Skip to main content

Boxing!

bisa wrap sendiri setelah 2 bulan Akhirnya gw nggak cuma mendambakan, "Ahh pengen boxing deh" tapi beneran bayar buat boxing. Udah beberapa bulan ngintip instagram tempat boxing deket rumah gw, udah berbulan-bulan disuruh H buat berangkat, akhirnya gw mantapkan hati "Yaudah lah cobain dulu sekali" yang ternyata gratis trial ya. Karena baru pertama kali, ya gw mau coba yang basic aja.  Setelah satu jam, penuh keringat, gw langsung aja "Mas, bayar dong bulanan".  Gw bener-bener orang yang nggak bisa olahraga sendirian. Karena kalo sendirian, gw pasti boongin diri gw sendiri "Ah kan ga ada yang liat, udah ah nggak kuat" konyol. Tapi kalau ada minimal, pelatihnya, kita udah engap pasti mereka teriak-teriak "10 MORE SECONDS! AYO AYO BISA!!!" Kek malu lah kalau nggak lanjut, yekan? Plank dari cuma bisa 10 detik, jadibisa 20 detik, 30 detik, jadi 40 detik, gara-gara "AYO KAK BISAAAAAA!!!" Antara sebel, kesel, tapi ya seneng 😆 Jadi m

Merah Putih



Gw sama Indonesia itu ibarat dua sejoli dalam love and hate relationship. Gw terlahir di tanah yang diperjuangkan orang-orang terdahulu. Nggak keitung berapa juta nyawa hilang untuk itu. Gw bersyukur gw nggak perlu lagi bawa bambu runcing untuk merebut negeri ini dari tangan penjajah. 

Sejak sebelum nikah gw mulai "berteman" dengan birokrasi dua negara. Birokrasi dari Belanda, tentu saja tidak seribet birokrasi di negeri ini. Segala macam email akan segera dibalas dan dibantu untuk dihubungkan ke pihak terkait atau yang menangani itu. Bahkan untuk permintaan Schengen visa tipe kunjungan keluarga di masa pandemik ini diberikan high priority dan email dibalas dalam sekejap. Sedangkan di Indonesia, aaahhh yaaa gitu dehh.



Tapi, nggak akan pernah gw pungkiri tiap kali gw denger lagu Indonesia Raya gw selalu mewek. Tiap kali liat bendera Indonesia, gw diam sebentar  berterima kasih atas nikmat bisa tinggal di negeri ini tanpa perlu memegang senjata. Gw bener-bener marah saat suami gw becanda soal kemerdekaan atau apapun yang berhubungan dengan Belanda dan Indonesia perihal politik masa lalu. Gw selalu bangga tiap kali ke luar negeri mengenakan batik atau sekedar terbang ke Jawa mengenakan kebaya Bali yang gw pake harian.

Sebenci-bencinya gw ke birokrasi dan kasus korupsi di negeri ini, segilanya gw pengen ganti paspor, tapi gw cinta tanah ini. Indonesia buat gw adalah darah gw. Mengalir dalam tubuh gw. Meskipun jika nanti di masa depan gw memilih untuk menjadi bukan WNI tapi identitas gw tetep merah putih. Nggak akan pernah bisa diganti maupun terganti.  

Hai Indonesia! Gw nggak mengidolakan sistem birokrasi dan kasus korupsi yang ada di tubuhmu, tapi aku mencintaimu. Selamat 75 tahun. Tetaplah berdiri teguh wahai Pancasila dan Burung Garuda. Tak akan rela hati ini jika kau diganti menjadi yang lainnya. 

Sampai mati gw merah putih.

Comments

  1. Dalem banget mbak. Akakaka
    Memang urusan birokrasi di negeri ini bikin campur aduk ya, pdhl sekarang semua serba digital, bisa memudahkan segala hal. Tp entahlah bagi Indonesia. Meski begitu, akupun cinta mati sama negeri ini. Terlepas dr para koruptornya. Eh lg
    Tos dulu dong. Akupun suka pke batik ketika bepergian

    ReplyDelete
    Replies
    1. Tiap pake batik kayak bangga gitu nggak sih? Semacem "Hey look at me. I am the coolest!" HAHAHAHA

      Delete
  2. Mbak, sampean email ke emailnya kantor pemerintahan apapun akan dibalas besok di hari kiamat. Alasan yang utama adalah jarang sekali dibuka. Alasan ke dua adalah lupa pasword emailnya. Kalo sudah seperti itu silakan tarik napas anda dalam-dalam....

    ReplyDelete
    Replies
    1. KOK BISAAAAAA jarang dibuka?? Agak ndak logis tapi yaaaaa gitu dehh ya. Sekarang yg lebih cepet sih DM ke twitter/instagram gitu. Kalo DM nggak digubris, tinggalin aja komen. Komennya biasanya dianggap agak marah2 dan kl bisa gaboleh marah2 di komen wkwkwk kocak

      Delete
  3. Foto nya cantik gan wkwkwkw, Gagahh make batik.

    ReplyDelete

Post a Comment

Share your thoughts with me here

Popular posts from this blog

I Thought I Hate People, but...

Sanur ... but I actually don't! That I realized when I had dinner with H and he asked me, "Do you think she's married? The seller, she looks young but not too young."  So I said, "Uhmm I don't know and I don't care."  He then said again, "Yea I know, but I am curious about people. I am curious about what they're doing in life." That's when it came to my mind, "Wait a minute! I am also curious about people, but not their personal life like marital status, how many kids they have, what religion they believe in. I am curious about what they think about things! Ah that's why I love talking to people, no matter how introvert I am but talking to people still excites me." Then we finished our big nasi goreng together.  Looking back at it, I never really like people randomly talking to me when I was in the zone... Like zoning in and out talking to myself. But actually no, maybe it was only that we didn't sync so I went &qu

[Book] Dunia Cecilia

'apakah kalian membicarakan hal semacam itu di surga?' 'tapi kami berusaha tidak membicarakannya dekat-dekat Tuhan. ia sangat sensitif terhadap kritik' Yap, sepenggal dialog antara Cecilia dan malaikat Ariel. Saya mengenal Jostein Gaarder sejak kuliah. Ehhhh 'mengenal' dalam artian kenal bukunya ya, kalo bisa kenal pribadi mah bisa seneng jingkrak-jingkrak hehehe. Jadi karena teman saya mendapat tugas kuliah membaca satu novel filsafat berjudul Dunia Sophie, saya jadi sedikit mengetahui si bapak Gaarder ini. Enak ya tugasnya anak sastra baca novel, tugas anak matematika ya baca sih, tapi pembuktian kalkulus -_- Dunia Cecilia ini buku pertama Jostein Gaarder yang saya baca, karena buku Dunia Shopie sangatlah berat berdasar review teman saya. Saya sih nggak perlu baca buku itu karena teman saya sudah benar-benar mahir bercerita. Jadilah saya sudah paham bener cerita Dunia Sophie tanpa membacanya. Novel ini atas rekomendasi teman saya, dia bilang kala

Menjadi dotcom

Few days ago, I wrote what I want to do on early 2017. And one thing has been done today. What is that? Tarararaaaaaaa.... silverestrella.com As I promised myself, now this blog has been upgraded to dotcom. I found a domain hosting through Mas Adhi . He wrote that when I was looking for hosting for my blog. So thank you so much, you came on right time hahaha Dibilang alay ya udahlah nggak apa-apa, yang jelas seneng akhirnya bisa upgrade jadi dotcom yeyeyeyeee