Skip to main content

Tiga bulan pertama hidup di luar Indonesia

Gw kira rasanya akan sama aja. Ada rasa kangen ya wajar karena jauh dari tempat yang selama ini kita sebut familiar. Tapi ternyata ada rasa rindu yang pukulannya berbeda.  Di kasus gw, gw cuma kenal satu orang Indonesia. Beliau bilang kalau mau temen jalan-jalan bisa lah berkabar biar jalan bareng. Tapi karena gw ada kerja dari senin-jumat, sedangkan beliau nggak, jadinya waktu kami seringkali nggak pas. Sedangkan di akhir pekan, gw habiskan bersama suami.  Bulan pertama masih terasa integrasi. Berusaha mengenal supermarket mana yang jual apa. Cari ini itu di mana. Menghafal jalur transportasi umum. Mengenal, membaca dan memahami nama daerah atau tempat dari huruf cyrilic-nya untuk sekedar "kalau nyasar, bisa kasih tau suami lagi ada di mana" karena seringkali online maps dihambat pemerintah.  Bulan kedua sudah mulai mengenal banyak hal. Sudah punya kartu atm untuk pembayaran. Visa panjang juga sudah di tangan. Mulai berhati-hati dengan banyak hal, mana yang boleh mana ya...

Sang legendaris, Valentino Rossi

Siapa ya tidak tahu Valentino Rossi?? Meskipun bukan penggemar Moto GP, tapi akuyakin banyak yang mengetahui Valentino Rossi meskipun tak mengetahui detailnya. Mamaku meskipun tidak begitu menyukai balapan Moto GP, tapi mama tahu tentang Rossi. Apalagi aku yang penggemar Moto GP sejak SMP sampai sekarang.

Rossi sang legendaris, itulah yang biasa kusebut jika berhubungan dengan dirinya. Meskipun aku bukan big fans dari Rossi, tapi aku menaruh respect yang dalam kepadanya. Aku sempat menjadi saksi saat Rossi berkali-berkali menjadi juara dunia, saat itu masih kecil. Rossi masih berlangganan menjadi juara dunia. Rossi saat itupun masih muda, masih memiliki kekuatan jiwa muda. sangat mudah baginya untuk menjadi nomer satu kala itu. Sekarang, Rossi sudah semakin berumur. Mempunyai banyak pesaing baru setiap waktunya, tapi hal itu tidak menurunkan semangatnya dan tidak mengurangi kharismanya.



 Saat ini, pembalap yang sedang naik daun dengan keberaniannya di race moto GP yang juga menyandang gelar juara dunia ke 2 kalinya, Marc Marques,  menjaid pembalap yang tidak tertandingi musim ini. Musim ini dia merebut 10 kali berturut-turut di podium, dan juga di beberapa race yang tersisa sudah dinyatakan sebagai juara dunia kedua kalinya. Dia memang tangguh, berani mengambil resiko memang. Dan juga memecahkan rekor dunia dengan menjadi juara dunia diusia termuda, 21 tahun.

Race tanggal 19 Oktober 2014 di Autralia lalu, Marc MArques keluar lintasan (maksudnya "ndelosor"). Hal ini jelas tidak mempengaruhi hasilnya dalam pertandingan karena dia telah dinyatakan sebagai juara dunia di race Jepang kemarin (walau hanya di podium 2). Yang merebut nomor 1 podium adalah Valentino Rossi. Ini adalah podium kedua Rossi musim ini (juara 1). Hanya berpengaruh sedikit untuk perolehan nilai Rossi, namun disana banyak hal terlihat yang menyatakan bahwa Rossi memang bukan pembalap biasa. Dia adalah legenda. Legenda dunia Moto GP. Setelah Rossi mendapatkan podium 1, banyak fans yang mendatanginya. dalam setiap race, selalu terlihat banyak fans menggunakan atribut kuning yang menunjukkan bahwa mereka mencintai sang legenda.

Rossi bukan manusia biasa. Dia adalah legenda. He is a legend. Hal ini menunjukkan bahwa siapapun yang benar-benar berusaha keras dan mencapai prestasi yang sangat membanggakan akan selalu memiliki tempat khusus di hati orang-orang yang mencintainya meskipun banyak orang baru yang lebih darinya. such a charismatic person...

Comments

Popular posts from this blog

Jangan minta oleh-oleh!

    Taken from internet Pernah nggak kalau kita mau bepergian, trus orang-orang pada bilang 'Jangan lupa oleh-olehnya ya' ? Pasti pernah dong ya... Yang jelas saya nggak pernah ngerti kenapa orang sering meminta sesuatu ketika kita pergi somewhere. Dulu waktu kecil juga saya suka bilang begitu. Siapa yang pergi kemana pasti deh 'jangan lupa oleh-olehnya ya om, tante pakdhe, budhe, mas, mbak'. Tapi lama kelamaan saya mikir 'saya cuman ngomong aja tanpa niat minta oleh-oleh', kecuali kalo memang kita menitipkan hal itu karena memang hanya ada ditempat yang akan dikunjungi orang tersebut, misal buku. Pernah nitip beliin buku di Korea karena emang adanya disana. Jadi esensinya oleh-oleh itu apa? Saya juga kurang tau soalnya udah nggak pernah lagi minta dibawain oleh-oleh. HJ pulang ke Belanda sana saya cuma minta beliin buku. Itupun nggak dibeliin gara-gara bukunya nggak bagus kata dia. Oleh-oleh pun ada yang sekedar apa adanya karena emang adanya begitu...

Jumat ceria

Hari ini memang bukan hari jumat, tapi cuman mau bilang aja sih kalo hari yang paling aku tunggu-tunggu itu hari jumat. Why?   Karena jumat itu selalu ceria, kalopun ada meeting besar pasti di hari jumat dan banyak cemilan, orang-orang pada berangkat sholat jumat, yang nasrani juga mengikuti misa di kantor, bisa pake baju bebas dan bebas berekspresi sepuas-puasnya, dan..... bisa video call sepuasnyaaaaaa kapanpun karena dia libur kerja 😍😍 gambarnya lucu 😁  taken from internet

Fire in the Building

Who would have thought that I  experienced fire in the building.  This is my first time living in an appartement. Of course I never chose appartement when living in Indonesia because it’s a real high risk when the earthquake happen. But here we are placed in an appartement. What got me relieved the first time that we are in the lowest floor so if something happen we will be quickly evacuated.  That’s what I thought.  Until it really happened.  We slept around midnight and abruptly woken up by the noise outside. I thought it was the drunk people just got back from night club or the restaurant next door was doing some deep cleaning. So loud that I had to wake up. My husband peeked outside and immediately said “fire brigade outside, you wait here!” I was just “am I dreaming or what?” I put on clothes, checked outside and saw a few of fire trucks. I checked the other side of the appartement and saw a few of police cars and ambulances.  “Oh no, something serious...