Skip to main content

The Reward of Teaching

Buku belajar Bahasa Indonesia dalam berbagai bahasa. I've become a teacher since semester 9. That being said, my teaching journey started in 2013. Took hiatus for 2 something years then I came back to these exam sheets, students, books, and social interactions. Didn't even want to become one but I fell in love right after I jumped in.  I guess I need to ask to apologize to my dad. I was mad at him a long time ago because he asked me to be one lol. Well, maybe I just didn't like the idea of being a teacher in a class where your students don't even care about you telling stuff in front of the class. That actually made me realize that I prefer to teach whoever wants to learn. Although sometimes I just need to teach without knowing what's their reasons to learn, and that is also fine. I do what I had to do. That is why I hate grading because I don't mind giving them a perfect score but what's the point if they know nothing after the course ended? I never teach a

Yuk belajar mencintai negeri

Mengantri! Semua pasti tau kan mengantri itu apa? Tapi kalo bisa dibilang, aku adalah orang yg anti mengantri dan anti menunggu. Eiits.. tapi jangan salah. Anti mengantri disini maksudnya bukan berarti aku suka serobot antrian orang ya. Aku anti mengantri, tp lebih anti lagi kalo antrianku diserobot orang. Gimana mau gak emosi, udah antri panjang2 ehh diserobot orang. Mampus dah.

Aku punya temen yg anti mengantri. Selagi kalo bisa diserobot, ya manfaatkan kesempatan menerobos dong, itu adalah dalihnya. Aku gak setuju lah, bayangin aja gimana rasanya kalo kita udah antri lama2 trus diserobot orang? Sebel kan! Gak suka tho? Nah... makanya itu, kan lebih enak menghargai hak orang lain dan budayakan mengantri dan tertib.

Ada masalah yg lainnya disekitar sini? Ada jelas. Masalah sederhana lainnya, buang sampah sembarangan. Ahaaa itu masalah dari jaman nenek moyang masih remaja. Soal sampah, udah berkali2 dan udah bosen deh ngingetin orang2 yg kadang dia mengaku pecinta alam, suka mendaki gunung, tapi kalo turun gunung sukanya buang sampah sembarangan, itu namanya cinta alamnya masih setengah2 kakak. Cinta alam juga harus dimulai dari bentuk yang paling sederhana lah. Apa itu? Buang sampah ditempatnya dong.

Buang sampah pada tempatnya dan mengantri harus dibudayakan sejak dini. Pendidikan moral seperti itu harusnya ada dalam kurikulum dasar dinegara ini. Kadang kita mungkin berpikir kalau pendidikan seperti itu bisa "sambil jalan", gak penting masuk kurikulum karena hanya menghabiskan waktu saja dikelas. Hal tersebut bisa memang dipelajari "sambil jalan", tapi apakah ada jaminan kalau mereka bisa mempelajarinya sambil jalan dikelas pertama mereka yg ada diluar, lingkungan keluarga? Ada yg menjamin kah? Kalau memang dikeluarga mereka dibudayakan buang sampah pada tempatnya, tentu tak kan jd masalah. Tapi kalau tidak??? Itulah kenapa penting ada pelajaran seperti itu dalam sekolah.

Membuang sampah pada tempatya dan belajar disiplin melalui budaya antri sejak dini sejatinya adalah bentuk cinta dan membangun negara. Sikap tersebut juga merupakan aset bangsa. Yuk belajar mencintai negeri dimulai dari hal kecil ini 😊

Comments

Popular posts from this blog

The Reward of Teaching

Buku belajar Bahasa Indonesia dalam berbagai bahasa. I've become a teacher since semester 9. That being said, my teaching journey started in 2013. Took hiatus for 2 something years then I came back to these exam sheets, students, books, and social interactions. Didn't even want to become one but I fell in love right after I jumped in.  I guess I need to ask to apologize to my dad. I was mad at him a long time ago because he asked me to be one lol. Well, maybe I just didn't like the idea of being a teacher in a class where your students don't even care about you telling stuff in front of the class. That actually made me realize that I prefer to teach whoever wants to learn. Although sometimes I just need to teach without knowing what's their reasons to learn, and that is also fine. I do what I had to do. That is why I hate grading because I don't mind giving them a perfect score but what's the point if they know nothing after the course ended? I never teach a

Dapet Visa UAE (Dubai) Gampang Banget

Dubai creek Beberapa waktu yang lalu, kita pusing berat karena H dapet libur kali ini cuman 10 hari. 10 hari dari yang biasanya 14 hari. Akhrinya diputuskan untuk tetap mengambil libur tapi nggak ke Indonesia.  Ternyata, beberapa hari kemudian, dia bilang, kalau liburnya malah jadi 7-8 hari aja. Mau ga mau saya yang harus kesana. Maksudnya terbang mendekatinya. Udah milih-milih negara mana yang harganya rasional, yang ga banyak makan waktu buat terbangnya H, dan tentunya ga ribet urus visa buat pemegang paspor hijau yang ga sesakti paspornya H.  Btw warna paspor Indonesia jadi biru ya sekarang?? Pilihan jatuh ke Dubai. Pemegang paspor hijau harus bikin visa, ya pusing lagi deh cara bikin visa Dubai nih gimana. Apa iya sesusah bikin visa schengen, visa US, visa lainnya. dari persyaratan sih standar ya, termasuk  record  bank account selama 3 bulan. Emang nggak pernah bikin visa Dubai sebelumnya ya, apalagi H yang paspornya super sakti kemana-mana (hampir) ga perlu visa, dia ga pernah ad

Catatan Kuliah (6) : Masuk bareng, keluar bareng (?)

Sanur Sebagai mahasiswa yang masih belum mengenal kerasnya kehidupan kala itu, kita berikrar "Kita masuk bareng kita juga harus keluar bareng." Naif? Iya tentu. Maklumin aja namanya juga mahasiswa baru kan. Maunya yang  flawless  terus. Tapi apa salahnya sih berdoa baik kali aja malaikat mengamini lol.  Ternyata, kenyataannya, tentu saja tidak. Iya kalau semua  setting  nya  default  semua mahasiswa tidak ada kesulitan yang berarti, dosen nggak resek, mahasiswa juga nggak resek, data nggak resek, pasti lulus bareng kita. Kehidupan perkuliahan keras di akhir hahaha Gw dari awal masuk kampus ngerasa kalo gw nggak akan lulus tepat waktu. Aneh ya, harusnya orang mikir lulus tepat waktu tapi gw udah ada feeling. Dan gw berusaha keras buat nggak terlalu jatuh dalam angka. Ya maksudnyaaaa karena gw anak minor komputasi jadi gw udah bisa tebak lah data yang gw pake pasti agak makan waktu. Jadi  range  kelulusan adalah 7 semester, 8 semester, 9 semester, diatas 9 semester. Temen gw ya