Skip to main content

Taking a Train from Moscow City to Yaroslavky

walking to the wagon We chose deliberately in the winter to travel from Moscow to Yaroslavsky. In my defense, we kinda had to use the holiday a little bit. If we're waiting for the good weather, it probably not gonna happen for 3 months and then nothing again. So this trip was taken on February 2026. So we've decided to take a few days off going from Moscow to half of the golden ring. The name ring, means literally ring. Refers to a few cities that used to be very important in the past. Starting from Moscow city (where which we're coming from, technically). I have to mention the cities here anyway; Sergiyev Posad, Pereslavl Zalessky, Rostov Veliky, Yaroslavl, Kostroma, Ivanovo, Vladimir, and Suzdal. there will be info about the train  We took the train trip from Moscow. I would say it's the "normal type" of train. So we sat next to each other. Two seaters next to each other. I think my husband took the non-economy one. He booked the train from the app, tutu. T...

Mendaftar Pelatihan di Prakerja

Sanur

Jadi dulu program ini diluncurkan pemerintah untuk kasih insentif orang yang di PHK atau tidak bekerja pas pandemi. Jadi ya gw tentu saja nggak punya hak tho. Sebagai orang yang nggak punya hak, ya gw nggak ikutan lah. Trus temen gw beberapa bulan lalu bilang, ikut aja soalnya ini buat yg kerja yg mau nunjang skill juga lho. 

"Hah masa sih?"

Yaudah pas liat oh ya bener juga, jadi gw daftar. Daftar pertama di gelombang 20 nggak lolos. Trus ya udah patah hati dah lah gausah daftar. Eh tiba-tiba minggu lalu temen gw lolos gelombang berapa gitu, lalu bilang kalau gelombang 29 udah buka. Yaudah deh ikutan aja. Eh lolos dong.

Pembukaan gelombang ini termasuk cepet. Hampir tiap minggu selalu ada gelombang baru yang dibuka. Jadi daftar di gelombangnya itu selama 3 harian, pengumumannya 3 hari kemudian, lalu 3 hari kemudian udah bukaan baru. Bener-bener cepet banget.

Nah temen gw yang lagi S2 nggak bisa ikutan padahal dia juga kerja sebagai pengajar. Alasannya KTP sudah terdaftar di kemendiknas atau mana gitu. Jadi ini bisanya untuk pekerja ya, bukan pelajar.

Jadi yang perlu dilakuin adalah mendaftar di prakerja.go.id. Trus ikutin aja disuruh ngapain yaudah ikut aja. Setelah daftar ada soal yang harus diselesaikan. Kayaknya sih soal psikotes sederhana gitu, lupa gw. Ini cuma sekali aja sih. 

Kemudian ketika gw daftar gelombang 29, gw harus foto KTP dan selfie. Foto KTP ini agak susah-susah gampang karena nggak boleh lebih dari 2 MB dan harus langsung on the spot, jadi nggak bisa ambil dari galeri. Akhirnya diakalin pake nurunin kapasitas kamera, baru bisa setelah ntah berapa kali percobaan. Lalu diikuti dengan selfie. Setelah selesai tinggal tunggu aja 2 atau 3 hari sampai pengumuman ditutup dan kita dinyatakan lolos apa nggak. 

Setelah 3 hari gw dinyatakan lolos. 

sisa saldo pelatihan gw

Gw dapet saldo pelatihan satu juta rupiah. Saldo ini nggak bisa diuangkan jadi harus dipake buat pelatihan. Gw ambil yang pertama pelatihan soal mengatur keuangan. Ini bener-bener nggak bertele-tele. Bagus banget pelatihannya. Jadi kursus 6 jam selesai dalam waktu singkat karena bisa gw sambi ngapa-ngapain juga. Tiap selesai satu sub-bab ada ujiannya. 

Nah setelah menyelesaikan kursus, kita akan mendapatkan sertifikat maksimal 2x24 jam. Kalau belum dapat langsung lapor aja. Setelah sertifikat masuk, dalam waktu 1x24 jam kita harus memberi ulasan kursus tersebut. Karena kita perlu mengulas agar jadwal insentif kita turun. 

