Gw kira rasanya akan sama aja. Ada rasa kangen ya wajar karena jauh dari tempat yang selama ini kita sebut familiar. Tapi ternyata ada rasa rindu yang pukulannya berbeda. Di kasus gw, gw cuma kenal satu orang Indonesia. Beliau bilang kalau mau temen jalan-jalan bisa lah berkabar biar jalan bareng. Tapi karena gw ada kerja dari senin-jumat, sedangkan beliau nggak, jadinya waktu kami seringkali nggak pas. Sedangkan di akhir pekan, gw habiskan bersama suami. Bulan pertama masih terasa integrasi. Berusaha mengenal supermarket mana yang jual apa. Cari ini itu di mana. Menghafal jalur transportasi umum. Mengenal, membaca dan memahami nama daerah atau tempat dari huruf cyrilic-nya untuk sekedar "kalau nyasar, bisa kasih tau suami lagi ada di mana" karena seringkali online maps dihambat pemerintah. Bulan kedua sudah mulai mengenal banyak hal. Sudah punya kartu atm untuk pembayaran. Visa panjang juga sudah di tangan. Mulai berhati-hati dengan banyak hal, mana yang boleh mana ya...
There's always room for agree to disagree, different opinions, bad times, rough times, pains, and any other unpleasure times. But there are always more and more space for pleasurable times.
I am grateful for what we have now. Nothing can beat it.
Dear husband, thank you for staying with me with all of my stubbornness and cuteness (for sure), through all of these ups and downs. I know it is not easy but you always surprise me in an unimaginable way.
Dear myself, thank you for always trying harder and not giving up easily to make it work. I know you can do it. You're a tough one.
Dear us, let's make it work for many years to come. Let's grow old together and talk about sex we had, foods we ate, and times we've been through together.
I love you 💕
Selamat mba sudah sampai ke tahun ke-3 semoga selalu bersama hingga akhir
ReplyDeleteAwww aminnn terima kasih doanya :)
DeleteHai kakakkk
ReplyDeleteSelamat yahhh. Semoga langgeng, cepet dikasih momongan, dan hidup bahagia tanpa ada haters dan pelakor...
aminnnnn amin amin amiiinnnnnn
Deletesemogaa langeng terus yaaa mbak, saya yg belum nikah juga bisa ngebayangin gimana ribetnya menyatukan 2 kepala yg isisnya beda. pernikahan memangmmemang
ReplyDeletehehehehe terima kasih yaa mas. Nikah emang nggak cuma enak2 aja hahahah
Delete