Skip to main content

I Thought I Hate People, but...

Sanur ... but I actually don't! That I realized when I had dinner with H and he asked me, "Do you think she's married? The seller, she looks young but not too young."  So I said, "Uhmm I don't know and I don't care."  He then said again, "Yea I know, but I am curious about people. I am curious about what they're doing in life." That's when it came to my mind, "Wait a minute! I am also curious about people, but not their personal life like marital status, how many kids they have, what religion they believe in. I am curious about what they think about things! Ah that's why I love talking to people, no matter how introvert I am but talking to people still excites me." Then we finished our big nasi goreng together.  Looking back at it, I never really like people randomly talking to me when I was in the zone... Like zoning in and out talking to myself. But actually no, maybe it was only that we didn't sync so I went &qu

Asuransi Perjalanan, Esensial Nggak?

Sanur

"Mbak, kamu pake asuransi apa waktu ke Eropa kemaren? Aku mau nyontek dong beli yang apa"

"Halah nggak penting itu, cuma buat administrasi aja"

Dulunya pasti gw berpikir gitu juga, tapi sejak gw kenal bener-bener fungsi dan manfaat asuransi, gw nggak pernah anggap asuransi kesehatan dan asuransi perjalanan hanya untuk sekadar "administrasi" aja. 

Lagi-lagi kalau soal asuransi biasanya sih orang cenderung ogah untuk ambil karena "Ambil duit kita aja tapi ga balik duitnya" Ya nggak? Iya lah. Orang cenderung berpikir kalau membayarkan asuransi itu sama dengan menjaminkan uang kepada pihak asuransi, jika tidak terjadi apa-apa maka uang kita bisa dikembalikan wkwkwk. Nggak gitu cara mainnya, Marimar. Eh meskipun ada kok asuransi yang begitu, gw pernah liat dan baca. Tapi itu cuma satu dari sekian juta produk asuransi yang beredar. 

Ketika melakukan perjalanan domestik, gw selalu ambil plus asuransi. Biasanya itu tuh di bawah yang ada kotak untuk centang "Tambahkan asuransi perjalanan sebesar 12,500", sebesar biaya langganan Mola TV lol. 

Waktu gw pergi ke Swiss taun kapan lalu, sebagai warga negara dari negara belahan dunia ketiga, tentu saja gw diwajibkan untuk mempunyai asuransi perjalanan. Perjalanan gw tercover sejak dari Dubai hingga Swiss. Gw tenang aja lah dalam perjalanan itu. Di saat bersamaan, asuransi H habis waktu perjalanan tersebut. Ngeselin juga dia. Resah kalau ada apa-apa. Trus gw ngerasa "Oh gini ya rasanya aman" 😅

Waktu itu, bentuk asuransi yang gw ambil hanyalah merupakan "kewajiban" karena visa. Tapi lama kelamaan tiap pergi ke manapun, gw selalu tambahan asuransi perjalanan. Tahun lalu, saat pandemi baru mulai dan gw baru bisa ketemu H setelah berbulan-bulan, gw bener-bener beli asuransi untuk safety net. Asuransinya standar banget dan belum bisa memberikan proteksi jika tertular covid. Tapi yasudahlah beli saja. 

Eh ternyata, Emirates baik banget, sejak pandemi, semua penumpang akan terasuransi secara otomatis jika tertular covid. Pokoknya kalau kena, langsung hubungi Emirates dan mereka akan urus segalanya. Ga usah aneh-aneh pokoknya, karena bentuknya bukan reimburse tapi langsung servis dari hari pertama tertular.  

Itu bikin gw agak legaan karena masih jarang asuransi perjalanan yang bisa cover covid selama perjalanan. Setidaknya untuk saat ini gw belum nemuin. Jadi perjalanan gw terlindungi dengan 2 asuransi perjalanan.

Membeli asuransi itu perkara membaca setiap detail syarat dan ketentuan yang berlaku. Sekecil apapun hal, akan sangat bisa membatalkan klaim asuransi. Gw sering denger sih beberapa orang bilang "Kamu nggak percaya tuhan sampe harus beli asuransi segala?" Yahhhh gimana ya, tuhan nyuruh umatnya buat berusaha juga sih 😆 Ya kali-kali kepleset di tempat orang, bayarnya mahal, ehh bisa diklaim asuransi kan ya nggak jebol banget nih kantong. 

Bukan berarti bahwa dengan terlindungi asuransi jadi bikin kita liar atau nggak berhati-hati juga. Ya nggak gitu ehh! Gw bersyukur hingga detik ini gw nggak pernah pakai atau klaim asuransi perjalanan ini 😊 

Pilihan membeli atau tidaknya asuransi perjalanan ini juga balik lagi ke pilihan masing-masing. Asuransi perjalanan ini nggak wajib seperti pakai masker saat pandemi kok 😌 Tapi tetep ya, jangan lupa poin utamanya adalah belilah asuransi sesuai kebutuhan dan teliti membaca syarat & ketentuannya. Jangan sampai nanti bilang "Ah DuIT Gw nGGaK BaLIk, gW DiboONgi AsuRANsi!" 

Kalian tim beli asuransi perjalanan atau lossss aja? 😋


Ps: gw ga jualan asuransi btw wkwkw

Comments

  1. Selama ini aku tim loss aja kak, tapi aku jadi mikir setelah baca postingan ini, cukup pwnting juga punya asuransi buat jalanjalan. Kita gatau disana apa yg terjadi dengan kita.

