Skip to main content

Merah Putih

Gw sama Indonesia itu ibarat dua sejoli dalam love and hate relationship. Gw terlahir di tanah yang diperjuangkan orang-orang terdahulu. Nggak keitung berapa juta nyawa hilang untuk itu. Gw bersyukur gw nggak perlu lagi bawa bambu runcing untuk merebut negeri ini dari tangan penjajah. Sejak sebelum nikah gw mulai "berteman" dengan birokrasi dua negara. Birokrasi dari Belanda, tentu saja tidak seribet birokrasi di negeri ini. Segala macam email akan segera dibalas dan dibantu untuk dihubungkan ke pihak terkait atau yang menangani itu. Bahkan untuk permintaan Schengen visa tipe kunjungan keluarga di masa pandemik ini diberikan high priority dan email dibalas dalam sekejap. Sedangkan di Indonesia, aaahhh yaaa gitu dehh.

Tapi, nggak akan pernah gw pungkiri tiap kali gw denger lagu Indonesia Raya gw selalu mewek. Tiap kali liat bendera Indonesia, gw diam sebentar  berterima kasih atas nikmat bisa tinggal di negeri ini tanpa perlu memegang senjata. Gw bener-bener marah saat suami g…

Hearts from Thailand



This is Mario. Picture taken from Penshoppe

Ngomong-ngomong soal pendekatan personal, yang paling saya suka kan Thailand ya, saking sayangnya pokoknya diduluin deh ini kalo ada apa-apa. Sampe rela ngerjain yang bukan bagianku karena pengen kelar dan punya hubungan baek dengan mereka semua yang berujung pada beberapa barang kiriman user sana.

Nah minggu kemaren ini, ada manager sana yang tiba-tiba hubungi gara-gara harus routing lagi biar dia bisa approve lagi. Aku selalu set up ‘red light’ yang artinya sibuk, dan tanda halus ‘jangan ganggu’ haahaa. Eh tiba-tiba dia tanya apa aku sibuk tiap hari karena tiap hari selalu merah, ya aku bilang aja iya. Soalnya kerjanya dibagi 2 untuk beberapa affiliates. Nggak biasanya lho dia seramah itu, eh dia trus bilang ‘Keep on good work Prisca, people here admires you a lot’. Itu hari dari pagi mood lagi jelek banget, dan langsung nyesssss ademmmm banget pas dia bilang gitu di ujung jam pulang kerja. Bener-bener ngerasa dihargai banget. 

Besoknya, ada user satu yang manja banget, sukanya manggil sweetheart, my lovely, apalah pokoknya semua sebutan orang pacaran dibilang semua deh. Dia ini cewek, dia kalo mau submit kerjaannya pasti bilang dulu semacem ijin gitu. padahal submit ya submit aja kan, toh nanti juga nongol di reportku. Beberapa waktu itu emang sering bikinin punya dia yang seabrek. Eh trus diakhir dia bilang ‘you really help me a lot. Love youuuu my lovely. Tell me when you come to Thailand, I will take you everywhere and eating in famous place. Also take you to meet Mario. The real Mario. I am serious, I will ask my relation to look at Mario schedule when the day you come and ask him to see you’. Aku ngakak! Mario itu, Mario Maurer, artis Thailand yang unyu banget. Sebenernya nggak begitu ngefans sih, tapi dari Thailand yang aku tau ya dia ini. Beberapa filmnya itu bagus soalnya. 

Setelah itu, aku pun merasa, ‘ohh.. mereka beneran tulus ternyata’. Temen satu tim heran kenapa aku bisa sedeket itu dengan user affiliates sampe bisa ‘nggosip’ karena mereka yang dibicarain ya cuman kerjaan, tapi aku bisa lebih dari itu. 

When she said that people there admires me a lot, I realize something priceless. That happiness comes from a simple thing. That they accept me and comfortable with me, that they treat me as a ‘human’. So if someone ask me again what is biggest achievement in work life, that is my biggest achievement. 


It’s all about saying ‘please help’ and ‘thank you’ in the end 😄

Comments

  1. Thats nice way of saying that. Jarang lho ada yang bisa connect kek gitu. Kebiasaan to the point, biasanya orang. Kalo aku, aku nggak nolak diajak ketemuan sama Mario..#hahaha..

