Skip to main content

Impulsive Buying?

Satu-satunya sisi impulsifku
Kadang gw mikir, gw ini termasuk impulsive buyer nggak ya?
Satu hal yang bikin kita nggak akan jadi impulsive buyer adalah soal duit. Temen gw pernah nanya apakah gw sering beli-beli barang yang nggak direncanakan gitu. Jujur sih jarang banget sekarang. Dulu bisa aja gw ga ada angin badai tiba-tiba beli HP flip seken karena pengen aja punya, padahal juga nggak dipake 😑 
Sejak beberapa tahun terakhir gw udah mulai nahan diri untuk beli barang tanpa rencana. Biasanya gw tulis barang apa yang pengen atau butuh dibeli, dimasukin ke daftar prioritas berdasarkan list keinginan atau kebutuhan, kemudian direncanakan dan dibeli ketika duitnya udah ngumpul. 
Misal nih, gw butuh sepatu baru warnanya gw pengen putih, kebetulan harganya 600 ribu. Tapi di saat bersamaan gw juga butuh meja kerja yang kebetulan juga harganya 600 ribu. Udah ditulis sejak beberapa bulan lalu dan tinggal eksekusi aja kalau duitnya udah terkumpul. Ternyata saat duit terkumpul, urgensi beli meja …

Senandung Alam Kala Nyepi

Ganesha, my favo dewa. Taken by H.

This year is my first year to experience Nyepi. As we all know, the virus is still going on and we are advised to stay home until further notice. I've been staying home since mid March and doing my work from home. Yes, I am lucky enough to have this chance.

I expected my first Nyepi would be watching Ogoh-ogoh a day before Nyepi but the festival were postponed until August. Yea, so what can we do?

The landlord texted to inform some things related Nyepi, about the do's and dont's. I thought the internet would be turned off but the wifi and my provider didn't turn off the internet. So I was lucky, I can still work and connect to the world lol.


Everything was so quiet. I left my bed at 10 am, took shower, made breakfast then started to read the news and anything to wake my mind up. I started to work a little bit then I heard some noise from the back of the house. I thought people next door were doing something. I walked closer and found out that it was the sound of trees and wind. What a new thing.

When the sun set, it started to get dark. Super dark, really dark that you won't see anything. It felt like seeing something with closed eyes. Bali without nyepi is already dark at night, Bali at night is not my favo. I was inside, did my work. Then my friend texted me, "Checked out the night sky?" OMG yea, I forgot that it had no lights pollution outside. I opened the door, walked a bit to the garden, looked at the sky, and what I did was 😮😮😮😍😍😍😍😍😍😍😍

Sehari setelah Nyepi.

The stars were shining so bright. Not that they usually does not shining bright, but... this is the right moment to enjoy the night sky. I can see the stars, planets even, that clear. The sky was so dark that you don't even want to leave. You wanna stay outdoor and enjoy the night sky. But it was too creepy for me. Apalagi kata orang kalo nyepi tuh leak-leak pada keluar, apa ya nggak serem bayanginnya.

Tabanan

Then I remembered that I put "Enjoying Nyepi in Bali" in my bucket list. I did not even know why I did that. Well, yea to experience new thing I believe. But it was really worth it. Spending Nyepi in Bali is definitely worth it. If you love stargazing, make sure you spend Nyepi in Bali next time. I experienced a really wonderful Nyepi here. Like you connect with the nature. It's amazing. I can still feel the butterflies in my belly thinking about Nyepi 😍

Anyway, one of my bucket list ticked, so 😊 But sorry I can't show you the pictures of the night sky. I have no reliable cam for that haha.

How's your day-X self isolation?