Setelah gw tunggu 2x24 jam, ternyata gw nggak dapet. Jadi gw mengadukan ini dan segera setelah lapor langsung dapat email untuk mengulas kursus. Begitu gw klik submit ulasan, jadwal insentif langsung keluar. 

jadwal insentif

Insentif ini keluar sebesar 600ribu, selama 4 bulan berturut-turut. Btw insentif ini keluar cuma beberapa hari setelah kita ulas pelatihannya.

Apakah kita bener-bener berhak mendapat insentif ini saat posisi kita sudah kerja? Ya kenapa nggak? Daripada duitnya dikorupsi pejabat, mending dikasih ke rakyatnya berupa bentuk pelatihan. Mana beneran lagi dapet pelatihan yang nggak ecek-ecek. Gw udah ngincer pelatihan kedua gw karena gw masih punya saldo pelatihan. Sayang kalo nggak dipake.

Insentif ini nggak akan keluar kalau kita belum selesaikan pelatihan sampai batas waktu yang sudah ditentukan. Jadi ya setelah beli pelatihan, ya harus diselesaikan lah. Mana kan pelatihan-pelatihan itu harganya biasanya di luaran nggak murah ya. Jadi ini bener-bener bagus banget programnya. 

Jadi gimana? Kalian udah ikutan pelatihan prakerja belum? 

Comments

Popular posts from this blog

Surviving -20 Celcius in Moscow

frozen lake in Moscow I'd say surviving because I am a tropical girl coming from 30-35 degree Celcius. So yes, this is about surviving such differences in temperature. I spent my whole life in a tropical country then I have to be in a -20 celcius, not an easy situation.  Obviously, I came prepared. I have been in a 0 celcius and learned that double triple layering is the right answer. Moscow has heater that runs nonstop since the beginning of (probably, I dont remember) November until early May. So you technically can not turn it off or on. Many days it gets too hot inside. Going to the mall in Moscow got me super sleepy and tired because it feels most of the time like in Sauna. So, double triple layering in Moscow is the right thing to do.  November temperature usually started to feel chilly, still not lower than 0. December will get colder can be minus. But January and February are the coldest season. This year dropped to -20 (that I can remember). The average temperature wa...

Happiness is ...

Few days ago I met new friends. They are friends of my friend. I helped them for their competition. It's good to know them since the way they think about something is unique and quite close to mine. Until one of them ask me : 'What is happiness for you?' I told them that for me happiness is when I stop compare myself with others and not being compared with anybody else (well, you can compare me with others but don't tell me if you do haha!). I used to compare myself with people. For following their success path might be ok, but for having the same life as theirs who seen successful and happy, I don't think so. So I stop to compare myself with others and it make me feel enough. I feel more relax, since I don't have to pretend or to be somebody else. I feel more 'me' because I only think about me and free to do what I want to do (or to think what I want to think). But one of them said 'For me happiness is when you can breathe, eat, sleep, and p...

Tiga bulan pertama hidup di luar Indonesia

Gw kira rasanya akan sama aja. Ada rasa kangen ya wajar karena jauh dari tempat yang selama ini kita sebut familiar. Tapi ternyata ada rasa rindu yang pukulannya berbeda.  Di kasus gw, gw cuma kenal satu orang Indonesia. Beliau bilang kalau mau temen jalan-jalan bisa lah berkabar biar jalan bareng. Tapi karena gw ada kerja dari senin-jumat, sedangkan beliau nggak, jadinya waktu kami seringkali nggak pas. Sedangkan di akhir pekan, gw habiskan bersama suami.  Bulan pertama masih terasa integrasi. Berusaha mengenal supermarket mana yang jual apa. Cari ini itu di mana. Menghafal jalur transportasi umum. Mengenal, membaca dan memahami nama daerah atau tempat dari huruf cyrilic-nya untuk sekedar "kalau nyasar, bisa kasih tau suami lagi ada di mana" karena seringkali online maps dihambat pemerintah.  Bulan kedua sudah mulai mengenal banyak hal. Sudah punya kartu atm untuk pembayaran. Visa panjang juga sudah di tangan. Mulai berhati-hati dengan banyak hal, mana yang boleh mana ya...