Moscow Dulu, masih sempet pakai sepatu dengan hak 5 cm waktu kerja kantoran. Ya karena harus keliatan formal aja sih, meskipun nggak ada yang ngelarang juga kalau mau sepatu sneakers pun. Toh juga waktu kerja sepatu dilepas dan pakai sendal jepit. Tapi itu sudah lama sekali. Setelahnya, bertahun-tahun hanya punya 1 sepatu sneakers dan 1 sandal. Sendal jepit punya lah ya, kan hidup di Bali. Salah satu esensial itu. Sebenernya alesannya sederhana, bukan karena nggak mau punya sepatu lebih dari satu tapi lebih ke males harus nyocokin sepatu lagi ke kaki yang belum tentu enak dipakainya. Sepatu itu adalah hal esensial yang buat gw nggak apa mahal yang penting nyaman. Karena taruhannya di pijakan, dan itu bisa berdampak ke banyak hal kalau salah pilih sepatu. Jalan kaki adalah bagian besar dari hidup gw, jadi punya sepatu nyaman adalah hal yang tidak bisa dinego. Nah, meskipun gw beberapa kali pernah jalan-jalan saat musim dingin, Moskow ini agak beda. Kalau di Belanda, mes...
8 March, I told my supervisor that I am going to resign
Agak kasian sama penerusnya, karena emang baru 2 minggu kerja eh langsung ditinggal. Yaudah deh pokoknya udah diajari poin-poinnya. Tinggal dia aja nerusin.
Jam 5 kurang dikit, saya kirim email perpisahan ke semua user saya. Ke semua anak-anak saya yang ada di Thailand, India, Bangladesh. Terutama sih Thailand, itu bener-bener baru lair saya yang handle sampe hari kamis kemarin. Rasanya berat banget. But yeah...
Dear Colleagues,
This is my last day here. I would like to say billion of thanks for every chances, opportunity, supports, for every efforts while we are working together. It was so great to work with you all. Thank you for trusting me, thank you for the surprises (no days without surprises from you guys), thank you for every laugh, thank you for treat me good as your own friend, thank you for make my days, thank you for the lessons (I've learn a lot from you all), thank you for the days we've been through together, thank you for everything.
We all share good and bad things together. I do apologize for every mistakes that I made. I am sure I made a lot.
Good luck for you all. Let's keep in touch,
Prisca
Jam lima lebih dikit, kita foto-foto, skalian dikasih hadiah perpisahan gitu lah. Saya berusaha nggak nangis tapi ternyata banjiiiirrrrrrrr. Nggak kuat, banjir deh. Mewek maksimal sampe nggak bisa ngomong. Saya yakin saya orang paling cengeng pas perpisahan ini. So emotionally, sampe diketawain HJ. Dikiranya nangis kenapa hahahha
dua cece yang membantu dari awal, bener-bener belajar dari bayi sama dua cece ini. Yang satunya ngajarin dasarnya, yang satunya temen sekomplotan se tim dan juga belajar banyak dari dia. Komplotan makan sianggggg
Yang bikin berat yaaaa.... I've found new friends here. Bener-bener temen-temen baek yang melindungi, mendorong ke hal positif, bener-bener baek deh pokoknya. Sampe ada seorang temen bilang, 'Aku pulang duluan, aku nggak mau nganter kamu pergi. Males aku. Aku nggak tega dan aku nggak mau. Kamu temen baikku dan aku nggak rela liat kamu pergi". Beneran dia pulang, nggak ikutan foto-foto.


Januar si 'baby sitter' pengganti yang aku titipin anak-anak yang lucu imut-imut
I am blessed. I am loved. And I am so lucky. This is what you get when you do everything with heart 💙






huwaaa.
ReplyDeletesedih ya mbak....
aku juga inget kurang dua bulan lagi resign
bakal banjir air mata sama anak2 -_-
Hayooo... Mau pindah ke filipin yaaaa 😋
DeleteFarewell emg gak mengasyikkan 😢
You're so blessed, sepertinya satu kantor sayang ya sama kamu :')
ReplyDeleteIya mbak, I am happy that I am blessed and am loved ❤️ Yang artinya aku pnya ruang dihati mereka 😁
DeleteGw malah awal maret kemaret baru pindah kantor baru, hahahaha
ReplyDeleteI need new challenge !
Haha selamatttt! Piye? Enak kantor baru? Tantangannya gmn? Asyique?
Deletegaweane akeh bgt, hahaha
Delete