Skip to main content

Pentingkah Memiliki Asuransi?

sunset di Kuta Bali
Dulu tiap kali denger kata asuransi, gw selalu antipati. Rasanya seperti, "Apaan sih asuransi-asuransi? Udah duit ilang, nggak dapet apa-apa, mending diinvestasikan aja lah" Asuransi yang gw punya cuma asuransi kesehatan aja karena otomatis terdaftar di Askes sebagai anak dari PNS.

Asuransi adalah pertanggungan atau perjanjian antara dua belah pihak, di mana pihak satu berkewajiban membayar iuran atau kontribusi atau premi. Pihak yang lainnya memiliki kewajiban memberikan jaminan sepenuhnya kepada pembayar iuran/kontribusi/premi apabila terjadi sesuatu yang menimpa pihak pertama atau barang miliknya sesuai dengan perjanjian yang sudah dibuat) -  Wikipedia
Tentu saja akhir-akhir ini sudah berubah dong opini gw terhadap asuransi. Tak kenal maka tak sayang. Gw pelajari tentang asuransi lebih jauh beserta manfaatnya. Tapi, benahi dulu definisi awal asuransi. Banyak orang yang salah kira kalau asuransi adalah soal "investasi." Asuransi bukan investasi.

Mencari Tempat Bernaung di Bali

 
lokasi Pasar Badung

Hal pertama yang dilakukan disini adalah hunting tempat tinggal. Yaiyalah. Gw terbang dari Surabaya ke Denpasar hari kamis dan bermalam di Sanur 2 malam. Sengaja milih Sanur sih emang, yang sekiranya yaaa 5 menit jalan ke pantai.

Barang-barang gw macem mesin cuci, kulkas dkk sudah duluan berangkat pakai jasa pick-up sore hari dan tiba di Denpasar esok pagi harinya (barang gw kirim ke kantor). Kita berterimakasih sekali kepada Mas Firda dan kawannya yang amat sangat bertanggungjawab bahkan melakukan final check takutnya barang pecah belahnya pecah dijalan. Terima kasih banget. Duh jasamu begitu kurindukan disini lol.

Selama beberapa hari barang gw tidur di kantor sampai gw nemuin tempat tinggal. Nah nyari tempat tinggal disini yaaaa susah susah gampang. Karena kita nggak cari rumah (mahal juga untuk rumah yang lumayan nyaman), jadi kita cari apartemen atau biasa disebut kos eksklusif begitu. Nah kos kan kebanyakan dan umumnya hanya satu kamar, plus dapur mini dan juga kamar mandi. Cukup sih, masalahnya adalah seberapa besarnya. Karena gw bakal ada suami yang datang dan dia cukup lah cerewet kalo soal space, as well as me yang juga sering butuh space luas buat kerja dan goler-goler.

Susahnya disitu. Udah nemu satu tempat yang 10 menit dari tempat kerja, 10 menit ke pantai, luasnya 3x8m (cukup besar), eh ternyata fully booked. Baru kosong tanggal 17. Nah trus gw tinggal dimana sampai tanggal 17? Disuruh di homestay aja sih sampai tempatnya available. Cuma... kok jadi mamang setelah liat tempatnya yang agak "suram". Milih tempat tinggal kan kudu klik ya kan?

Yaudah cari lagi lainnya, terkendala pasti karena lebarnya. Ada satu tempat yang amat sangat menarik hati. Tapi lokasinya di sekitar Seminyak yaaa duh jauh kali. Ya setidaknya 20 menit menuju tempat kerja dan nggak terlalu familiar disana juga sih. Tapi desain tempatnya, sungguh membuatku jatuh hati.

lantai 1 (ruang santai, dapur, toilet)

lantai 2 (kasur)

Cantik kan desainnya? Sederhana dalam penataan dan fungsionalis. Tapi karena terlalu jauh jadi ya harus kurelakan saja lah. Cari tempat lain, hingga hari kedua kutemukan satu tempat yang cukup oke dengan desain yang keren, ada kamar (ruang kamar, bukan hanya kasur yang langsung satu ruangan jadi satu dengan dapurnya). Jadi kalau masak juga kamar nggak akan bau dapur, ruang TV sudah termasuk sofa yang bisa dijadikan tempat tidur ekstra, toiletnya luas terpisah kaca jadi super kering (kita suka toilet kering), dan ada tempat mesin cuci yang sudah disesuaikan jadi nggak bingung gimana meletakkan mesin cuci. Sudah termasuk kulkas (jadi kulkas gw tinggal di kantor dan dipasang dikantor dulu haha! Make your office homey). Bahkan ada beberapa fasilitas yang harus diambil empunya karena gw udah bawa sendiri. 

Jadi hari kedua di Bali gw udah dapet tempat tinggal dan esoknya check out hotel sekaligus pindah masukin barang ke tempat baru, juga sewa pick up yang hmm ga usah di ceritain gimana slow nya. Intinya barang masuk rumah baru hari itu dan gw berbenah dari sore sampai tengah malam. Btw, landlord gw dan juga mbak yang bersih-bersih tiap sore baik banget. Setidaknya mereka murah senyum banget dan helpful banget.

