Skip to main content

Boxing!

bisa wrap sendiri setelah 2 bulan Akhirnya gw nggak cuma mendambakan, "Ahh pengen boxing deh" tapi beneran bayar buat boxing. Udah beberapa bulan ngintip instagram tempat boxing deket rumah gw, udah berbulan-bulan disuruh H buat berangkat, akhirnya gw mantapkan hati "Yaudah lah cobain dulu sekali" yang ternyata gratis trial ya. Karena baru pertama kali, ya gw mau coba yang basic aja.  Setelah satu jam, penuh keringat, gw langsung aja "Mas, bayar dong bulanan".  Gw bener-bener orang yang nggak bisa olahraga sendirian. Karena kalo sendirian, gw pasti boongin diri gw sendiri "Ah kan ga ada yang liat, udah ah nggak kuat" konyol. Tapi kalau ada minimal, pelatihnya, kita udah engap pasti mereka teriak-teriak "10 MORE SECONDS! AYO AYO BISA!!!" Kek malu lah kalau nggak lanjut, yekan? Plank dari cuma bisa 10 detik, jadibisa 20 detik, 30 detik, jadi 40 detik, gara-gara "AYO KAK BISAAAAAA!!!" Antara sebel, kesel, tapi ya seneng 😆 Jadi m

Emas Mini : Solusi Investasi Dengan Dana Mini

 

Kenapa judulnya kayak judul lomba blogging ya? 😬
Nggak, ini bukan tulisan untuk lomba ataupun dibayar untuk menulis dari Emas Mini (meskipun gw bakal seneng banget kalo di endorse emas mini sekarung 😛).

Setelah tabungan emas yang gw punya di Pegadaian, bentuknya nggak keliatan kan karena hanya berupa saldo semata. Nah penasaran (meskipun tau kalau 5gram emas pun masih seupil), iseng cobain beli emas mini. Lagi-lagi, siapa lagi kalo bukan si Prisca yang satunya. Prisca itu emang best buddy deh kalo soal investasi. Bangga gw berteman sama dia. Dia selalu pengaruhi gw buat invest. Love you buddy 💓

Jadi disini gw selalu cari cara ya buat investasi apapun tapi yang bisa dimulai dari dana yang minimal. Ya kecuali kalo kamu punya duit satu milyar, trus mau beli sahamnya indomie 1 persen (kalo dapet tuh semilyar 1 persen). Beda cara mainnya bung 😋

Karena seriusan gw penasaran banget sama emas mini, lebih ke penasaran seberapa kecil sih emas ini?? Ku beli lah emas mini 0,2 gram via bukalapak. Kok via online? Kok berani?

Nah begini, emas mini ini punya distributor resmi. Bisa diliat di website mereka ini. Tiap daerah punya distributor masing-masing, dan hanya terbatas (sejauh pemahaman gw). Kalo kuota abis ya nggak bisa jadi distributor. Ok gw ga paham cara kerja mereka, yang jelas, tentunya sebagai distributor mereka juga ambil untung kan? Terserah berapa pun untungnya mereka. Kemudian, emas yang dijual berupa 0,1 gram; 0,2 gram; 0,4 gram; 1gram. Aneh juga menurut gw kenapa nggak jual 0,5gram.

Jadi kenapa gw berani beli online? Karena udah gw cek dulu nama distributornya, resmi apa nggak dari website Emas Mini itu tadi. 

 

Harganya gimana? Harganya murah kalau kecil, tapi seperti biasa dong. Kalo beli semakin gede gramnya ya semakin murah. Ibarat beli gula setengah kilo harga 5 ribu, beli gula sekilo cuman 7ribu. Ya mirip gitu lah namanya juga dagang kan. Secara otomatis harganya ngikut harga emas harian. Nah pertama kali beli itu 0,2 gram seharga 160ribu (ongkir 20ribu lol). Itu harga termurah banget saat itu (sebulan lalu sih). Jadi kalo pengen beli cuma 0,2gram, pertimbangkan ongkir juga. Ajak join temen ato siapapun yang mau beli biar bisa bagi ongkir lol. ((Tapi abis gw beli emas mini 160 ribu itu, besoknya gw beli celana jeans sama rok 160ribu juga 😓)).

Oh iya, emas akan datang bersamaan dengan kartu nama distributor, bukti pembelian dan sertifikat emas asli. Menurut gw sih, si bungkus mini isi sertifikat ini nggak perlu kan dibuka segelnya kecuali kalo kamu beli emas mini buat pengganti earings kamu aja 😜 Nah kan kalo 0,2 gram terlalu kecil, bisa buat apa? Bisa buat gantungan kalung kamu, giwang atau mending nggak usah dibuka deh ya karena akumulasi dari emas mini tadi bisa ditukar jadi satu nominal emas yang lebih besar. Misal gw punya emas mini 0,2 gram ini sebanyak 5 lembar, berarti gw bisa tukerin emas ini jadi 1 gram (dg mengganti biaya sertifikat sebesar 10ribu). Enak kan? Semacem kamu punya receh 200an sebanyak 10 koin, trus ditukerin ke Indomart jadi selembar 2000 rupiah. Win win solution bukan?

Jadi bayangkan, kalian punya emas mini sekotak banroll nya si Kaesang? Hemmm

Tapi inget ya, ini investasi. Jadi jangan harap nilainya bakal berubah drastis dalam satu tahun. Ya berubah sih nilai emas sih berubah selalu setidaknya 80-100ribu pertahunnya. Tapi kan investasi ini eh. Misal aja bikin emas mini ini diinvestasikan untuk pendidikan anak masuk SMP 12 tahun lagi. Udah krasa lah ya bedanya ya.

