Skip to main content

Mengalahkan Rasa Takut akan Tenggelam

Makanan setelah renang di KOOD Sanur (serba vegan) Dari dulu takut banget sama air dengan volume yang besar. Mungkin di kehidupan gw sebelumnya gw pernah tenggelem kali ya. Makanya nggak pernah bisa renang. Karena ya takut tenggelam. Bahkan sekedar kecipak kecipuk aja takut. Sampai pindah ke Bali. Pindah ke Bali nggak berekspektasi setinggi itu sih. Ternyata, jadi lebih sering main air di pantai. Nggak renang, cuma berendam aja. Lama-lama jadi kebiasaan dan udah mulai terbiasa dengan air. Ternyata seru juga yaa. Kemudian dilatih suami gw buat berani snorkeling. Iya takut awalnya, nggak percaya meskipun dia bilang nggak akan tenggelam karena pake fin. Hmm masaaaa~~ Ya tetep pake pelampung sih. Pertama kali nyemplung, tentu saja heboh takut tenggelam padahal udah pake pelampung, pake fin, mana dipegangin juga. Tapi heboh aja, takut tenggelem. Ada 3 spot waktu itu, gw cuma nyemplung satu spot aja belum juga 15 menit udah naik kapal. Beberapa kali snorkeling akhirnya baru berani lepas pela

Berusaha bertindak normal

Kenapa mantan kekasih selalu menggangu? Sebut saja selalu mengubungi disaat yang tidak tepat.

Hanya ada dua jawaban.
Pertama, dia ingin kembali mengulang hubungan baru dengan orang yang sama.
Kedua, ingin merusak hubungan sang mantan kekasih dengan pasangan barunya.

Yang pertama tidak akan menjadi masalah jika keduanya masih sama-sama sendiri atau single. Namun akan menjadi masalah ketika sang mantan kekasih sudah memiliki hubungan yang baru dengan orang lain.

Yang kedua sudah jelas bermasalah karena pasti tujuannya negatif. Merusak, definisi dalam bahasa apapun juga pasti bermakna negatif. Merusak bisa berupa mengunggulkan diri sendiri, bahkan hingga mencaci maki pasangan baru dari mantannya dengan cara mengatakan bahwa dirinyalah yang lebih baik dan lebih cantik. Pembunuhan karakter banget

Jika memang dia bertujuan baik, tentunya dia memiliki otak untuk berpikir bahwa dia berpotensi menimbulkan masalah bagi hubungan orang sehingga dia harus berhati-hati dalam menghubungi sang mantan.

Tapi jika dia bertujuan jelek dan tidak punya otak untuk berpikir, dia tidak akan pernah memperdulikan bagaimana perasaan si pasangan baru. Karena yang dia pikirkan hanya bagaimana cara dia kembali menjalin hubungan dengan mantannya.

Nah apesnya kalau dia seorang wanita. Semua wanita memiliki perasaan ekstra. Perasaan yang tidak pernah bisa dibohongi. Walaupun lelaki mengatakan hal itu tidak akan berpengaruh baginya, tapi berpengaruh ke mental wanitanya. Bukan apa-apa, tapi orang yang seperti itu adalah orang sakit jiwa.

Apa yang bisa saya lakukan? Bersabar. Ya sabar. Apa lagi?

Ingin hati rasanya mencaci maki dirinya. Namun saya masih memiliki otak dan masih bisa berpikir normal untuk membiarkannya. Dan berusaha percaya kepada pasangan saya. Toh saya sudah memiliki cintanya dan saya juga sudah memilih untuk mencintainya dan mempercayainya.

Keinginan untuk mencacinya sudah hilang. Hanya ingin mengatakan sesuatu untuknya dari hati seorang wanita kepada sesama wanita.

Bayangkan bagaimana jika hal itu terjadi kepada anda? Bagaimana perasaan anda? Apakah anda akan marah? Apakah akan baik-baik saja?

Karena sebagai wanita, meskipun saya mengatakan baik-baik saja, tetap saja dalam hati hal itu terasa menyakitkan. Ya, itu menyakitkan. Namun saya akan berusaha bertindak dan berpikir normal. Karena saya bukanlah dia yang tidak punya otak.

Lets try to be more 'normal' and wise. Just another thoughts of someone who really love hers.

Comments

Popular posts from this blog

Book : Semakin Dalam Di Jejak Langkah

  Buku ketiga dari Buru Tetralogi ini lebih berat dari Bumi Manusia dan Anak Semua Bangsa . Disini banyak disinggung tentang Multatuli yang mengungkap "kotornya" birokrasi. Kotor disini tentu saja soal korupsi. Semakin dalam membaca ternyata semakin paham kalo kemungkinan besar korupsi ini "warisan budaya" kolonial. Buku ini pun mengatakan bahwa kolonial berhutang banyak gulden kepada Hindia Belanda atas semua hitungan 'meleset'nya penerimaan pajak dan penyalurannya. Siapa yang nggak mau untung banyak? Ya kolonial menang banyak. Bahkan kalau mau benar-benar dihitung, bisa jadi mereka kalah. Tapi nggak mungkin kan diusut karena kolonial tau kalau mereka bakal ketauan salah dan memungkiri itu. Jadi yaaa, lenyap begitu saja. Disini Minke kawin setelah ditinggal Annelies yang Indo dia kawin dengan yang orang tionghoa. Lagi-lagi pula dia ditinggalkan karena istrinya sakit (kemudian kawin lagi dengan Prinses yang ntah darimana tapi yang jelas dia berpendid

Traveling During Pandemic

CGK to DPS I am one of the people who travel (relatively a lot) during a pandemic. Unfortunately, me being in a long-distance marriage, need mental and physical support once in a while.  In the beginning, we met after 8 months of the pandemic and then 3 or 4 months, then every 2 months. I went wild the first 8 months of the pandemic. Everything felt harder. I know many people feel the same, I am not the only one. We're just coping with the best we can do.  The island I call home 💙 It was so stressful the first time traveling during the pandemic. Like I said here , it's not really worth the effort if you're traveling "for fun". PCR price was crazy, every time we have to calculate the time, make it double as well as the price. Because we buy the time with money. I usually book a ticket at least 2-4 weeks before my travel, then went to the airport 2 hours before my flying time, everything felt so efficient but not during the pandemic. I booked my ticket a week befor

[Piknik] Prambanan lagi

Salah satu pesona Jawa Tengah adalah Candi Prambanan. Saya sudah 3 kali berkunjung ke situs warisan dunia ini. Candi yang terletak di perbatasan Jawa Tengah dan jogja ini selalu menimbulkan kesan mistis bagi saya. Terletak tak jauh dari jalan raya, sehingga mengunjunginya pun sangat mudah. Berbeda dengan Candi Borobudur yang letaknya sangat jauh dari jalan raya besar.  Ok, menurut saya ada 3 cara menuju candi ini. Menggunakan bus transjogja, taksi, dan kendaraan pribadi. Bagi yang menggunakan transjogja, saya pernah menggunakannya berangkat dari daerah kampus UNY, daerah Depok Sleman. 1 kali transit, 2 kali berganti bus. Dengan harga transjogja yang kala itu, 2014, seharga 3500 rupiah. Tapi sampai saat ini masih sama harganya, menurut info dari teman. Lokasi shelter bis berada agak jauh dari pintu masuk lokasi candi, mungkin kira-kira 500meter sampai 1kilometer. Kalau jalan, menghabiskan waktu sekitar 15-20menit. Bisa juga naik becak untuk opsi yang lain. Lagi-lagi, jangan lupa men