Skip to main content

Sepatu Winter Pertama

Moscow Dulu, masih sempet pakai sepatu dengan hak 5 cm waktu kerja kantoran. Ya karena harus keliatan formal aja sih, meskipun nggak ada yang ngelarang juga kalau mau sepatu sneakers pun. Toh juga waktu kerja sepatu dilepas dan pakai sendal jepit.  Tapi itu sudah lama sekali. Setelahnya, bertahun-tahun hanya punya 1 sepatu sneakers dan 1 sandal. Sendal jepit punya lah ya, kan hidup di Bali. Salah satu esensial itu. Sebenernya alesannya sederhana, bukan karena nggak mau punya sepatu lebih dari satu tapi lebih ke males harus nyocokin sepatu lagi ke kaki yang belum tentu enak dipakainya.  Sepatu itu adalah hal esensial yang buat gw nggak apa mahal yang penting nyaman. Karena taruhannya di pijakan, dan itu bisa berdampak ke banyak hal kalau salah pilih sepatu. Jalan kaki adalah bagian besar dari hidup gw, jadi punya sepatu nyaman adalah hal yang tidak bisa dinego.  Nah, meskipun gw beberapa kali pernah jalan-jalan saat musim dingin, Moskow ini agak beda. Kalau di Belanda, mes...

The First 365 Days


Dearest husband, 

Hari ini, 365 hari yang lalu, aku tak lagi tanggungjawab ayahku. Namun beralih ketanganmu, suamiku.

Satu tahun pertama, membawa tantangan yang luar biasa edan. Kata orang, tahun pertama adalah tahun yang rawan. Bisa dibilang, tahun penyesuaian.

Makin lama makin banyak sifat yang muncul. Banyak gesekan, banyak selisih paham, banyak perbedaan. Hingga terbesit pertanyaan, Apakah kita bisa bertahan?

Memang benar apa kata orang, pernikahan ibarat kapal ditengah lautan. Kadang badai menerjang, kadang pula lautan tenang. Banyak berselisih paham bukan berarti tak sayang. Semakin lama semakin membuat kita paham. Apa dan bagaimana arti serta kemauan pasangan.

Tak ringan tentu saja. Ibarat kata, ini nano-nano. Rame rasanya. Manis, pedes, asem, gurih, asin, tawa, canda, air mata, semuanya jadi satu. Kompromi menjadi satu hal penting dalam hal ini. Kadang dia yang mengalah, kadang pula aku yang mengalah.

Aku bukanlah istri yang sempurna untukmu sayang. Aku tidak bisa menjanjikanmu kesempurnaan. Aku hanya bisa memberi janji melakukan yang terbaik untuk kita.

Kekuranganmu kelebihanmu adalah kekurangan dan kelebihanku. Terima kasih selalu memberikan yang terbaik bagiku. You are one of the best things in my life.

Selamat satu tahun sayang. Banyak ujian kita lewati bersama di tahun pertama. Kini saatnya kita naik kelas untuk ujian selanjutnya. Aku sayang kamu. I love you

Your wife,
Prisca Lohuis

Comments

  1. halo buk, lama gak mampir wkwkwk
    udah setaun aja nih
    duh nano nano yo
    aku kok jadi pengen
    eh.... amin semoga nyusul...

    ReplyDelete
    Replies
    1. Iya udah setaun aja dan kamu pas bertransisi ke dotcom lol

      Makasi doanya.... aku ga nyuruh kamu cepetan nyusul tp kalo kamu mau nyusul ya bruan gih hahah

      Delete

Post a Comment

Share your thoughts with me here

Popular posts from this blog

Getting my Hands on Film Camera

In attempts to slow_myself_down_away_from_digital_life, I am getting my hands on film camera. Yes, the kind of camera where you need to put the film roll in and then start snapping. If you are lucky, the pictures will turn up good but if not then we let the fate decide. This is not my first rodeo on using film camera, but it definitely is the first ever to buy the film and develop it using my own money. It is not cheap, which I know.  What can I say, it's an expensive hobby.  I used my first film roll to take photos of my favorite people. So it has more human than random pictures. It was on family event. After the last shot, I wanted to develop it before I flew to Bali but they had no lab. Luckily we have the lab in Bali. I developed and scanned the film in Ojisanfilmlab Bali. They're just a google away. They sell the roll as well. I had to tell the TSA to do the hand checking rather putting it through the scanner. They understood.  Cimol hides himself in his favorite sp...

Setelah Schengen Visa Ditolak Jerman

Bentheim Gw tau Jerman tuh emang meticulous banget, tapi gw nggak sangka bakal se- meticulous itu. Kira-kira bulan Maret gw apply Schengen via Jerman. Kenapa via Jerman? Karena Belanda nggak ada slot heheheee. Rencana perginya bulan April kalau nggak salah waktu itu. Karena suami ada libur tapi cuma pendek banget, dan dia pengen banget pulang ke sana, yaudah lah coba aja. Dapet antrian, mana bayarnya 700ribu pula 😅 lalu pergilah gw submit semua dokumen gw.  Gw bukan yang pertama kali mengajukan Schengen, jadi gw udah "tau" harus submit apa aja. Karena sebagai orang yang menikah dengan warga EU, kami berhak untuk tidak menunjukkan buku tabungan (yg penting tabungan pasangan yang EU yg ditampilkan), dll. Dengan ina inu, eh ternyata diminta surat kerja lah, kalau freelancer harus kasih tau bukti kerjaan juga. Gw rasa ribet ya karena nggak formal kerjanya, jadi ya udah gw tulis ibu rumah tangga. Itu juga masih harus bikin surat pernyataan siapa yg membiayai biaya hidup gw kala...

Snailmail

I signed up in an international portal since I was at high school. I was a quiet one, not much talk especially with stranger. But since that day, I feel myself get easier to talk to strangers. In that portal, there are several options why you join there, including 'flirting', that is shown on the optional boxes. And I found something interesting, snailmail. I never heard about this before, but I thought it is like a mail that goes slower because snail always walking so slow. Then someone chatted me and told me that she want to snailmail. I asked her what is that and she said 'it is postcard swapping'.   was taken at Museum Angkut years ago. taken using my old unique phone Wow.. postcard swapping.. my granny and I did it long time ago before mobile phone was invented. Well I mean before we all use mobile phone to connect to each other. I have family in The Netherlands, and we only have a phone, if we call them using home phone it would cost a lot for even few minu...