Skip to main content

Tiga bulan pertama hidup di luar Indonesia

Gw kira rasanya akan sama aja. Ada rasa kangen ya wajar karena jauh dari tempat yang selama ini kita sebut familiar. Tapi ternyata ada rasa rindu yang pukulannya berbeda.  Di kasus gw, gw cuma kenal satu orang Indonesia. Beliau bilang kalau mau temen jalan-jalan bisa lah berkabar biar jalan bareng. Tapi karena gw ada kerja dari senin-jumat, sedangkan beliau nggak, jadinya waktu kami seringkali nggak pas. Sedangkan di akhir pekan, gw habiskan bersama suami.  Bulan pertama masih terasa integrasi. Berusaha mengenal supermarket mana yang jual apa. Cari ini itu di mana. Menghafal jalur transportasi umum. Mengenal, membaca dan memahami nama daerah atau tempat dari huruf cyrilic-nya untuk sekedar "kalau nyasar, bisa kasih tau suami lagi ada di mana" karena seringkali online maps dihambat pemerintah.  Bulan kedua sudah mulai mengenal banyak hal. Sudah punya kartu atm untuk pembayaran. Visa panjang juga sudah di tangan. Mulai berhati-hati dengan banyak hal, mana yang boleh mana ya...

The First 365 Days


Dearest husband, 

Hari ini, 365 hari yang lalu, aku tak lagi tanggungjawab ayahku. Namun beralih ketanganmu, suamiku.

Satu tahun pertama, membawa tantangan yang luar biasa edan. Kata orang, tahun pertama adalah tahun yang rawan. Bisa dibilang, tahun penyesuaian.

Makin lama makin banyak sifat yang muncul. Banyak gesekan, banyak selisih paham, banyak perbedaan. Hingga terbesit pertanyaan, Apakah kita bisa bertahan?

Memang benar apa kata orang, pernikahan ibarat kapal ditengah lautan. Kadang badai menerjang, kadang pula lautan tenang. Banyak berselisih paham bukan berarti tak sayang. Semakin lama semakin membuat kita paham. Apa dan bagaimana arti serta kemauan pasangan.

Tak ringan tentu saja. Ibarat kata, ini nano-nano. Rame rasanya. Manis, pedes, asem, gurih, asin, tawa, canda, air mata, semuanya jadi satu. Kompromi menjadi satu hal penting dalam hal ini. Kadang dia yang mengalah, kadang pula aku yang mengalah.

Aku bukanlah istri yang sempurna untukmu sayang. Aku tidak bisa menjanjikanmu kesempurnaan. Aku hanya bisa memberi janji melakukan yang terbaik untuk kita.

Kekuranganmu kelebihanmu adalah kekurangan dan kelebihanku. Terima kasih selalu memberikan yang terbaik bagiku. You are one of the best things in my life.

Selamat satu tahun sayang. Banyak ujian kita lewati bersama di tahun pertama. Kini saatnya kita naik kelas untuk ujian selanjutnya. Aku sayang kamu. I love you

Your wife,
Prisca Lohuis

Comments

  1. halo buk, lama gak mampir wkwkwk
    udah setaun aja nih
    duh nano nano yo
    aku kok jadi pengen
    eh.... amin semoga nyusul...

    ReplyDelete
    Replies
    1. Iya udah setaun aja dan kamu pas bertransisi ke dotcom lol

      Makasi doanya.... aku ga nyuruh kamu cepetan nyusul tp kalo kamu mau nyusul ya bruan gih hahah

      Delete

Post a Comment

Share your thoughts with me here

Popular posts from this blog

Jangan minta oleh-oleh!

    Taken from internet Pernah nggak kalau kita mau bepergian, trus orang-orang pada bilang 'Jangan lupa oleh-olehnya ya' ? Pasti pernah dong ya... Yang jelas saya nggak pernah ngerti kenapa orang sering meminta sesuatu ketika kita pergi somewhere. Dulu waktu kecil juga saya suka bilang begitu. Siapa yang pergi kemana pasti deh 'jangan lupa oleh-olehnya ya om, tante pakdhe, budhe, mas, mbak'. Tapi lama kelamaan saya mikir 'saya cuman ngomong aja tanpa niat minta oleh-oleh', kecuali kalo memang kita menitipkan hal itu karena memang hanya ada ditempat yang akan dikunjungi orang tersebut, misal buku. Pernah nitip beliin buku di Korea karena emang adanya disana. Jadi esensinya oleh-oleh itu apa? Saya juga kurang tau soalnya udah nggak pernah lagi minta dibawain oleh-oleh. HJ pulang ke Belanda sana saya cuma minta beliin buku. Itupun nggak dibeliin gara-gara bukunya nggak bagus kata dia. Oleh-oleh pun ada yang sekedar apa adanya karena emang adanya begitu...

Jumat ceria

Hari ini memang bukan hari jumat, tapi cuman mau bilang aja sih kalo hari yang paling aku tunggu-tunggu itu hari jumat. Why?   Karena jumat itu selalu ceria, kalopun ada meeting besar pasti di hari jumat dan banyak cemilan, orang-orang pada berangkat sholat jumat, yang nasrani juga mengikuti misa di kantor, bisa pake baju bebas dan bebas berekspresi sepuas-puasnya, dan..... bisa video call sepuasnyaaaaaa kapanpun karena dia libur kerja 😍😍 gambarnya lucu 😁  taken from internet

Obrolan Konyol #1

Terlalu banyak obrolan konyol antara aku dan HJ kalo kita ketemu. I just want to put it here 😌 SD Ceritanya HJ lagi balik ke Kandahar. Rute penerbangannya Surabaya - Jakarta - Dubai - Kabul - Kandahar. Sebegitu panjangnya dan perlu waktu sekitar 2 - 3 hari. Dan selalu dong aku absen ya. 'Hun, arrived?' 'Yea ... on the way to SD now' 'SD? Sekolah dasar a?' 'No!! Sub Delegation!! 😂😂😂' Ya mana gue tau kalo SD itu sub delegation ya 😏😑 Dong Dia lagi belajar bahasa Indonesia akhir-akhir ini. Kita lagi ngobrolin soal apa gitu yang ujung-ujungnya ngomong khawatir. 'Dont worry about it hun. It's ok it's fine' 'Hemm but worry hun.. I am worry hun..' 'It's ok' 'You dong!' Lahh tadinya agak sendu jadi ngakak kok tiba-tiba ngomong dong sih nih anak. Ini antara beneran dong apa dia tipo maunya nulis dont sih 😭 'Ok, love you' 'Love you love you love you dongku' 😂😂 Mas ...