Jadi siapa bilang investasi itu mahal? Anak sekolahan aja juga bisa mulai investasi kalau begini kan 😊

Comments

  1. Yaolo, blog anda kali ini sangat berpaedah sekali....

    Besok ah coba-coba beli. Bentar, gw congkel dulu celengannya si Keenan

    Wkwwkwkwk

    ReplyDelete
    Replies
    1. Udah persuasif belom gw? haha

      ntar jgn lupa abis congkel tabungan Keenan, bagi2 ya 0,2gram nya :P

      Delete
  2. OMG ini lucu banget, baru tau ada emas mini seunyu ini! Seperti nya cocok buat kode ke teman-teman sebagai hadiah lahiran anak gua KWKKKKWKW

    ReplyDelete
    Replies
    1. HUAHHAHAHAHAHHAHAHAH kok aku nda kepikiran bisa buat ngode kado lairan ya??? HAHAHHAHAHA ide bagus tuh :D

      Delete
  3. gara gara gua kebanyakan hidup di dalam GOA.... saya jadi baru tahu kalau ada Mas MINI, sebab selama ini saya cuma tau dengan Mas Bambang Doang...hahahaha....

    ReplyDelete
    Replies
    1. Mas Bambang kaka pertamanya mas mini :P
      buru beli masmini nya trus taro di Goa biar beranak LOL

      Delete
  4. Wahhh menarik

    Udah lama banget kepikiran buat investasi duit jajan yang nggak seberapa ini itung-itung tabungan masa depan, eh tapi kalau disimpen dalam bentuk duit selalu aja abis kepake wkwkkw

    Maybe this is my solution waaahh waaahhh

    ReplyDelete
    Replies
    1. hahhaha jangan pernah nyimpen tabungan bentuk duit. banyak abisnya haha kecuali kl disimpen dlm bentuk tabungan ala mapan dg tujuan tertentu :D

      yuk buru diborong emasmininya. sapa tau 5 taun lagi bisa buat beli kos2an haha

      Delete

Post a Comment

Share your thoughts with me here

Popular posts from this blog

[Book] Dunia Cecilia

'apakah kalian membicarakan hal semacam itu di surga?' 'tapi kami berusaha tidak membicarakannya dekat-dekat Tuhan. ia sangat sensitif terhadap kritik' Yap, sepenggal dialog antara Cecilia dan malaikat Ariel. Saya mengenal Jostein Gaarder sejak kuliah. Ehhhh 'mengenal' dalam artian kenal bukunya ya, kalo bisa kenal pribadi mah bisa seneng jingkrak-jingkrak hehehe. Jadi karena teman saya mendapat tugas kuliah membaca satu novel filsafat berjudul Dunia Sophie, saya jadi sedikit mengetahui si bapak Gaarder ini. Enak ya tugasnya anak sastra baca novel, tugas anak matematika ya baca sih, tapi pembuktian kalkulus -_- Dunia Cecilia ini buku pertama Jostein Gaarder yang saya baca, karena buku Dunia Shopie sangatlah berat berdasar review teman saya. Saya sih nggak perlu baca buku itu karena teman saya sudah benar-benar mahir bercerita. Jadilah saya sudah paham bener cerita Dunia Sophie tanpa membacanya. Novel ini atas rekomendasi teman saya, dia bilang kala

I Thought I Hate People, but...

Sanur ... but I actually don't! That I realized when I had dinner with H and he asked me, "Do you think she's married? The seller, she looks young but not too young."  So I said, "Uhmm I don't know and I don't care."  He then said again, "Yea I know, but I am curious about people. I am curious about what they're doing in life." That's when it came to my mind, "Wait a minute! I am also curious about people, but not their personal life like marital status, how many kids they have, what religion they believe in. I am curious about what they think about things! Ah that's why I love talking to people, no matter how introvert I am but talking to people still excites me." Then we finished our big nasi goreng together.  Looking back at it, I never really like people randomly talking to me when I was in the zone... Like zoning in and out talking to myself. But actually no, maybe it was only that we didn't sync so I went &qu

[Piknik] Prambanan lagi

Salah satu pesona Jawa Tengah adalah Candi Prambanan. Saya sudah 3 kali berkunjung ke situs warisan dunia ini. Candi yang terletak di perbatasan Jawa Tengah dan jogja ini selalu menimbulkan kesan mistis bagi saya. Terletak tak jauh dari jalan raya, sehingga mengunjunginya pun sangat mudah. Berbeda dengan Candi Borobudur yang letaknya sangat jauh dari jalan raya besar.  Ok, menurut saya ada 3 cara menuju candi ini. Menggunakan bus transjogja, taksi, dan kendaraan pribadi. Bagi yang menggunakan transjogja, saya pernah menggunakannya berangkat dari daerah kampus UNY, daerah Depok Sleman. 1 kali transit, 2 kali berganti bus. Dengan harga transjogja yang kala itu, 2014, seharga 3500 rupiah. Tapi sampai saat ini masih sama harganya, menurut info dari teman. Lokasi shelter bis berada agak jauh dari pintu masuk lokasi candi, mungkin kira-kira 500meter sampai 1kilometer. Kalau jalan, menghabiskan waktu sekitar 15-20menit. Bisa juga naik becak untuk opsi yang lain. Lagi-lagi, jangan lupa men