Skip to main content

Perbedaan Fitur Valuta Asing Jenius BTPN dan Digibank DBS

Rove city center Seperti yang gw pernah bahas segala macam tentang Jenius, gw paling terkesima dengan fitur valuta asingnya , terlepas dari segala macam berita hilangnya duit dari rekening Jenius. Sekarang gw punya Digibank dari DBS sebagai pembanding. Nggak ada maksud buat buka DBS sebenernya, tapi karena punya kartu kredit DBS jadilah yaudah buka Digibank sekalian biar bayar tagihan lebih gampang juga.  Dari banyak opsi digital banking yang ada, gw hanya pakai dua ini dan ada beberapa perbedaan yang kerasa. Kali ini gw tulis soal valuta asingnya.  Jenius punya rekening valuta asing dengan mata uang USD, SGD, HKD, EUR, AUD, GBP, dan JPY. Sedangkan untuk Digibank , mereka punya mata uang asing  CAD, CHF, CNH, EUR, USD, HKD, JPY, NZD, SGD, AUD, dan GBP. Apa yang dimiliki Jenius, Digibank punya. Jadi untuk saat ini Digibank punya banyak mata uang asing daripada Jenius.  Persamaannya , keduanya perlu untuk diaktivasi. Bedanya , Jenius tidak memiliki nomer rekening sendiri dan gabung d

Merah Putih



Gw sama Indonesia itu ibarat dua sejoli dalam love and hate relationship. Gw terlahir di tanah yang diperjuangkan orang-orang terdahulu. Nggak keitung berapa juta nyawa hilang untuk itu. Gw bersyukur gw nggak perlu lagi bawa bambu runcing untuk merebut negeri ini dari tangan penjajah. 

Sejak sebelum nikah gw mulai "berteman" dengan birokrasi dua negara. Birokrasi dari Belanda, tentu saja tidak seribet birokrasi di negeri ini. Segala macam email akan segera dibalas dan dibantu untuk dihubungkan ke pihak terkait atau yang menangani itu. Bahkan untuk permintaan Schengen visa tipe kunjungan keluarga di masa pandemik ini diberikan high priority dan email dibalas dalam sekejap. Sedangkan di Indonesia, aaahhh yaaa gitu dehh.



Tapi, nggak akan pernah gw pungkiri tiap kali gw denger lagu Indonesia Raya gw selalu mewek. Tiap kali liat bendera Indonesia, gw diam sebentar  berterima kasih atas nikmat bisa tinggal di negeri ini tanpa perlu memegang senjata. Gw bener-bener marah saat suami gw becanda soal kemerdekaan atau apapun yang berhubungan dengan Belanda dan Indonesia perihal politik masa lalu. Gw selalu bangga tiap kali ke luar negeri mengenakan batik atau sekedar terbang ke Jawa mengenakan kebaya Bali yang gw pake harian.

Sebenci-bencinya gw ke birokrasi dan kasus korupsi di negeri ini, segilanya gw pengen ganti paspor, tapi gw cinta tanah ini. Indonesia buat gw adalah darah gw. Mengalir dalam tubuh gw. Meskipun jika nanti di masa depan gw memilih untuk menjadi bukan WNI tapi identitas gw tetep merah putih. Nggak akan pernah bisa diganti maupun terganti.  

Hai Indonesia! Gw nggak mengidolakan sistem birokrasi dan kasus korupsi yang ada di tubuhmu, tapi aku mencintaimu. Selamat 75 tahun. Tetaplah berdiri teguh wahai Pancasila dan Burung Garuda. Tak akan rela hati ini jika kau diganti menjadi yang lainnya. 

Sampai mati gw merah putih.

Comments

  1. Dalem banget mbak. Akakaka
    Memang urusan birokrasi di negeri ini bikin campur aduk ya, pdhl sekarang semua serba digital, bisa memudahkan segala hal. Tp entahlah bagi Indonesia. Meski begitu, akupun cinta mati sama negeri ini. Terlepas dr para koruptornya. Eh lg
    Tos dulu dong. Akupun suka pke batik ketika bepergian

    ReplyDelete
    Replies
    1. Tiap pake batik kayak bangga gitu nggak sih? Semacem "Hey look at me. I am the coolest!" HAHAHAHA

      Delete
  2. Mbak, sampean email ke emailnya kantor pemerintahan apapun akan dibalas besok di hari kiamat. Alasan yang utama adalah jarang sekali dibuka. Alasan ke dua adalah lupa pasword emailnya. Kalo sudah seperti itu silakan tarik napas anda dalam-dalam....