Cukup luas untuk satu orang plus satu suami. Meskipun gw masih butuh tempat untuk buku, mungkin nanti gw bisa nambah satu lemari kecil untuk buku. Tapi yang gw suka dari tempat ini adalah, transformasi gw dari rumah yang super gede ke tempat tinggal kecil minimalis, nyapu ngepelnya sangat less effort. Tiap hari ngepel pun oke gw 😂

 
spot favorit gw

Pencahayaan bagus banget, gw jadi punya spot foto bagus dirumah sendiri. Cukup banget lah buat gw tinggal sendiri (juga berdua kalau suami datang). Nanti gw mau cari tumbuhan biar keliatan lebih hidup, gw bikin nyaman lah. Soal harga, yaaaa akhirnya sedikit overbudget sih 😅. Tapi ya sudahlah. Nyaman banget, cocok, klik, sekali liat langsung jatuh cinta. Kayaknya sih bakalan lama disitu wkkwkw. Kemudian, yang gw nggak sadari, tetangga gw kebanyakan WNA haha! Jadi sepi adem ayem 😁

Comments

Post a Comment

Share your thoughts with me here

Popular posts from this blog

[Piknik] Prambanan lagi

Salah satu pesona Jawa Tengah adalah Candi Prambanan. Saya sudah 3 kali berkunjung ke situs warisan dunia ini. Candi yang terletak di perbatasan Jawa Tengah dan jogja ini selalu menimbulkan kesan mistis bagi saya. Terletak tak jauh dari jalan raya, sehingga mengunjunginya pun sangat mudah. Berbeda dengan Candi Borobudur yang letaknya sangat jauh dari jalan raya besar. 
Ok, menurut saya ada 3 cara menuju candi ini. Menggunakan bus transjogja, taksi, dan kendaraan pribadi. Bagi yang menggunakan transjogja, saya pernah menggunakannya berangkat dari daerah kampus UNY, daerah Depok Sleman. 1 kali transit, 2 kali berganti bus. Dengan harga transjogja yang kala itu, 2014, seharga 3500 rupiah. Tapi sampai saat ini masih sama harganya, menurut info dari teman. Lokasi shelter bis berada agak jauh dari pintu masuk lokasi candi, mungkin kira-kira 500meter sampai 1kilometer. Kalau jalan, menghabiskan waktu sekitar 15-20menit. Bisa juga naik becak untuk opsi yang lain. Lagi-lagi, jangan lupa menaw…

Pake Jenius

Beberapa waktu lalu sering liat counter Jenius di Matos, yang lalu kutemui pula di MOG. Anak Malang tau lah dua mall ini. Nah udah cari info sana sini ya, kok kayaknya asik gitu. Jadi memberanikan diri untuk sign up. Apakah perlu kujelaskan fitur dan fungsinya secara mendetail? Karena sudah banyak tercecer informasinya di internet. Nggak ah, gw mau bahas pengalaman gw pake kartu ini selama sebulan ini.

Sign up lah aku di counter MOG (ya gusti kejebak lagi gw pake nambah kartu-kartuan begini). Kemudian, berkatalah mbaknya "Transfer aja mbak satu juta kesini, kita lagi ada promo kalau transaksi pertama kali satu juta akan ada free kartu member starbucks dengan saldo 50ribu. Lumayan lho mbak Starbucks". Gw nggak fanatik Sbucks (cuma kalo harus beli Chai tea selalu kesini). Dan tanpa sadar pun gw transfer sejuta ke akun jenius gw. Because, why not? Lagian juga mindah duit gw sendiri ke rekening yang lain kan? Nggak ilang duit juga.

Jadilah kudapat kartu Jenius beserta k…

Punya Rekening Lagi : CIMB on Account

Saya cenderung males bawa uang cash. Kenapa? Ribet, nominal rupiah yang gede banget kebanyakan nol, dan seringnya di dompet isinya duaribuan. Pernah lho duaribuan itu ada kali 30lembar. Serasa kaya, kalo duitnya merah haha

Saya lebih suka debet. Lebih praktis kan, tapi nggak bisa dipake beli di toko kelontong. Jatohnya malah lebih mahal sih emang, dipakenya juga kalo nggak ke toko kelontong kan. Tapi... Saya juga sebenernya rada takut akhir-akhir ini. Karena uang di rekening bisa aja tiba-tiba ilang. Ada temen, satu kali gaji ilang. Untung aja dia urusin bener-bener dan bisa balik duitnya. Ada lagi OB juga gitu, duitnya juga ilang mendadak. Takutnya itu kan di hack atau diduplikat kartu ATM nya. Semakin canggih lah pokoknya.

Nah karena banyak kejadian kayak gitu, saya jadi lebih protektif ke kartu mana yang bisa dipake sembarangan dan mana yang nggak boleh. For sure, ini berhubungan dengan berapa banyak jumlah rekening yang dimiliki. Menurut saya sih minimal harus punya 2. Satu buat …