    ReplyDelete
    Replies
    1. Huahaha aku juga ga nolak ditemuin sama mario hahaha

      Yaa mgkn krn kebiasaan deketin orang pake hati kali ya, nyambungnya jd gampang hehe

      Delete
  2. Si Mario Maurer ini juga digandrungi banget di Filipin (gak nyambung)
    btw aku masih sering terharu sama iklan2 asyik dari Thailand, terutama iklan asuransi jiwa, daleeem

    ReplyDelete
  3. pas buka blognya, gilaaa langsung tereak aaaaaaaa gantengnyaaa hihi

    ReplyDelete
  4. Cepetan mbak minta deposito aja !!!

    ReplyDelete
    Replies
    1. Tolong ajarin dong. Kan situ yg hobi narget deposito, cek satu milyar sama ciki sepabrik

      Delete

Post a Comment

Share your thoughts with me here

Popular posts from this blog

[Piknik] Prambanan lagi

Salah satu pesona Jawa Tengah adalah Candi Prambanan. Saya sudah 3 kali berkunjung ke situs warisan dunia ini. Candi yang terletak di perbatasan Jawa Tengah dan jogja ini selalu menimbulkan kesan mistis bagi saya. Terletak tak jauh dari jalan raya, sehingga mengunjunginya pun sangat mudah. Berbeda dengan Candi Borobudur yang letaknya sangat jauh dari jalan raya besar. 
Ok, menurut saya ada 3 cara menuju candi ini. Menggunakan bus transjogja, taksi, dan kendaraan pribadi. Bagi yang menggunakan transjogja, saya pernah menggunakannya berangkat dari daerah kampus UNY, daerah Depok Sleman. 1 kali transit, 2 kali berganti bus. Dengan harga transjogja yang kala itu, 2014, seharga 3500 rupiah. Tapi sampai saat ini masih sama harganya, menurut info dari teman. Lokasi shelter bis berada agak jauh dari pintu masuk lokasi candi, mungkin kira-kira 500meter sampai 1kilometer. Kalau jalan, menghabiskan waktu sekitar 15-20menit. Bisa juga naik becak untuk opsi yang lain. Lagi-lagi, jangan lupa menaw…

[Book] Dunia Cecilia

'apakah kalian membicarakan hal semacam itu di surga?' 'tapi kami berusaha tidak membicarakannya dekat-dekat Tuhan. ia sangat sensitif terhadap kritik'
Yap, sepenggal dialog antara Cecilia dan malaikat Ariel. Saya mengenal Jostein Gaarder sejak kuliah. Ehhhh 'mengenal' dalam artian kenal bukunya ya, kalo bisa kenal pribadi mah bisa seneng jingkrak-jingkrak hehehe. Jadi karena teman saya mendapat tugas kuliah membaca satu novel filsafat berjudul Dunia Sophie, saya jadi sedikit mengetahui si bapak Gaarder ini. Enak ya tugasnya anak sastra baca novel, tugas anak matematika ya baca sih, tapi pembuktian kalkulus -_-



Dunia Cecilia ini buku pertama Jostein Gaarder yang saya baca, karena buku Dunia Shopie sangatlah berat berdasar review teman saya. Saya sih nggak perlu baca buku itu karena teman saya sudah benar-benar mahir bercerita. Jadilah saya sudah paham bener cerita Dunia Sophie tanpa membacanya.

Novel ini atas rekomendasi teman saya, dia bilang kalau novel ini ri…

Pake Jenius

Beberapa waktu lalu sering liat counter Jenius di Matos, yang lalu kutemui pula di MOG. Anak Malang tau lah dua mall ini. Nah udah cari info sana sini ya, kok kayaknya asik gitu. Jadi memberanikan diri untuk sign up. Apakah perlu kujelaskan fitur dan fungsinya secara mendetail? Karena sudah banyak tercecer informasinya di internet. Nggak ah, gw mau bahas pengalaman gw pake kartu ini selama sebulan ini.

Sign up lah aku di counter MOG (ya gusti kejebak lagi gw pake nambah kartu-kartuan begini). Kemudian, berkatalah mbaknya "Transfer aja mbak satu juta kesini, kita lagi ada promo kalau transaksi pertama kali satu juta akan ada free kartu member starbucks dengan saldo 50ribu. Lumayan lho mbak Starbucks". Gw nggak fanatik Sbucks (cuma kalo harus beli Chai tea selalu kesini). Dan tanpa sadar pun gw transfer sejuta ke akun jenius gw. Because, why not? Lagian juga mindah duit gw sendiri ke rekening yang lain kan? Nggak ilang duit juga.

Jadilah kudapat kartu Jenius beserta k…