    ReplyDelete
    Replies
    1. KOK BISAAAAAA jarang dibuka?? Agak ndak logis tapi yaaaaa gitu dehh ya. Sekarang yg lebih cepet sih DM ke twitter/instagram gitu. Kalo DM nggak digubris, tinggalin aja komen. Komennya biasanya dianggap agak marah2 dan kl bisa gaboleh marah2 di komen wkwkwk kocak

      Delete
  3. Foto nya cantik gan wkwkwkw, Gagahh make batik.

    ReplyDelete

Post a Comment

Share your thoughts with me here

Popular posts from this blog

Ujian hari senin

Kejadian ini terjadi tepat senin minggu lalu. Baru kali itu aku merasa 'WOW.. ini senin yeay'. Karena biasanya 'haduhh udah senen lagi'. Kebayang kan kalo seneng begitu dihari senen menyambut pagi dan hari itu rasanya langka banget. Otomatis pengennya hari itu berlangsung indah. Jam setengah 9 pagi, seperti biasa ke pantry ambil minum bareng sama temen sebangku. Dia bikin teh, aku nyuci botol sekalian ngisi dong. Seperti biasa juga, kadang aku males sih nyuci botol dengan ritual lengkapnya, akhirnya cuman bilas pake air panas. Ya mungkin nggak sampe 50 ml juga. Dikit banget deh. Temen juga selalu bersihin gitu gelasnya pake air panas. Pic source is here Eh lakok lakok... si bapak pantry yang serem itu tiba-tiba bilang 'Gak bisa ya gak nyuci botol pake air panas? Tiap sore itu banyak komplain gara-gara airnya abis'. Yakaliii air abis tinggal isi aja, ibu yang dulu aja nggak pernah ada komplain. Ya aku bilang lah ini cuman dikit, lagian yang ngelakuin ini

Jumat ceria

Hari ini memang bukan hari jumat, tapi cuman mau bilang aja sih kalo hari yang paling aku tunggu-tunggu itu hari jumat. Why?   Karena jumat itu selalu ceria, kalopun ada meeting besar pasti di hari jumat dan banyak cemilan, orang-orang pada berangkat sholat jumat, yang nasrani juga mengikuti misa di kantor, bisa pake baju bebas dan bebas berekspresi sepuas-puasnya, dan..... bisa video call sepuasnyaaaaaa kapanpun karena dia libur kerja 😍😍 gambarnya lucu 😁  taken from internet

[Book] Dunia Cecilia

'apakah kalian membicarakan hal semacam itu di surga?' 'tapi kami berusaha tidak membicarakannya dekat-dekat Tuhan. ia sangat sensitif terhadap kritik' Yap, sepenggal dialog antara Cecilia dan malaikat Ariel. Saya mengenal Jostein Gaarder sejak kuliah. Ehhhh 'mengenal' dalam artian kenal bukunya ya, kalo bisa kenal pribadi mah bisa seneng jingkrak-jingkrak hehehe. Jadi karena teman saya mendapat tugas kuliah membaca satu novel filsafat berjudul Dunia Sophie, saya jadi sedikit mengetahui si bapak Gaarder ini. Enak ya tugasnya anak sastra baca novel, tugas anak matematika ya baca sih, tapi pembuktian kalkulus -_- Dunia Cecilia ini buku pertama Jostein Gaarder yang saya baca, karena buku Dunia Shopie sangatlah berat berdasar review teman saya. Saya sih nggak perlu baca buku itu karena teman saya sudah benar-benar mahir bercerita. Jadilah saya sudah paham bener cerita Dunia Sophie tanpa membacanya. Novel ini atas rekomendasi teman saya, dia bilang kala