The First 365 Days

11:37 AM


Dearest husband, 

Hari ini, 365 hari yang lalu, aku tak lagi tanggungjawab ayahku. Namun beralih ketanganmu, suamiku.

Satu tahun pertama, membawa tantangan yang luar biasa edan. Kata orang, tahun pertama adalah tahun yang rawan. Bisa dibilang, tahun penyesuaian.

Makin lama makin banyak sifat yang muncul. Banyak gesekan, banyak selisih paham, banyak perbedaan. Hingga terbesit pertanyaan, Apakah kita bisa bertahan?

Memang benar apa kata orang, pernikahan ibarat kapal ditengah lautan. Kadang badai menerjang, kadang pula lautan tenang. Banyak berselisih paham bukan berarti tak sayang. Semakin lama semakin membuat kita paham. Apa dan bagaimana arti serta kemauan pasangan.

Tak ringan tentu saja. Ibarat kata, ini nano-nano. Rame rasanya. Manis, pedes, asem, gurih, asin, tawa, canda, air mata, semuanya jadi satu. Kompromi menjadi satu hal penting dalam hal ini. Kadang dia yang mengalah, kadang pula aku yang mengalah.

Aku bukanlah istri yang sempurna untukmu sayang. Aku tidak bisa menjanjikanmu kesempurnaan. Aku hanya bisa memberi janji melakukan yang terbaik untuk kita.

Kekuranganmu kelebihanmu adalah kekurangan dan kelebihanku. Terima kasih selalu memberikan yang terbaik bagiku. You are one of the best things in my life.

Selamat satu tahun sayang. Banyak ujian kita lewati bersama di tahun pertama. Kini saatnya kita naik kelas untuk ujian selanjutnya. Aku sayang kamu. I love you

Your wife,
Prisca Lohuis

You Might Also Like

2 komentar

  1. halo buk, lama gak mampir wkwkwk
    udah setaun aja nih
    duh nano nano yo
    aku kok jadi pengen
    eh.... amin semoga nyusul...

    BalasHapus
    Balasan
    1. Iya udah setaun aja dan kamu pas bertransisi ke dotcom lol

      Makasi doanya.... aku ga nyuruh kamu cepetan nyusul tp kalo kamu mau nyusul ya bruan gih hahah

      Hapus

Let me know what you think about mine ~ Share it here