Skip to main content

Taking a Train from Moscow City to Yaroslavky

walking to the wagon We chose deliberately in the winter to travel from Moscow to Yaroslavsky. In my defense, we kinda had to use the holiday a little bit. If we're waiting for the good weather, it probably not gonna happen for 3 months and then nothing again. So this trip was taken on February 2026. So we've decided to take a few days off going from Moscow to half of the golden ring. The name ring, means literally ring. Refers to a few cities that used to be very important in the past. Starting from Moscow city (where which we're coming from, technically). I have to mention the cities here anyway; Sergiyev Posad, Pereslavl Zalessky, Rostov Veliky, Yaroslavl, Kostroma, Ivanovo, Vladimir, and Suzdal. there will be info about the train  We took the train trip from Moscow. I would say it's the "normal type" of train. So we sat next to each other. Two seaters next to each other. I think my husband took the non-economy one. He booked the train from the app, tutu. T...

Beli Kartu SIM di Dubai

Dubai creek

Ini merupakan tahun ke-4 setelah kunjungan pertama ke Dubai. UAE menjadi satu-satunya negara terbanyak yang gw kunjungi untuk alasan bertemu suami. Baru kali ini juga gw punya nomer Dubai. Dulunya gw kira kalau kita nggak bisa beli nomer segampang di Indonesia karena H bilang ribet katanya. Yaudah kita nggak beli, hanya sekedar pakai wifi hotel dan tempat tujuan aja seperti Dubai Mall. Lagipula juga intensitas utama gw balas chat ya dari suami gw. Yang lain bisa menunggu. Kalo bareng juga ngapain kan chatting.

Tahun lalu, kami pertama kali eksplor UAE menggunakan kendaraan sendiri. Nyetir sendiri maksudnya, nggak naik bus dll. Karena nyetir sendiri, kami perlu internet untuk GPS dong. Akhirnya H beli nomer di bandara. Pake paspor aja biasa. 

"Oh ternyata bisa ih beli nomer di Dubai"

Nah, sekarang waktu kami ke Dubai lagi, H bertanya-tanya apakah nomer yang lalu tuh masih aktif apa nggak. Setelah cari informasi, ternyata kita bisa verifikasi paspor kita di kios atau gerai nomer tersebut. Setelah verifikasi dan isi ulang, nomer sudah bisa dipakai lagi. 

Sepanjang pengalaman gw ke luar Indonesia, gw selalu pake nomer turis yang sekali pakai buang. Yang mana hal tersebut sejatinya wajar. Karena ini Dubai dan tergolong menjadi tempat yang pasti akan selalu dikunjungi untuk saat ini dan tahun-tahun ke depannya, akan lebih baik jika nomer yang kami miliki ini nggak ganti atau hangus. Satu nomer untuk selamanya gitu maunya. 

Kemarin, H nawarin gw buat beli nomer juga. Setelah gw pikir-pikir lagi, gw sekarang butuh banget akses internet karena kerjaan gw bawa kemana aja. Tiap waktu nggak pernah tau akan ada notifikasi apa dari kerja. Akhirnya gw beli juga nomer di Dubai. 

Nomernya udah 5G harusnya, tapi hp gw masih LTE 

Pertanyaan dari abangnya, "Sebulan kira-kira abis berapa GB? 2GB?" Ya batin gw; elaaahhh 2GB mah sehari kelar. Mana internet di Bali makin lemot. Tapi sebagai wanita baik-baik gw jawab, "Hmmm.... lebih deh kalau 2GB" Abangnya nawarin 7GB tapi ya ngapain kan di sini nggak sebulan juga. Akhirnya pilihan jatuh ke 4GB sudah. 

Selain itu, ada opsi untuk nelpon 50 menit di UAE dan 50 menit ke luar negeri. Tadinya gw nggak mau ambil, ngapain juga gw mau telpon siapa. Si abangnya sampe heran "Kamu nggak mau telpon ke rumah gitu?" Ya ngapain sih bang, kalau mau telpon juga pake internet ih (tapi WA & Skype diblok sih kalo buat audio/video, kudu pake VPN). Tapi tetep gw ambil ya, paketnya 50 menit seluruh UAE, 50 menit ke luar negeri, 4GB internet. Gw dikasih 1GB gratis sama abangnya, mana nanyanya "If you don't mind, I'll give you 1GB for free" ah elah, dikasih mah iya-iya gw. Tak lupa, dipuji juga abangnya karena sudah berbaik hati berbagi. 

Paket tersebut dihargai AED 133. Provider yang gw pake ini namanya Virgin (mobile). Ternyata, paket nelponnya pertama kali gw pake telpon restoran Indonesia di Dubai buat nanya bukanya jam berapa wkwkwk. Manfaat juga nih buat nelpon. 

Paket yang gw beli adalah paket bulanan. Jadi tiap bulan, gw akan butuh untuk verifikasi paspor gw sebelum top up nomer tersebut. Ada opsi lainnya, yaitu, paket tahunan. Untuk paket tahunan, harganya bisa setengah dari harga normal. Kalau nggak salah dengan paket yang sama, gw hanya perlu bayar AED700an untuk setahun. Internet akan selalu hidup tanpa top up lagi. 

Uniknya, paket apapun yang dipilih, nomer tersebut akan tetap hidup selamanya. Ibaratnya kita akan selalu menjadi pemilik nomer tersebut. Satu untuk selamanya. Enak tho? Nomer gw juga beda satu angka doang sama nomer H, karena bisa milih. Jadi sekarang udah nggak bingung lagi soal internet pas jalan 😀

Jadi kalau kalian ingin beli nomer di sini, tersedia di mana-mana kok. Yang penting beli aja di tempat resmi yaa.

