Moscow Dulu, masih sempet pakai sepatu dengan hak 5 cm waktu kerja kantoran. Ya karena harus keliatan formal aja sih, meskipun nggak ada yang ngelarang juga kalau mau sepatu sneakers pun. Toh juga waktu kerja sepatu dilepas dan pakai sendal jepit. Tapi itu sudah lama sekali. Setelahnya, bertahun-tahun hanya punya 1 sepatu sneakers dan 1 sandal. Sendal jepit punya lah ya, kan hidup di Bali. Salah satu esensial itu. Sebenernya alesannya sederhana, bukan karena nggak mau punya sepatu lebih dari satu tapi lebih ke males harus nyocokin sepatu lagi ke kaki yang belum tentu enak dipakainya. Sepatu itu adalah hal esensial yang buat gw nggak apa mahal yang penting nyaman. Karena taruhannya di pijakan, dan itu bisa berdampak ke banyak hal kalau salah pilih sepatu. Jalan kaki adalah bagian besar dari hidup gw, jadi punya sepatu nyaman adalah hal yang tidak bisa dinego. Nah, meskipun gw beberapa kali pernah jalan-jalan saat musim dingin, Moskow ini agak beda. Kalau di Belanda, mes...
Tomorrow is 2016. Time runs so fast. I still remember the first day on 2015, I felt that “Okay.. it gonna be next 12 months”. But time runs so fast. So fast. I felt it’s still January, but yesterday I realize that it is December already. Oh well.. What had happened in 2015? As a life, there are always 2 opposite things. Like happiness and sadness. Like black and white. Like up and down. I felt it much. I remember when I went to Jakarta 2 times in a month. I moved to a new place, a place that wouldn’t be my choice but now I am used to it *unless, someone who always ask me to resign and move back to my lovely place*. First half of year 2015 was great. And next half of year 2015, problems comes one by one. No use to write the problems but yeah problem just a problem. Also I have to wait more… ok.. no problem *it used to be a problem, but now*. I did cried a lot and more often than usual. Just to release the burdens. My mind couldn’t remember a...