Skip to main content

Posts

Tiga bulan pertama hidup di luar Indonesia

Gw kira rasanya akan sama aja. Ada rasa kangen ya wajar karena jauh dari tempat yang selama ini kita sebut familiar. Tapi ternyata ada rasa rindu yang pukulannya berbeda.  Di kasus gw, gw cuma kenal satu orang Indonesia. Beliau bilang kalau mau temen jalan-jalan bisa lah berkabar biar jalan bareng. Tapi karena gw ada kerja dari senin-jumat, sedangkan beliau nggak, jadinya waktu kami seringkali nggak pas. Sedangkan di akhir pekan, gw habiskan bersama suami.  Bulan pertama masih terasa integrasi. Berusaha mengenal supermarket mana yang jual apa. Cari ini itu di mana. Menghafal jalur transportasi umum. Mengenal, membaca dan memahami nama daerah atau tempat dari huruf cyrilic-nya untuk sekedar "kalau nyasar, bisa kasih tau suami lagi ada di mana" karena seringkali online maps dihambat pemerintah.  Bulan kedua sudah mulai mengenal banyak hal. Sudah punya kartu atm untuk pembayaran. Visa panjang juga sudah di tangan. Mulai berhati-hati dengan banyak hal, mana yang boleh mana ya...

Writing, really my hobby

When I was child, I always said that one of my hobbies is writing. I don’t really get what does it mean actually. I just think that if I say my hobby is writing, it sounds so cool. Like an author, writer, or whatever. I don’t realize it, that writing is my hobby. I like to write. I like to write since I was maybe in high school. Just write something that I really want to write. Most of them are what I want to get, like a short term plan. Since I was in college and had my own Sammy (my laptop), it makes me regularly write. Write about something that I saw before, something that suddenly came up in my mind, about things. I write lots. Usually I write and just save it in Sammy. But since 2012 I write and publish in my own blog. I don’t care if no one read my articles. I just love to write. Mostly write about social things or something I’ve done before and just want to share in blog. I never write poems, because I don’t know how to make it and I don’t have good sense of it. So, ...

FrontSummer

Apa yang terlintas dipikiran jika mendengar kata FrontSummer?? Ok, FrontSummer itu nama grup WA kelas kuliah GH09. Sebelumnya sih namanya bukan FrontSummer, tapi akhirnya jadi kesepakatan FrontSummer karena tingkah laku kita yang yaaaa mencerminkan nama itu banget deh. Awalnya di tahun pertama kuliah kita masih yaa bisa dibilang masih berkelompok sih. Masih kurang bisa langsung akrab gitu lah satu sama lain. Tapi lama-lama, tahun demi tahun kita jadi lebih deket lah dari sebelumnya. Ga tau ya kenapa bisa jadi lumer gini, kita “aktif” banget di grup kelas ini. Nah nama sebelum FrontSummer itu banyak banget, ada yang “Calon penghuni surga”, ada juga “Sukses dunia akhirat”, ada lagi yang formal banget “Matematika UM 09” atau “Offering GH09”, dan banyak lagi lainnya, sering diganti-ganti tergantung mood dan trend saat itu. Dan kemudian salah satu member mengganti dengan nama FrontSummer. Alasannya,   kita frontal dan kita mesum jadilah frontsummer hahaha Jadi gini, kenalkan me...

Smartphone and our lives

Android based - Smartphone or tablet are familiar in our lives now. People still keep in touch although thousands miles away apart. Many kind of applications that can connect us with other people, such as Line, WhatsApp, Kakao Talk, and many more. I know those applications offered by smartphone make us feel easy to do many things with our smartphone. The first time when I got my smartphone, I said “Sophisticated”.  Yeah that’s right! Sophisticated. I can do many things with my smartphone, I have all my teaching materials in it, I can surfing easily and faster, I can talk to other people by free phone using application, I can share my pictures easily using Instagram (since I like photography), if come to new places I can’t get lost or deceived by taxi driver because I have my GPS hehe. One day I got problem with my smartphone, it can not be turned on and it makes me frustrated. Why? Because I have class and my all materials teaching in smartphone.Ohh,, really...

Prambanan #my point of view

Prambanan, who doesn't know this temple? Indonesian for sure know this temple. This Hindu's temple located in Jogjakarta. This was built thousand, maybe more, years ago. Long long long time ago. About 9th century. There is legend about that, people usualy said about Roro Jonggrang that ask thousands of temple to a man who love her but she doesn't. I dont know about that legend, and let it be a legend behind that amazing temple. What I want to say here, about that amazing temple. How come they can built that kind of amazing things? Those are stones. Stones. Very heavy stone. And also there are relief in candi's wall. It has own stories and it's different each others. So, I still can't imagine how great people at that time. Think about something, maybe people can build a house easily, but how to built candi using stones? Still can't imagine about that. They have something to tell from past. We can see how great that kingdom and people there. Hmmm... Maybe th...

UN menentukan nasib pelajar Indonesia

Sekali lagi, tulisan ini hanya mengungkapkan apa yg ada dipikiran, benak, emosi, dan semuanya lah soal UAN. Mungkin ada juga orang yg berpikiran sama seperti saya. Ini saya hanya mengungkapkan apa yg ingin saya ungkapkan saja. Bukan maksud lain. Kalau toh dijadikan bahan renungan bagi pihak yg bersangkutan ya ndak apa-apa sih. Ok, here is what I think about UAN UAN, ato banyak juga yg bilang UN, kemarin saya melihat tayangan acara Sudut Pandang-nya mbak Fifi Aleyda Yahya di Metro TV, judulnya UN = Ujian Nasib. Bener ndak? Menurut saya iya. Saya sempat mengikuti beberapa segmen saja, namun yg sangat saya ingat adalah seorang anak juara kelas tidak lulus dan mengikuti UN sampai 3 kali hingga lulus. Hal ini dikarenakan dia ingin mendapatkan hasil UN yg jujur. Kasus pertama. Kasus kedua, ada seorang anak yang baru saja mengikuti UN, dan mengirim surat ke menteri pendidikan. Surat yg dia tulis dishare melalui semua media masa yang ada. Hingga akhirnya dia diundang di acara Hitam Putih-ny...

