Skip to main content

Surviving -20 Celcius in Moscow

frozen lake in Moscow I'd say surviving because I am a tropical girl coming from 30-35 degree Celcius. So yes, this is about surviving such differences in temperature. I spent my whole life in a tropical country then I have to be in a -20 celcius, not an easy situation.  Obviously, I came prepared. I have been in a 0 celcius and learned that double triple layering is the right answer. Moscow has heater that runs nonstop since the beginning of (probably, I dont remember) November until early May. So you technically can not turn it off or on. Many days it gets too hot inside. Going to the mall in Moscow got me super sleepy and tired because it feels most of the time like in Sauna. So, double triple layering in Moscow is the right thing to do.  November temperature usually started to feel chilly, still not lower than 0. December will get colder can be minus. But January and February are the coldest season. This year dropped to -20 (that I can remember). The average temperature wa...

Jawaban dari “질문 있어요?”


Disetiap kelasku, slalu aku ajukan satu pertanyaan wajib yaitu “질문 있어요?” yang artinya “ada pertanyaan?”. Dan dari keempat kelasku, jawaban yang berbeda slalu aku dapatkan dari mereka. Inilah cuplikannya.
Jika diajukan di :
1. Dikelas Nadya, maka dia akan menjawab “없어(obso)”, yang notabene artinya adalah “nggak” dan nggak sopan banget.
*Padahal ini anak SMP seenaknye aje pake banmal.
Dan aku selalu menambahkan “yo” disetiap akhir jawabannya

2. Dikelas Irene, 7 kali pertemuan dan setiap kali pertemuan slalu diulang berkali-kali pasti jawabnnya, “Apa itu mbak artinya? Aku lupa hehe”.
*ini orang apa yang diinget coba -_-
Dan berakibat aku harus terus ingetin dia yang mengaku punya daya ingat yang singkat

3. Dikelas Mas Ary, baru 2-3 bulan belajar bahasa Korea dan udah ada beberapa yang ngerti, akhirnya kalo ditanya itu, jawabannya, “네 알겠습니다” yang artinya “iya saya mengerti” tapi bentuk formal dan sopan.
*ini mas sopan banget jawabnya dan keliatannya punya daya ingat yang baik hoho
Yah tidak ada masalah dengan itu

4. Dikelas Milda, beda ma cewek satu ini. Ini cewek udah level 2, jadi koreanya udah lumayan jos lah ya. Dan akhirnya kalo ditanya gitu, dia yang jawabnya paling tenang dan mengatakan, “없어요” atau artinya “tidak ada”

Yah tiap orang punya jawaban sendiri yang lucu-lucu kalo diinget-inget hahah
Nggak masalah kok buat aku, namanya juga belajar. Semua ada prosesnya.

Comments

Popular posts from this blog

Jumat ceria

Hari ini memang bukan hari jumat, tapi cuman mau bilang aja sih kalo hari yang paling aku tunggu-tunggu itu hari jumat. Why?   Karena jumat itu selalu ceria, kalopun ada meeting besar pasti di hari jumat dan banyak cemilan, orang-orang pada berangkat sholat jumat, yang nasrani juga mengikuti misa di kantor, bisa pake baju bebas dan bebas berekspresi sepuas-puasnya, dan..... bisa video call sepuasnyaaaaaa kapanpun karena dia libur kerja 😍😍 gambarnya lucu 😁  taken from internet

Fire in the Building

Who would have thought that I  experienced fire in the building.  This is my first time living in an appartement. Of course I never chose appartement when living in Indonesia because it’s a real high risk when the earthquake happen. But here we are placed in an appartement. What got me relieved the first time that we are in the lowest floor so if something happen we will be quickly evacuated.  That’s what I thought.  Until it really happened.  We slept around midnight and abruptly woken up by the noise outside. I thought it was the drunk people just got back from night club or the restaurant next door was doing some deep cleaning. So loud that I had to wake up. My husband peeked outside and immediately said “fire brigade outside, you wait here!” I was just “am I dreaming or what?” I put on clothes, checked outside and saw a few of fire trucks. I checked the other side of the appartement and saw a few of police cars and ambulances.  “Oh no, something serious...

Melewati Pusuk Pass, Lombok

Kembali ke Pulau Lombok setelah dari Gili Air, kita pun 'turun' gunung menuju daerah selatan. Kita pun melewati Pusuk Pass atau orang suka bilang monkey forest. Tadinya sih dikira kayak kita masuk hutan trus yang banyak monyetnya, tapi ternyata jalanan pinggir tebing yang ada banyak monyet main-main disana. Sama persis kayak jalanan kearah rumah nenek. sampahnya nggak seharusnya disitu ya? Berhentilah kita disana. Takutnya monyetnya kayak yang di Bali itu, yang suka nyuri, eh ternyata nggak sih. Monyetnya anteng diem, makan mulu. Salah satu kesalahan pengunjung adalah memberikan makanan ke si monyet-monyet. Nggak apa sih kasih makan tapi plastiknya ya jangan dibuang disana juga lah. Sebenernya bukan dibuang disana sih, tapi monyetnya aja yang narik ngambil plastik makanan disana. Jadilah disitu kotor semua gara-gara plastik sisa makanan tadi. Eh namanya monyet ya masa iya bisa dikasih tau, 'hey monyet jangan buang sampah sembarangan!', kan ya nggak mun...