Comments

  1. Beb bali sepi yah sekarang? Katanya hotel-hotel pada gak laku. Lah kasian amat yang kerja di hotel. Pasti pada di rumahin.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Sepi bepppppp. Hotel2 pada tutup semua, nggak yg gede yg kecil pada tutup. pada banting setir semua dah. Toko2 resto2 kafe2 behhh dimana-mana biasanya liat manusia skrg kosong mlompongggg. Bali bener-bener "mati" nggak ada bule yg bs diliat huhuuu

      Delete

Post a Comment

Share your thoughts with me here

Popular posts from this blog

[Piknik] Prambanan lagi

Salah satu pesona Jawa Tengah adalah Candi Prambanan. Saya sudah 3 kali berkunjung ke situs warisan dunia ini. Candi yang terletak di perbatasan Jawa Tengah dan jogja ini selalu menimbulkan kesan mistis bagi saya. Terletak tak jauh dari jalan raya, sehingga mengunjunginya pun sangat mudah. Berbeda dengan Candi Borobudur yang letaknya sangat jauh dari jalan raya besar. 
Ok, menurut saya ada 3 cara menuju candi ini. Menggunakan bus transjogja, taksi, dan kendaraan pribadi. Bagi yang menggunakan transjogja, saya pernah menggunakannya berangkat dari daerah kampus UNY, daerah Depok Sleman. 1 kali transit, 2 kali berganti bus. Dengan harga transjogja yang kala itu, 2014, seharga 3500 rupiah. Tapi sampai saat ini masih sama harganya, menurut info dari teman. Lokasi shelter bis berada agak jauh dari pintu masuk lokasi candi, mungkin kira-kira 500meter sampai 1kilometer. Kalau jalan, menghabiskan waktu sekitar 15-20menit. Bisa juga naik becak untuk opsi yang lain. Lagi-lagi, jangan lupa menaw…

[Book] Dunia Cecilia

'apakah kalian membicarakan hal semacam itu di surga?' 'tapi kami berusaha tidak membicarakannya dekat-dekat Tuhan. ia sangat sensitif terhadap kritik'
Yap, sepenggal dialog antara Cecilia dan malaikat Ariel. Saya mengenal Jostein Gaarder sejak kuliah. Ehhhh 'mengenal' dalam artian kenal bukunya ya, kalo bisa kenal pribadi mah bisa seneng jingkrak-jingkrak hehehe. Jadi karena teman saya mendapat tugas kuliah membaca satu novel filsafat berjudul Dunia Sophie, saya jadi sedikit mengetahui si bapak Gaarder ini. Enak ya tugasnya anak sastra baca novel, tugas anak matematika ya baca sih, tapi pembuktian kalkulus -_-



Dunia Cecilia ini buku pertama Jostein Gaarder yang saya baca, karena buku Dunia Shopie sangatlah berat berdasar review teman saya. Saya sih nggak perlu baca buku itu karena teman saya sudah benar-benar mahir bercerita. Jadilah saya sudah paham bener cerita Dunia Sophie tanpa membacanya.

Novel ini atas rekomendasi teman saya, dia bilang kalau novel ini ri…

Pake Jenius

Beberapa waktu lalu sering liat counter Jenius di Matos, yang lalu kutemui pula di MOG. Anak Malang tau lah dua mall ini. Nah udah cari info sana sini ya, kok kayaknya asik gitu. Jadi memberanikan diri untuk sign up. Apakah perlu kujelaskan fitur dan fungsinya secara mendetail? Karena sudah banyak tercecer informasinya di internet. Nggak ah, gw mau bahas pengalaman gw pake kartu ini selama sebulan ini.

Sign up lah aku di counter MOG (ya gusti kejebak lagi gw pake nambah kartu-kartuan begini). Kemudian, berkatalah mbaknya "Transfer aja mbak satu juta kesini, kita lagi ada promo kalau transaksi pertama kali satu juta akan ada free kartu member starbucks dengan saldo 50ribu. Lumayan lho mbak Starbucks". Gw nggak fanatik Sbucks (cuma kalo harus beli Chai tea selalu kesini). Dan tanpa sadar pun gw transfer sejuta ke akun jenius gw. Because, why not? Lagian juga mindah duit gw sendiri ke rekening yang lain kan? Nggak ilang duit juga.

Jadilah kudapat kartu Jenius beserta k…