Skip to main content

Rambut yang Menyuburkan

Awal bentukan sansiviera gw. Bukan, bukan rambut gw yang subur kok bukan. Rambut gw masih mengalami patah tulang harian, rontok kemana-mana ya tuhan susah bener biar rambut panjang gak rontok. Jadi ceritanya gw punya sansiviera kan, hadiah ulang tahun lalu. Dia mini gitu kan, batangnya banyak banget rimbun. Setelah gw tinggal berminggu-minggu, dia ternyata letoy karena kurang sinar mentari dan air. Hingga batangnya tersisa 4 dan akarnya semi busuk.  Posisi batang sudah mulai tegak Sansiviera ini termasuk tumbuhan yang tahan banting menurut gw. Daripada gw buang, yaudah lah gw tunggu dulu. Gw pindah ke pot, gw pangkas akar busuknya, gw tata lagi. Eh makin lama kok makin lemes yaa batangnya nih. Agak stres juga masa sih mati nih tumbuhan kan gw dapet hadiah.  Lalu, nggak tahu kenapa tiba-tiba gw dapet ilham buat naro rontokan rambut gw di pot. Gw cari dong apa iya sih rambut bisa nyuburin tanaman. Dapet beberapa dari hasil googling, katanya sebagai pengganti urea. Yahhh yaudah lah coba a

Do We Need To Use A Plastic Straw?

 
Both I bought in Bali, the stainless was bought in Menjangan, the bamboo was bought in Little Talks Ubud

As we all know, plastic is one of the best inventions in the world. Unfortunately, this is becoming our main problem now. Too many plastic wastes that threaten the future of this earth. Here I am relying on people who work for biodegradable plastic. I hope that will works.

There are mostly two arguments about the usage of straw. Some people said that they use straw for medical and hygienic reasons. Some of them say they don't need to use the straw. For those who said that they need a straw for the medical reason, I can understand it. I can also understand how people need it for hygienic reason. They don't trust people enough that they clean the glass properly. As well as they might not clean up the spoon, fork, knife, and plate properly.

Everybody has their own reason. The thing is can they replace the plastic straw with something reusable if they can't live without straw?

When we went to Menjangan, this resort provides a very eco-friendly resort with less plastic usage. I don't need to explain how bad the plastic waste recently right? I just want to encourage people to use the reusable straw if they really need the straw. It could be stainless steel straw, could be the one from bamboo (I have them all). One straw cost at least 15k-20k. Such a cheap price for a lifetime straw.

How to clean up the straw? Put a little bit more effort to do that because when you use it for drinking thick yogurt, and not directly wash it, believe me, you will need to put a little bit extra effort to clean up. Could use some hot water or boil the straw, and use the brush for straw (which I just ordered today, cost 15k-40k depend on how beautiful the package is). But this isn't the problem right? You also wash your spoon and fork, then why not with your straw? (I start to imagine bringing my own spoon fork knife to eat in the restaurant 😯).

From the economic perspective, it might bring some lost for entrepreneurs who use plastic as their main sector, but self-awareness is also needed. Aware of how using plastic too much is threatening the world. It is happening now.

Two options: Let your kids suffer in a very bad world in future or try to save it now!

Comments

Popular posts from this blog

Ujian hari senin

Kejadian ini terjadi tepat senin minggu lalu. Baru kali itu aku merasa 'WOW.. ini senin yeay'. Karena biasanya 'haduhh udah senen lagi'. Kebayang kan kalo seneng begitu dihari senen menyambut pagi dan hari itu rasanya langka banget. Otomatis pengennya hari itu berlangsung indah. Jam setengah 9 pagi, seperti biasa ke pantry ambil minum bareng sama temen sebangku. Dia bikin teh, aku nyuci botol sekalian ngisi dong. Seperti biasa juga, kadang aku males sih nyuci botol dengan ritual lengkapnya, akhirnya cuman bilas pake air panas. Ya mungkin nggak sampe 50 ml juga. Dikit banget deh. Temen juga selalu bersihin gitu gelasnya pake air panas. Pic source is here Eh lakok lakok... si bapak pantry yang serem itu tiba-tiba bilang 'Gak bisa ya gak nyuci botol pake air panas? Tiap sore itu banyak komplain gara-gara airnya abis'. Yakaliii air abis tinggal isi aja, ibu yang dulu aja nggak pernah ada komplain. Ya aku bilang lah ini cuman dikit, lagian yang ngelakuin ini

Jumat ceria

Hari ini memang bukan hari jumat, tapi cuman mau bilang aja sih kalo hari yang paling aku tunggu-tunggu itu hari jumat. Why?   Karena jumat itu selalu ceria, kalopun ada meeting besar pasti di hari jumat dan banyak cemilan, orang-orang pada berangkat sholat jumat, yang nasrani juga mengikuti misa di kantor, bisa pake baju bebas dan bebas berekspresi sepuas-puasnya, dan..... bisa video call sepuasnyaaaaaa kapanpun karena dia libur kerja 😍😍 gambarnya lucu 😁  taken from internet

Soal ujian TOPIK vs EPS TOPIK

Setelah membahas perbedaan TOPIK dan EPS TOPIK , kali ini saya akan menulis materi tentang apa saja yg diujikan *agak sedikit detail ya*. Pengalaman mengikuti dan 'membimbing' untuk kedua ujian tersebut, jadi sedikit banyak mengetahui detail soal yg diujikan. Dimulai dari EPS TOPIK. Jika anda adalah warga yg ingin menjadi TKI/TKW di Korea, lulus ujian ini adalah wajib hukumnya. Kebanyakan dari mereka ingin cara singkat karena ingin segera berangkat sehingga menggunakan cara ilegal. Bahkan ada yg lulus tanpa ujian. Bisa saja, tapi di Korea dia mlongo. Untuk soal EPS TOPIK, soal-soal yg keluar adalah materi tentang perpabrikan dan perusahaan semacem palu, obeng, cangkul, cara memupuk, cara memerah susu sapi, cara mengurus asuransi, cara melaporkan majikan yg nggak bener, cara membaca slip gaji, sampai soal kecelakaan kerja. Intinya tentang bagaimana mengetahui hak dan kewajiban bekerja di Korea termasuk printilan yang berhubungan dengan pekerjaan. Karena yang melalui jalur ini