Universitas Negeri Malang nama kampus gue, bukan yang lainnya

Kalo ditanya orang, “Kuliah dimana?”Jawab kita, “Kuliah di UM”,Trus mereka bilang, “Ohhhh Muhammadiyah Malang ya?”,Berjuta kali gue harus bilang, “BUKAN! Tapi IKIP Malang”dengan ekspresi datar, mereka mengatakan…..”Ohh… IKIP tho” Helloooo ekspresi macam apa itu yaa?? Bukan maksud menjelekkan kampus lain, hanya ingin sedikit membanggakan kampus gue yang negeri haahhaha… *buat yang baca, dan merasa kampusnya, jangan cemberut ya. That’s the fact, kalo kampus gue negeri dan kampus ente swasta. Masalah yang laen kagak ikut-ikut. Cuma statusnya aja, negeri ma swasta* Ada lagi nama kampus gue versi beda, “UNM”.nah looohh… apaan lagi nih. Orang nama  kampus gue UM bukan UNM. UNM mah punya Makasar. Lagi-lagi disamain ma nama kampus lain. Fiiiuuuhhh…. Nah, versi lain lagi, “UNEMA”.nahh… UNEMA, emntang-mentang Universitas Negeri Malang, disamaain kayak Universitas...

Articles with most viewers

I don't think that people viewed my articles some hehehhe.. I think I just write and I don't care it's viewed by people or not. Just love to write, maybe good if people write some articles with good content hehe   Ok, Mayantara School.  viewed 40 times, and this is where I work now. Sejenis agak promosi juga hehehe World Bagus Family. 42 times viewed. remember when I was in college and first time knew all about Korea   너 밖에 없잖아, 40 times viewed. All about my feeling hehehe   Kembang mayang, 37 times viewed. I don't know why this article has been viewed many times hehe   Dewi Rahayu, Fachrul Ulum, Shoffi Royanni, I know who viewing this article the most hahaha and Indonesia Jiwa Tanah Airku, Korea tambatan hatiku, 91 times viewed. why why why so many viewers here?? I don't know why. Just... good. apa mungkin mereka kena tipu ya gara-gara judulnya??? heheh   Mimpi kan membawaku Ke Korea, 137 times viewed. I know wh...

90's generations

I am 90’s generation. I was born in 1991, so I am 90’s generation. I still remember how was my childhood with friends. Was very happy at that time. Just play around, play and play. Not thinking about what happen tomorrow, not thinking about obligations to do, about jobs, about money, about everything, just play around with friends. Hmmm ....always happy. I still remember when I was child, I played something that always move our body, make us think strategies to play, always run, that always make us sweaty, means like we do some physical exercise every time we played. Then what we get? Health, fun, friends, happiness, unforgettable moments. We had lots of child’s songs. We have our own world that make us feel and just be a child at that time. With that kind of activities, it stimulate our growth when child. Child needs to move a lots, with that kind of play will make them grow up very well. Compare with kids now, what they play? They plays some video game, play statio...

Tattoo

What do you think when you see people with lots of tattoos?? Maybe some people will say "scary, bad, not good, rude" or whatever. I think most of people here will say like that. Some people still judge people by appearance. Do you want to know what I want to say?? I like tattoo. I like it. I like some tattoos in body. Even not lots, but just a little tattoo will look so cute hehe.. Maybe, if I can tattoo my body, I'll make it in hand, maybe Silver Estrella or what. Just little. But unfortunately I can't. This is only for me, my self. But if look at people with lots of tattoo, I always feel and wanna know "aren't you hurt tattoo your body like that?". Because I think that will be so hurt. *it just because I am afraid of that thing haha* Some people look scary with tattoo all body, yes. But not all. We just can't judge people by look at their appearance. Some people with lots tattoo in body are very nice, kind and lovable haha.. They do that because ...

Saat nyawa manusia seolah tak berharga

Pembunuhan. Pembunuhan manusia seolah menepuk nyamuk yang menggigit kita. Seolah nyawa manusia hanyalah sesuatu yang bisa dengan mudah dihilangkan. Motif pembunuhan biasanya bermula dari rasa sakit hati, atau kelainan jiwa yang menginginkan untuk membunuh manusia. Jika itu merupakan kelainan jiwa, mungkin masih bisa dinyatakan sebagai kondisi tak normal, namun jika motif sakit hati hmmmm akan sulit sekali. Sakit hati, bunuh. Hmmm... Setiap manusia memiliki hak hidup. Hak untuk hidup. Tapi jika orang lain menghilangkan hak tersebut, semudah itukah menghilangkan hak hidup? Tidakkah hidupnya akan tentram setelah menghilangkan nyawa tersebut? Hmmm semudah itu menghilangkan nyawa manusia, memutilasi manusia, apakah manusia yg melakukan hal tersebut masih bisa disebut manusia?? No, they aren't human. They just a killer. And should not be here. Yaah, memikirkan hal tersebut semakin membuat ngeri. Kejahatan makin menjadi akhir ini, dan kondisi kejiwaan manusia bisa saja mudah tak terken...