Skip to main content

Praktisnya Menggunakan e-meterai

Sebagai pelaku kawin campur, meterai adalah hal kecil yang sering kali luput karena dikit-dikit tempel meterai untuk perihal pengajuan visa. Seringnya beli satu, dua taro dompet, eh nggak tau keselip di mana. Belum lagi kalau ternyata setelah dokumen dicetak - ditempel matere - lalu ditandatangani - kemudian discan, ini prosesnya kayak berulang banget dan bisa berkali-kali karena salah tanggal atau orang yang dituju atau dokumen udah keburu expired. Udah kecil, nggak murah, sering ilang pula wkwkwk.  e-meterai mulai diluncurkan tahun 2021. Gw belum pernah coba karena jujur masih bingung apa iya ini imigrasi nanti nerima e-meterai gw? Hingga hari ini, Januari 2023 gw harus kirim dokumen bermeterai untuk update alamat gw sebagai penjamin visa. Iya, nggak bisa via website langsung, harus kirim permohonan via email yang dilengkapi dokumen permohonan dg tanda tangan di atas meterai.  Hah hoh karena nggak ada printer di rumah, kalau ngeprint cuma perlu sebiji. Meterai udah ga ada juga. Akhir

Let's Spend 50K Rupiah in Sanur!

Accidentally normal moment

Let's imagine you're going to Sanur with me, and you have only 50K Rupiah to spend there. What would you do? Is 50K enough for that? 50K rupiah is about hmmm $3-$4 I guess.

Well... let's find out! 


Alright, since I drive my own scooter, so I need to spend 2K for parking fee at the beach. 2K is nothing. Then I'll leave my scooter and start to wander around the beach. 

Low-profile Sanur is actually a lovely place to spend some time in. It may not be something fancy or hype like beach clubs in Canggu area, but... at least you'll spend way less here lol. 

Alright, shall we start from the 5K lumpiyang for a simple breakfast? This is a real gem. It tastes better in the morning because it still piping hot! The sellers are everywhere. They usually start to sell around 7am. They come from many places, not only from Sanur. Some from Karangasem, some from Gianyar. Pretty far. Oh btw, there are also some sellers who come every afternoon so it's also still good in the afternoon. You just need to know which one is which.

The product and the seller

If you're still hungry with that small portion of morning snack, then let's get nasi jinggo for 5K! This one is rice with a mix of chicken shred (or squid or beef or pork, your choice), noodles, tempe tahu, egg, serundeng, sambal. It's actually anything they want to include in that small pack of rice. Don't imagine this as a very big portion of rice. No no, it will be very small but enough to help you survive the morning. How to eat this? Mix them all! 


Oh btw, they usually sell something small like snack-one-bite I'd say. Price? Only 1K. Of course, you won't be completely full, but it's enough to keep you away from getting hangry. [Important].

The mini sandwich is 5K with a real piece of chicken. Not a nugget or fake chicken.

Are you thirsty yet? Let's get some hot tea or coffee for 5K, or if you want a bottle of water then it will be the same price.


Alright... what do you want to do next? You're probably not feeling grumpy anymore since you have eaten. So what about... strolling the Sanur area by renting a bicycle for 15K? This is the price per hour. Well actually, you still can ask for a cheaper price if you rent for two or three hours. Usually 25K/two hours. Well... your call.


Or if you wanna chill in a swimming pool, sure you can pay for 15K to swim in a swimming pool. Should we just swim on the beach instead? Then it's free! Or maybe let's rent some kayak for 15K too!

 

Do we still have some money left? 

My possible stuff to do in the morning there would be buying lumpiyang, nasi jinggo, a cup of tea, renting a bike then relaxing, sitting by the beach. In that case, I would spend only 30K. Yea I am a lazy person who loves to enjoy her day sitting for hours by the beach and just... relaxing. Grounding.

What would be your choice?

Comments

Popular posts from this blog

Praktisnya Menggunakan e-meterai

Sebagai pelaku kawin campur, meterai adalah hal kecil yang sering kali luput karena dikit-dikit tempel meterai untuk perihal pengajuan visa. Seringnya beli satu, dua taro dompet, eh nggak tau keselip di mana. Belum lagi kalau ternyata setelah dokumen dicetak - ditempel matere - lalu ditandatangani - kemudian discan, ini prosesnya kayak berulang banget dan bisa berkali-kali karena salah tanggal atau orang yang dituju atau dokumen udah keburu expired. Udah kecil, nggak murah, sering ilang pula wkwkwk.  e-meterai mulai diluncurkan tahun 2021. Gw belum pernah coba karena jujur masih bingung apa iya ini imigrasi nanti nerima e-meterai gw? Hingga hari ini, Januari 2023 gw harus kirim dokumen bermeterai untuk update alamat gw sebagai penjamin visa. Iya, nggak bisa via website langsung, harus kirim permohonan via email yang dilengkapi dokumen permohonan dg tanda tangan di atas meterai.  Hah hoh karena nggak ada printer di rumah, kalau ngeprint cuma perlu sebiji. Meterai udah ga ada juga. Akhir

Ujian hari senin

Kejadian ini terjadi tepat senin minggu lalu. Baru kali itu aku merasa 'WOW.. ini senin yeay'. Karena biasanya 'haduhh udah senen lagi'. Kebayang kan kalo seneng begitu dihari senen menyambut pagi dan hari itu rasanya langka banget. Otomatis pengennya hari itu berlangsung indah. Jam setengah 9 pagi, seperti biasa ke pantry ambil minum bareng sama temen sebangku. Dia bikin teh, aku nyuci botol sekalian ngisi dong. Seperti biasa juga, kadang aku males sih nyuci botol dengan ritual lengkapnya, akhirnya cuman bilas pake air panas. Ya mungkin nggak sampe 50 ml juga. Dikit banget deh. Temen juga selalu bersihin gitu gelasnya pake air panas. Pic source is here Eh lakok lakok... si bapak pantry yang serem itu tiba-tiba bilang 'Gak bisa ya gak nyuci botol pake air panas? Tiap sore itu banyak komplain gara-gara airnya abis'. Yakaliii air abis tinggal isi aja, ibu yang dulu aja nggak pernah ada komplain. Ya aku bilang lah ini cuman dikit, lagian yang ngelakuin ini

Dapet Visa UAE (Dubai) Gampang Banget

Dubai creek Beberapa waktu yang lalu, kita pusing berat karena H dapet libur kali ini cuman 10 hari. 10 hari dari yang biasanya 14 hari. Akhrinya diputuskan untuk tetap mengambil libur tapi nggak ke Indonesia.  Ternyata, beberapa hari kemudian, dia bilang, kalau liburnya malah jadi 7-8 hari aja. Mau ga mau saya yang harus kesana. Maksudnya terbang mendekatinya. Udah milih-milih negara mana yang harganya rasional, yang ga banyak makan waktu buat terbangnya H, dan tentunya ga ribet urus visa buat pemegang paspor hijau yang ga sesakti paspornya H.  Btw warna paspor Indonesia jadi biru ya sekarang?? Pilihan jatuh ke Dubai. Pemegang paspor hijau harus bikin visa, ya pusing lagi deh cara bikin visa Dubai nih gimana. Apa iya sesusah bikin visa schengen, visa US, visa lainnya. dari persyaratan sih standar ya, termasuk  record  bank account selama 3 bulan. Emang nggak pernah bikin visa Dubai sebelumnya ya, apalagi H yang paspornya super sakti kemana-mana (hampir) ga perlu visa, dia ga pernah ad