Skip to main content

Pentingkah Memiliki Asuransi?

sunset di Kuta Bali
Dulu tiap kali denger kata asuransi, gw selalu antipati. Rasanya seperti, "Apaan sih asuransi-asuransi? Udah duit ilang, nggak dapet apa-apa, mending diinvestasikan aja lah" Asuransi yang gw punya cuma asuransi kesehatan aja karena otomatis terdaftar di Askes sebagai anak dari PNS.

Asuransi adalah pertanggungan atau perjanjian antara dua belah pihak, di mana pihak satu berkewajiban membayar iuran atau kontribusi atau premi. Pihak yang lainnya memiliki kewajiban memberikan jaminan sepenuhnya kepada pembayar iuran/kontribusi/premi apabila terjadi sesuatu yang menimpa pihak pertama atau barang miliknya sesuai dengan perjanjian yang sudah dibuat) -  Wikipedia
Tentu saja akhir-akhir ini sudah berubah dong opini gw terhadap asuransi. Tak kenal maka tak sayang. Gw pelajari tentang asuransi lebih jauh beserta manfaatnya. Tapi, benahi dulu definisi awal asuransi. Banyak orang yang salah kira kalau asuransi adalah soal "investasi." Asuransi bukan investasi.

[Piknik] Deburan ombak Pantai Ngliyep

Pantai Ngliyep adalah salah satu pantai yang terletak di laut selatan. Tepatnya di Malang Selatan. Sebenarnya bukan hanya pantai ini saja, namun beberapa jajaran pantai yang tak kalah cantiknya. Terletak sekitar 30menit dari rumah nenek, jalan menanjak dan menurun menjadi variasi menuju Ngliyep. Tapi jalanan tersebut sudah lebih baik daripada belasan tahun yang lalu. Masih saja curam, namun kondisi jalan sudah baik dan wajar untuk dilewati.

Sepanjang perjalanan, kanan kiri jalan, disuguhi dengan pemandangan rumah pedesaan dan juga hutan. Hijau. Iya hijau lho, seger banget, bikin mata seger dan adem.

Tiket masuk terbilang murah, pastinya berapa saya lupa, tapi tidak lebih dari 20ribu. Serta membayar tiket parkir mobil. Ada dispensasi khusus bagi pemilik KTP warga sekitar, biaya masuk jauh lebih murah daripada warga selain domisili asli. Kurang tahu kalau tiket untuk mancanegara, mungkin agak lebih mahal.

Belasan tahun sejak kelas 4 SD, akhirnya saya kembali lagi ke pantai ini. Pantai yang sudah menjadi agak lebih baik dan teratur daripada belasan tahun yang lalu. Kali ini adalah kali pertama adik terkecil saya bermain di pantai. Karena pertama kali, dia takut sekali menyentuh air laut dengan alibi takut terseret jauh.

Datang pukul 8 pagi, pantai masih sepi dan air sudah terasa dingiin sekali. Ombak pun masih bersahabat dengan kita. Deburannya masih normal dan berubah sedikit ganas pukul 11. Saya anti berenang di pantai. Bukan apa-apa, tapi karena nggak bisa renang. Jadi hanya main dipinggiran pantai. Bersama dengan adik saya yang kedua, seperti anak kembar sedang menikmati air hehe..

Karena iseng, akhirnya kami berdua mengambil sampah dipinggir pantai. Karena itu sampah plastik beneran jijik banget ada disana. Bahkan ada sampah kondom dipinggiran pantai. Sempet banget sih 'main' di pinggir pantai. Ya terserah sih, tapi jangan dibuang sembarangan dong sampahnya.

Ada banyak plang bertuliskan bahaya, larangan berenang di laut, dan beberapa larangan lainnya tapi tidak ada larangan membuang sampah disana. Hmm padahal menurut saya itu larangan paling penting, mengingat negara kita adalah penyumbang sampah plastik terbesar kedua dilautan. Speechless.

