Skip to main content

Posts

Showing posts with the label nusa tenggara barat

Sepatu Winter Pertama

Moscow Dulu, masih sempet pakai sepatu dengan hak 5 cm waktu kerja kantoran. Ya karena harus keliatan formal aja sih, meskipun nggak ada yang ngelarang juga kalau mau sepatu sneakers pun. Toh juga waktu kerja sepatu dilepas dan pakai sendal jepit.  Tapi itu sudah lama sekali. Setelahnya, bertahun-tahun hanya punya 1 sepatu sneakers dan 1 sandal. Sendal jepit punya lah ya, kan hidup di Bali. Salah satu esensial itu. Sebenernya alesannya sederhana, bukan karena nggak mau punya sepatu lebih dari satu tapi lebih ke males harus nyocokin sepatu lagi ke kaki yang belum tentu enak dipakainya.  Sepatu itu adalah hal esensial yang buat gw nggak apa mahal yang penting nyaman. Karena taruhannya di pijakan, dan itu bisa berdampak ke banyak hal kalau salah pilih sepatu. Jalan kaki adalah bagian besar dari hidup gw, jadi punya sepatu nyaman adalah hal yang tidak bisa dinego.  Nah, meskipun gw beberapa kali pernah jalan-jalan saat musim dingin, Moskow ini agak beda. Kalau di Belanda, mes...

[Piknik] Menjaga Tradisi Desa Sade

Yang kebayang kalau main ke Lombok pertama kali itu pokoknya harus ke Desa Sade. Nggak boleh nggak. Dan keturutan. Pertama kali ke Lombok, aku ke Desa Sade , bareng sama newlywed dan Desi. Nah kedua kalinya ke Lombok, main lagi ke Desa Sade bareng sama HJ. Kali ini kita didampingi guide asli orang Sade. Yup, ada enaknya juga sih ditemenin guide jadi bisa nanya nanya ni itu sama guidenya. Setibanya kita langsung aja disambut guide sana. Oke berarti rute yang akan dijalani ini bakalan beda sama rute yang pertama. Mulailah bapak guide ini menjelaskan jumlah orang yang tinggal disana, ada sekitar 100 sekian orang yang tinggal disana. Dan tentunya mereka semua adalah keluarga, bahkan menikah pun harus dengan orang satu desa yang artinya itu menikah dengan keluarga sendiri. Lah nggak inses kah? Nggak tuh. Nggak tau kenapa nggak ada yang inses dan semuanya baek-baek aja. Nikah juga usia 17an udah mulai dinikahin. Karena penasaran, kan bapaknya ini bisa berbahasa Inggris ya dikit-dik...

Melewati Pusuk Pass, Lombok

Kembali ke Pulau Lombok setelah dari Gili Air, kita pun 'turun' gunung menuju daerah selatan. Kita pun melewati Pusuk Pass atau orang suka bilang monkey forest. Tadinya sih dikira kayak kita masuk hutan trus yang banyak monyetnya, tapi ternyata jalanan pinggir tebing yang ada banyak monyet main-main disana. Sama persis kayak jalanan kearah rumah nenek. sampahnya nggak seharusnya disitu ya? Berhentilah kita disana. Takutnya monyetnya kayak yang di Bali itu, yang suka nyuri, eh ternyata nggak sih. Monyetnya anteng diem, makan mulu. Salah satu kesalahan pengunjung adalah memberikan makanan ke si monyet-monyet. Nggak apa sih kasih makan tapi plastiknya ya jangan dibuang disana juga lah. Sebenernya bukan dibuang disana sih, tapi monyetnya aja yang narik ngambil plastik makanan disana. Jadilah disitu kotor semua gara-gara plastik sisa makanan tadi. Eh namanya monyet ya masa iya bisa dikasih tau, 'hey monyet jangan buang sampah sembarangan!', kan ya nggak mun...

[Piknik] Segerin diri di Pantai Seger, Mandalika

Pernah denger cerita soal Putri Mandalika nggak? Kalo udah, berarti wawasannya luas. Kalo belom berarti nggak doyan baca 😋 Sini sini merapat tak ceritain singkatnya yaaaa... Konon katanya, Putri Mandalika ini orangnya cuantikk dan baek hati. Yakali yaaaa kalo putri-putri di legenda kebanyakan kayak gitu deh karakternya. Terus si putri cantik ini saking baeknya, disukai semua orang. Nah kalo udah disukai semua orang, nasibnya gimana hayo???? Ya disuruh milih suami sama bapaknya. Soalnya banyak pangeran yang mau jadi suaminya. heeemm interesting. Seandainya kita juga direbutin banyak orang kayak gitu ya hahaa gapapa ya meskipun dari belakang, gara-gara salah arah Karena ini mitos dan karena dia bijak, akhirnya dia bilang ke bapaknya kalo nggak mau milih salah satu buat dijadiin suami karena dia dan tubuhnya adalah milik orang Mandalika. Satu untuk semuaaaaaa. Jargon tipi ini mah Kemudian si putri nyemplungin dirinya ke laut. Dan bilang, 'karena aku untuk rakyatku, jad...

[Piknik] Walking Around The Island

Sorenya kita jalan-jalan. Hari pertama kita jalan-jalan sore. Mengingat maghrib di pulau kecil ini juga jam setengah 7 malem, jadilah kita masih punya banyak waktu buat jalan-jalan sore. Kita jalan menyusuri pinggiran pulau ini. Nggak semuanya kok, Cuma seperempatnya aja. Dari situ aku yakin kalo ini emang krasa hawaian *ngeyel sok sok tau hawai padahal belom pernah ke hawai*   everyone wish the same as mine? Aku tau mereka ramah ya dari jalan-jalan ini. Dan tentunya setelah tinggal beberapa hari disana haha. Banyak lho yang nawarin happy hour begitu. Wes apa aja lah ditawarin. HJ tertarik? Iya tertarik belok kalo ada display seafood. Itu happy hournya dia deh, seafood.    nemu kucing mabok Trus banyak kan ya tulisan happy mushroom begitu, karena aku penasaran, ya aku tanya lah ke HJ apa sih happy mushroom itu. Yaelahhh itu mah drugs dll. Nah yang jadi pertanyaanku, kok bisa drug dan sejenisnya masuk sini ya? Darimana cobak? Aku masih penasaran ...

[Piknik] Welcome Gili Air

Congratulation! Fresh Oxygen Fresh Oxygen Fresh Oxygen Iya, kita sedang berada di Gili Air yang absolutely no motorcycles, no cars and any other motorized vehicle! Congratulation!!!! Ceritanya, sebelum kita memasok oksigen terbersih di dunia ini, kita harus nyebrang menuju Gili Air menggunakan kapal. Ya iyalah kapal, nggak mungkin juga kan pake pesawat ato kereta. Rencana awal kita mau nyebrang pake slow boat yang 15ribuan. Eh ternyata katanya ombaknya gede jadinya mereka nggak beroperasi. Terpaksa harus speed boat. Yayaya speed boat itu bisa diisi 10-12 orang gitu, tapi yang nganter kita maksa buat nyebrang privat aja. Baru pertama kali ya, akhirnya yaudah deh nurut. Ntah ini terlalu bego apa gimana tapi yawes lah udah terlanjur juga. 350ribu deh. Nyebrang juga cuman 15 menit tapi udah cukup bikin perut kemrucuk. Itu mah emang laper . Akhirnya kita menjejakkan kaki di Gili Air. Pertama kali kaki menjejak disana saya langsung mikir ‘Ini masih di Indonesia kan...