Skip to main content

The Reward of Teaching

Buku belajar Bahasa Indonesia dalam berbagai bahasa. I've become a teacher since semester 9. That being said, my teaching journey started in 2013. Took hiatus for 2 something years then I came back to these exam sheets, students, books, and social interactions. Didn't even want to become one but I fell in love right after I jumped in.  I guess I need to ask to apologize to my dad. I was mad at him a long time ago because he asked me to be one lol. Well, maybe I just didn't like the idea of being a teacher in a class where your students don't even care about you telling stuff in front of the class. That actually made me realize that I prefer to teach whoever wants to learn. Although sometimes I just need to teach without knowing what's their reasons to learn, and that is also fine. I do what I had to do. That is why I hate grading because I don't mind giving them a perfect score but what's the point if they know nothing after the course ended? I never teach a

Pertama kali ngerasain kimchi


Kimchi, tau kan kimchi itu apaan?
Kimchi tuh khas Korea banget, makanan yang selalu tersaji disetiap meja makan setiap waktu dan setiap mereka sedang makan. Istilahnya gini, orang Korea itu belom ngerasa makan kalo ndak pake kimchi ini. Sejenis lah ma aku si orang Jawa yang ngerasa belum makan kalo belum makan nasi heheheh.

Kimchi ini asem banget, kombinasi asem pedes gitu lah. Pertama kali makan kimchi, beeeehhhhhh rasanya aneh dan ehhhhhhh kayaknya ga mau cobain lagi dah. Itu aku cobain di acara gathering korea gitu deh. Nah karena “kapok” dengan rasa kimchi itu, udah deh nggak mau cobain lagi. Tapi waktu guru korea ku yang pertama mau pulang ke korea sana, kita diajak nginep dan makan-makan dirumahnya waktu itu. Beberapahari sebelum lebaran. Kan kita buka puasa tuh ceritanya, banyak lah hidangan korea yang lainnya, ada juga nih si Kimchi. Aku agak takut cobain lagi, soalnya yaa alasan pertama aku buka puasa dan masa iya mau dikasih yang asem-asem, alas an kedua aku masih “kapok”. Tapi temenku cobain duluan dan dia bilang enak banget, beda ma yang pertama aku coba. Penasaran kan, masa iya sih. Akhirnya aku cobain sendiri tuh kimchi, dan ternyata emang iya rasanya beda banget. Yang ini rasanya lebih enak dan lebih meledak di mulut. Ya beda jelas, yang pertama aku cobain tuh buatan orang Indonesia dengan masa fermentasi yang singkat, atu mungkin belum difermentasi, nah yang ini buatan orang korea asli dengan masa fermentasi 3 bulan (atau 6bulan ya waktu itu). Rasanya emang jauh lebih meledak dimulut. Waktu pertama masuk mulut, rasanya pengen jingkrak-jingkrak nggak kuat asemnya. Tapi beberapa menit kemudian, udah pengen makan lagi biarpun asem banget. Ada yang bilang gini, “Kimchi itu emang asem dan kuat, tapi rasa yang seperti itu sangat membuatmu merindukannya”. Iya emang, bener banget. Rasanya yang kuat membuatku merindukannya untuk memakannya lagi.

Lama banget nggak makan kimchi, akhirnya makan juga waktu diajak guru koreaku yang kedua ini makan di kedai korea gitu lah, ada ini si kimchi dan rasanya nggak enak banget. Jadi ya kesimpulannya gini, kimchi enak tuh yang dibuat orang korea asli hehhehehe.

Comments

Popular posts from this blog

The Reward of Teaching

Buku belajar Bahasa Indonesia dalam berbagai bahasa. I've become a teacher since semester 9. That being said, my teaching journey started in 2013. Took hiatus for 2 something years then I came back to these exam sheets, students, books, and social interactions. Didn't even want to become one but I fell in love right after I jumped in.  I guess I need to ask to apologize to my dad. I was mad at him a long time ago because he asked me to be one lol. Well, maybe I just didn't like the idea of being a teacher in a class where your students don't even care about you telling stuff in front of the class. That actually made me realize that I prefer to teach whoever wants to learn. Although sometimes I just need to teach without knowing what's their reasons to learn, and that is also fine. I do what I had to do. That is why I hate grading because I don't mind giving them a perfect score but what's the point if they know nothing after the course ended? I never teach a

Dapet Visa UAE (Dubai) Gampang Banget

Dubai creek Beberapa waktu yang lalu, kita pusing berat karena H dapet libur kali ini cuman 10 hari. 10 hari dari yang biasanya 14 hari. Akhrinya diputuskan untuk tetap mengambil libur tapi nggak ke Indonesia.  Ternyata, beberapa hari kemudian, dia bilang, kalau liburnya malah jadi 7-8 hari aja. Mau ga mau saya yang harus kesana. Maksudnya terbang mendekatinya. Udah milih-milih negara mana yang harganya rasional, yang ga banyak makan waktu buat terbangnya H, dan tentunya ga ribet urus visa buat pemegang paspor hijau yang ga sesakti paspornya H.  Btw warna paspor Indonesia jadi biru ya sekarang?? Pilihan jatuh ke Dubai. Pemegang paspor hijau harus bikin visa, ya pusing lagi deh cara bikin visa Dubai nih gimana. Apa iya sesusah bikin visa schengen, visa US, visa lainnya. dari persyaratan sih standar ya, termasuk  record  bank account selama 3 bulan. Emang nggak pernah bikin visa Dubai sebelumnya ya, apalagi H yang paspornya super sakti kemana-mana (hampir) ga perlu visa, dia ga pernah ad

Catatan Kuliah (6) : Masuk bareng, keluar bareng (?)

Sanur Sebagai mahasiswa yang masih belum mengenal kerasnya kehidupan kala itu, kita berikrar "Kita masuk bareng kita juga harus keluar bareng." Naif? Iya tentu. Maklumin aja namanya juga mahasiswa baru kan. Maunya yang  flawless  terus. Tapi apa salahnya sih berdoa baik kali aja malaikat mengamini lol.  Ternyata, kenyataannya, tentu saja tidak. Iya kalau semua  setting  nya  default  semua mahasiswa tidak ada kesulitan yang berarti, dosen nggak resek, mahasiswa juga nggak resek, data nggak resek, pasti lulus bareng kita. Kehidupan perkuliahan keras di akhir hahaha Gw dari awal masuk kampus ngerasa kalo gw nggak akan lulus tepat waktu. Aneh ya, harusnya orang mikir lulus tepat waktu tapi gw udah ada feeling. Dan gw berusaha keras buat nggak terlalu jatuh dalam angka. Ya maksudnyaaaa karena gw anak minor komputasi jadi gw udah bisa tebak lah data yang gw pake pasti agak makan waktu. Jadi  range  kelulusan adalah 7 semester, 8 semester, 9 semester, diatas 9 semester. Temen gw ya