Puas menikmati pantai, nggak usah kawatir lapar. Karena banyak kantin yang menjual makanan dengan harga yang normal. Kami memesan tuna bakar seberat 2 kilo atau lebih, hanya seharga kurang dari 50ribu (seinget saya lho ya, nggak ikutan bayar sih). Tapi termasuk kategori murah kok untuk makanan. Tapi lebih baik tanya harganya dulu deh daripada nanti nyesel karena kemahalan. kalau mau lebih murah lagi, bawa bekal dari rumah, jangan lupa tikernya, digelar pinggir pantai, duuhh enaknya piknik dengan orang tercinta.

Comments

Popular posts from this blog

[Piknik] Prambanan lagi

Salah satu pesona Jawa Tengah adalah Candi Prambanan. Saya sudah 3 kali berkunjung ke situs warisan dunia ini. Candi yang terletak di perbatasan Jawa Tengah dan jogja ini selalu menimbulkan kesan mistis bagi saya. Terletak tak jauh dari jalan raya, sehingga mengunjunginya pun sangat mudah. Berbeda dengan Candi Borobudur yang letaknya sangat jauh dari jalan raya besar. 
Ok, menurut saya ada 3 cara menuju candi ini. Menggunakan bus transjogja, taksi, dan kendaraan pribadi. Bagi yang menggunakan transjogja, saya pernah menggunakannya berangkat dari daerah kampus UNY, daerah Depok Sleman. 1 kali transit, 2 kali berganti bus. Dengan harga transjogja yang kala itu, 2014, seharga 3500 rupiah. Tapi sampai saat ini masih sama harganya, menurut info dari teman. Lokasi shelter bis berada agak jauh dari pintu masuk lokasi candi, mungkin kira-kira 500meter sampai 1kilometer. Kalau jalan, menghabiskan waktu sekitar 15-20menit. Bisa juga naik becak untuk opsi yang lain. Lagi-lagi, jangan lupa menaw…

Pake Jenius

Beberapa waktu lalu sering liat counter Jenius di Matos, yang lalu kutemui pula di MOG. Anak Malang tau lah dua mall ini. Nah udah cari info sana sini ya, kok kayaknya asik gitu. Jadi memberanikan diri untuk sign up. Apakah perlu kujelaskan fitur dan fungsinya secara mendetail? Karena sudah banyak tercecer informasinya di internet. Nggak ah, gw mau bahas pengalaman gw pake kartu ini selama sebulan ini.

Sign up lah aku di counter MOG (ya gusti kejebak lagi gw pake nambah kartu-kartuan begini). Kemudian, berkatalah mbaknya "Transfer aja mbak satu juta kesini, kita lagi ada promo kalau transaksi pertama kali satu juta akan ada free kartu member starbucks dengan saldo 50ribu. Lumayan lho mbak Starbucks". Gw nggak fanatik Sbucks (cuma kalo harus beli Chai tea selalu kesini). Dan tanpa sadar pun gw transfer sejuta ke akun jenius gw. Because, why not? Lagian juga mindah duit gw sendiri ke rekening yang lain kan? Nggak ilang duit juga.

Jadilah kudapat kartu Jenius beserta k…

Punya Rekening Lagi : CIMB on Account

Saya cenderung males bawa uang cash. Kenapa? Ribet, nominal rupiah yang gede banget kebanyakan nol, dan seringnya di dompet isinya duaribuan. Pernah lho duaribuan itu ada kali 30lembar. Serasa kaya, kalo duitnya merah haha

Saya lebih suka debet. Lebih praktis kan, tapi nggak bisa dipake beli di toko kelontong. Jatohnya malah lebih mahal sih emang, dipakenya juga kalo nggak ke toko kelontong kan. Tapi... Saya juga sebenernya rada takut akhir-akhir ini. Karena uang di rekening bisa aja tiba-tiba ilang. Ada temen, satu kali gaji ilang. Untung aja dia urusin bener-bener dan bisa balik duitnya. Ada lagi OB juga gitu, duitnya juga ilang mendadak. Takutnya itu kan di hack atau diduplikat kartu ATM nya. Semakin canggih lah pokoknya.

Nah karena banyak kejadian kayak gitu, saya jadi lebih protektif ke kartu mana yang bisa dipake sembarangan dan mana yang nggak boleh. For sure, ini berhubungan dengan berapa banyak jumlah rekening yang dimiliki. Menurut saya sih minimal harus punya 2. Satu buat …