Gw kira rasanya akan sama aja. Ada rasa kangen ya wajar karena jauh dari tempat yang selama ini kita sebut familiar. Tapi ternyata ada rasa rindu yang pukulannya berbeda. Di kasus gw, gw cuma kenal satu orang Indonesia. Beliau bilang kalau mau temen jalan-jalan bisa lah berkabar biar jalan bareng. Tapi karena gw ada kerja dari senin-jumat, sedangkan beliau nggak, jadinya waktu kami seringkali nggak pas. Sedangkan di akhir pekan, gw habiskan bersama suami. Bulan pertama masih terasa integrasi. Berusaha mengenal supermarket mana yang jual apa. Cari ini itu di mana. Menghafal jalur transportasi umum. Mengenal, membaca dan memahami nama daerah atau tempat dari huruf cyrilic-nya untuk sekedar "kalau nyasar, bisa kasih tau suami lagi ada di mana" karena seringkali online maps dihambat pemerintah. Bulan kedua sudah mulai mengenal banyak hal. Sudah punya kartu atm untuk pembayaran. Visa panjang juga sudah di tangan. Mulai berhati-hati dengan banyak hal, mana yang boleh mana ya...
Time to say goodbye (temporarily) 😁
Today, another Prisca is leaving this Prisca to be with her husband. So this woman was on LDM for several months and now coming to her husband.
Congratulation!
Selamat bareng suami, selamat bikin anak, selamat seneng-seneng sama suami. No more LDM although he could be away for his job but congratulation.
Make sure you'll come to my special day, next next month 😋
Wah, dadi penguasa kantor dong sampean mbak? Wkwkwkwk
ReplyDeleteHeem. Jadi sekarang ga bakal ada kisah nyasar2 salah user krn hanya akan ada satu prisca dikantor hahaa
Delete