    ReplyDelete
    Replies
    1. haha iya, kita gatau bakal kenapa2. Asuransi perjalanan yg bundling pesawat biasanya gak gede2 banget bayarnya. Kalo emang sering banget perlu jalan sih lebih baik beli yg tahunan, lebih murah jadinya. Meskipun kita juga tetep yaaa berdoa biar ga perlu pake atau reimburse asuransinya 😆

      Delete
  2. wow ...terbuka mata batinku kakaaa hahahha
    tadinya aku masuk golongan Marimar itu wkwkwkw...asuransi...keluar duit...duit cair pas ada apaa apa..tapi ternyata ga semua ya...bahkan di Dubai emirates arab bener bener whort it karena bisa langsung berguna andai andai dalam perjalanan tengah sakit atau contihnya tertular corona. Ga pake administrasi ribet ini itu lagi langsung diangkut untuk dirawat. Keren juga sih :D

    ReplyDelete
    Replies
    1. hahahah akupun begitu, eman bayar asuransi buang2 duit doang dulu mikirnya. tapi sesuatu itu ada karena ada alasannya sih ya 😆 beli aja kalo emang perlu.

      Emirates termasuk bagus banget sih pelayanannya., nggak babibu banget. Bayarnya nggak gitu mahal banget tapi banyak coverage-nya. Termasuk bahkan kalo beli2 tiket atraksi/masuk kemanapun bisa dapet diskon dari tiket emirates wkwkwkw. Aku cinta diskon dan all in service hahaha

      Delete
  3. Saya sih tim yg los aja,, biarpun pubya asuransi tetap ribet dipersulit dll, indonesia memang suka ribet... Sepertinya seru otw dubai,, asuransi saja gak ribet langsung diservis yh mbak

    ReplyDelete
    Replies
    1. Nah itu juga, krn belum pernah reimburse asuransi jadinya nggak tau bakal seribet apa. Biasanya sih kalo yg nakal manfaatin ketidaktelitian kita sih. Jadi emg sebelum beli harus bener2 baca dan teliti banget poin2 yg sampe belasan lembar itu hahaha

      Semoga makin lama makin gampang aja sistemnya kl reimburse ya

      Delete

Post a Comment

Share your thoughts with me here

Popular posts from this blog

Mendaftar Pelatihan di Prakerja

Sanur Jadi dulu program ini diluncurkan pemerintah untuk kasih insentif orang yang di PHK atau tidak bekerja pas pandemi. Jadi ya gw tentu saja nggak punya hak tho. Sebagai orang yang nggak punya hak, ya gw nggak ikutan lah. Trus temen gw beberapa bulan lalu bilang, ikut aja soalnya ini buat yg kerja yg mau nunjang skill juga lho.  "Hah masa sih?" Yaudah pas liat oh ya bener juga, jadi gw daftar. Daftar pertama di gelombang 20 nggak lolos. Trus ya udah patah hati dah lah gausah daftar. Eh tiba-tiba minggu lalu temen gw lolos gelombang berapa gitu, lalu bilang kalau gelombang 29 udah buka. Yaudah deh ikutan aja. Eh lolos dong. Pembukaan gelombang ini termasuk cepet. Hampir tiap minggu selalu ada gelombang baru yang dibuka. Jadi daftar di gelombangnya itu selama 3 harian, pengumumannya 3 hari kemudian, lalu 3 hari kemudian udah bukaan baru. Bener-bener cepet banget. Nah temen gw yang lagi S2 nggak bisa ikutan padahal dia juga kerja sebagai pengajar. Alasannya KTP sudah terdafta

Tips Membeli Buku

Ada duitnya wkwkw! Ya maksud gw, harga buku di Indonesia bisa dibilang nggak murah terutama buku yang berbahasa asli misalnya Bahasa Inggris. Buku cetakan versi asli biasanya harganya bisa 2 kali harga buku terjemahannya, atau dua-tiga kali harga e-book. Ini e-book yang original ya, bukan yang bajakan. Kayak semacem beli di kindle atau books-nya google itu.  Kadang emang sering pengen beli fisik bukunya tapi kok harganya sampe 300ribu banget, sedangkan hasrat ingin membaca ini tinggi sekali. Nah, kalau skenario yang begini yang terjadi (dan paling sering), gw biasanya cek toko buku bekas dulu. Di Bali ada beberapa toko buku bekas yang reliable , meskipun koleksinya kita nggak akan tau ya karena ya random juga. Satu di Sanur, satu di Ubud.  Ini karena kapan hari gw udah beli bukunya Madeline yang Song of Achilles di Periplus, 200ribuan. Lalu nemuin bekasnya dengan sampul yang gw mau, cuma 25ribu. Jadi gw udah beli yang baru, beberapa hari kemudian gw ke toko buku bekas dan nemu itu. Set

I Thought I Hate People, but...

Sanur ... but I actually don't! That I realized when I had dinner with H and he asked me, "Do you think she's married? The seller, she looks young but not too young."  So I said, "Uhmm I don't know and I don't care."  He then said again, "Yea I know, but I am curious about people. I am curious about what they're doing in life." That's when it came to my mind, "Wait a minute! I am also curious about people, but not their personal life like marital status, how many kids they have, what religion they believe in. I am curious about what they think about things! Ah that's why I love talking to people, no matter how introvert I am but talking to people still excites me." Then we finished our big nasi goreng together.  Looking back at it, I never really like people randomly talking to me when I was in the zone... Like zoning in and out talking to myself. But actually no, maybe it was only that we didn't sync so I went &qu