruh ndongengin aku hahahaha

      Bacaen mas, bagus lho *padal aku jg belom sperempatnya haha

      Delete
  3. Replies
    1. betul sekali! Liat buku, beli, koleksi. Bacanya ntar kalo ada waktu superrr senggang haha

      Delete
  4. Buku yang sedang dalam masa penyelesaian:


    TIPS MENJADI SUAMI YANG BAIK


    Hahaha

    ReplyDelete
    Replies
    1. Nanti kalo udah kelar, tlg critain ke HJ ya 😂😂

      Delete

Post a Comment

Share your thoughts with me here

Popular posts from this blog

The Reward of Teaching

Buku belajar Bahasa Indonesia dalam berbagai bahasa. I've become a teacher since semester 9. That being said, my teaching journey started in 2013. Took hiatus for 2 something years then I came back to these exam sheets, students, books, and social interactions. Didn't even want to become one but I fell in love right after I jumped in.  I guess I need to ask to apologize to my dad. I was mad at him a long time ago because he asked me to be one lol. Well, maybe I just didn't like the idea of being a teacher in a class where your students don't even care about you telling stuff in front of the class. That actually made me realize that I prefer to teach whoever wants to learn. Although sometimes I just need to teach without knowing what's their reasons to learn, and that is also fine. I do what I had to do. That is why I hate grading because I don't mind giving them a perfect score but what's the point if they know nothing after the course ended? I never teach a

Dapet Visa UAE (Dubai) Gampang Banget

Dubai creek Beberapa waktu yang lalu, kita pusing berat karena H dapet libur kali ini cuman 10 hari. 10 hari dari yang biasanya 14 hari. Akhrinya diputuskan untuk tetap mengambil libur tapi nggak ke Indonesia.  Ternyata, beberapa hari kemudian, dia bilang, kalau liburnya malah jadi 7-8 hari aja. Mau ga mau saya yang harus kesana. Maksudnya terbang mendekatinya. Udah milih-milih negara mana yang harganya rasional, yang ga banyak makan waktu buat terbangnya H, dan tentunya ga ribet urus visa buat pemegang paspor hijau yang ga sesakti paspornya H.  Btw warna paspor Indonesia jadi biru ya sekarang?? Pilihan jatuh ke Dubai. Pemegang paspor hijau harus bikin visa, ya pusing lagi deh cara bikin visa Dubai nih gimana. Apa iya sesusah bikin visa schengen, visa US, visa lainnya. dari persyaratan sih standar ya, termasuk  record  bank account selama 3 bulan. Emang nggak pernah bikin visa Dubai sebelumnya ya, apalagi H yang paspornya super sakti kemana-mana (hampir) ga perlu visa, dia ga pernah ad

Catatan Kuliah (6) : Masuk bareng, keluar bareng (?)

Sanur Sebagai mahasiswa yang masih belum mengenal kerasnya kehidupan kala itu, kita berikrar "Kita masuk bareng kita juga harus keluar bareng." Naif? Iya tentu. Maklumin aja namanya juga mahasiswa baru kan. Maunya yang  flawless  terus. Tapi apa salahnya sih berdoa baik kali aja malaikat mengamini lol.  Ternyata, kenyataannya, tentu saja tidak. Iya kalau semua  setting  nya  default  semua mahasiswa tidak ada kesulitan yang berarti, dosen nggak resek, mahasiswa juga nggak resek, data nggak resek, pasti lulus bareng kita. Kehidupan perkuliahan keras di akhir hahaha Gw dari awal masuk kampus ngerasa kalo gw nggak akan lulus tepat waktu. Aneh ya, harusnya orang mikir lulus tepat waktu tapi gw udah ada feeling. Dan gw berusaha keras buat nggak terlalu jatuh dalam angka. Ya maksudnyaaaa karena gw anak minor komputasi jadi gw udah bisa tebak lah data yang gw pake pasti agak makan waktu. Jadi  range  kelulusan adalah 7 semester, 8 semester, 9 semester, diatas 9 semester. Temen gw ya