Comments

  1. Wahahaha mantap dan unik juga ya kartu sim yang di jual di dubai itu :D virgin nama providernya? :D

    ReplyDelete
    Replies
    1. Wkwkwk iya ini Virgin mobile. Kayaknya ini provider internasional ya soalnya ada di Kanada dll jg sih 🤔

      Delete
  2. Enak juga ya Mbak kartu provider di Dubai, satu nomer bisa untuk selamanya nggak perlu khawatir nomer bakalan hangus kalau lupa isi pulsa. haha

    Tapi internet di sana pasti cepet banget ya Mbak, sampe lupa mungkin sama yang namanya buffering. :-D

    Tapi tiap bulan mesti verifikasi paspor itu, tinggal verifikasi aja apa mesti datang ke konter HP mbak? Ribet nggak verifikasinya?

    ReplyDelete
    Replies
    1. Eh iya bener banget mas, gak perlu kawatir hangus nomernya. Enak sih ini. Daripada harus beli tiap dateng dan pake KK wkwkw. Mana datanya bocor pula huhu nasiibb

      Perlunya tiap mau pake tinggal verifikasi paspor ke konter aja. Ga ribet blass. Tinggal bawa paspor, verifikasi, selesai, isi ulang udah. Perlu verifikasi kl mau dipake aja sih 😅

      Hmm anu mas, lupa kalo ada kata buffering hahaha. Standar sih, cuma ga ada buffering aja 😅

      Delete
  3. Wah semoga provider indonesia bisa belajar dr provider yng ada di dubai,,,

    Keren mbak sudah liat dubai hihi

    ReplyDelete
    Replies
    1. Iya ya semoga internet Indonesia makin cepet. di Bali aja aduhh makin lama makin lemot banget :(

      Delete
  4. Kaya sistemnya 3 ya, AoN always on.
    Kalau di Indo banyak dipakai buat aneh² sim begitu, seringnya buat nipu

    ReplyDelete
    Replies
    1. wkwkwkw buat ngirim sms "s3l4m4t k4mu m3n4ng undi4n b3rh4di4h" ya hahaha

      OIya? Pernah liat di Swiss ada yang pake 3 tapi waktu itu kami pake Lebara.
      Mau pake telkomsel yang luar negeri itu tapi kok ya 500 MB aja muahalll banget. Dihitung2 juga lebih murah kl beli kartu di luar aja daripada pake fasilitas luar negeri itu (apasih namanya lupa aku)

      Delete

Post a Comment

Share your thoughts with me here

Popular posts from this blog

Surviving -20 Celcius in Moscow

frozen lake in Moscow I'd say surviving because I am a tropical girl coming from 30-35 degree Celcius. So yes, this is about surviving such differences in temperature. I spent my whole life in a tropical country then I have to be in a -20 celcius, not an easy situation.  Obviously, I came prepared. I have been in a 0 celcius and learned that double triple layering is the right answer. Moscow has heater that runs nonstop since the beginning of (probably, I dont remember) November until early May. So you technically can not turn it off or on. Many days it gets too hot inside. Going to the mall in Moscow got me super sleepy and tired because it feels most of the time like in Sauna. So, double triple layering in Moscow is the right thing to do.  November temperature usually started to feel chilly, still not lower than 0. December will get colder can be minus. But January and February are the coldest season. This year dropped to -20 (that I can remember). The average temperature wa...

Happiness is ...

Few days ago I met new friends. They are friends of my friend. I helped them for their competition. It's good to know them since the way they think about something is unique and quite close to mine. Until one of them ask me : 'What is happiness for you?' I told them that for me happiness is when I stop compare myself with others and not being compared with anybody else (well, you can compare me with others but don't tell me if you do haha!). I used to compare myself with people. For following their success path might be ok, but for having the same life as theirs who seen successful and happy, I don't think so. So I stop to compare myself with others and it make me feel enough. I feel more relax, since I don't have to pretend or to be somebody else. I feel more 'me' because I only think about me and free to do what I want to do (or to think what I want to think). But one of them said 'For me happiness is when you can breathe, eat, sleep, and p...

Tiga bulan pertama hidup di luar Indonesia

Gw kira rasanya akan sama aja. Ada rasa kangen ya wajar karena jauh dari tempat yang selama ini kita sebut familiar. Tapi ternyata ada rasa rindu yang pukulannya berbeda.  Di kasus gw, gw cuma kenal satu orang Indonesia. Beliau bilang kalau mau temen jalan-jalan bisa lah berkabar biar jalan bareng. Tapi karena gw ada kerja dari senin-jumat, sedangkan beliau nggak, jadinya waktu kami seringkali nggak pas. Sedangkan di akhir pekan, gw habiskan bersama suami.  Bulan pertama masih terasa integrasi. Berusaha mengenal supermarket mana yang jual apa. Cari ini itu di mana. Menghafal jalur transportasi umum. Mengenal, membaca dan memahami nama daerah atau tempat dari huruf cyrilic-nya untuk sekedar "kalau nyasar, bisa kasih tau suami lagi ada di mana" karena seringkali online maps dihambat pemerintah.  Bulan kedua sudah mulai mengenal banyak hal. Sudah punya kartu atm untuk pembayaran. Visa panjang juga sudah di tangan. Mulai berhati-hati dengan banyak hal, mana yang boleh mana ya...