Skip to main content

The Reward of Teaching

Buku belajar Bahasa Indonesia dalam berbagai bahasa. I've become a teacher since semester 9. That being said, my teaching journey started in 2013. Took hiatus for 2 something years then I came back to these exam sheets, students, books, and social interactions. Didn't even want to become one but I fell in love right after I jumped in.  I guess I need to ask to apologize to my dad. I was mad at him a long time ago because he asked me to be one lol. Well, maybe I just didn't like the idea of being a teacher in a class where your students don't even care about you telling stuff in front of the class. That actually made me realize that I prefer to teach whoever wants to learn. Although sometimes I just need to teach without knowing what's their reasons to learn, and that is also fine. I do what I had to do. That is why I hate grading because I don't mind giving them a perfect score but what's the point if they know nothing after the course ended? I never teach a

Kehidupan Selama Pandemi

Lidah mertua yang selalu gw pindah-pindah lokasi untuk mengejar sinar mentari.

Ya gendeng.

Gw sadar ada banyak hal berubah sejak pandemi. Banyak hal baik, tapi yaaa nggak sedikit yang eww I wish this pandemic never exist. Level stres gw udah di level yang bikin gw pengen ke psikolog. 

Skipped forward to November 2020. Gw jadi rajin masak. Meskipun yaaa masih kadang order kalo pas pusing menyerang, tapi masak jadi agenda harian. Yang biasanya masak weekend doang, sekarang beli makanan kalo nggak kuat berdiri dari kasur. Tentu saja selain masak, dengan bantuan Sayurbox gw jadi lebih sering konsumsi buah dan sayur tiap hari. Tak lupa, segala macem vitamin dan minuman-minuman macam Oronamin, bear brand, yakult, dsb.

Btw, buah dan sayur di Sayurbox itu murah-murah banget lho sungguhan.

Gw jadi rajin yoga. Olahraga kecil-kecilan aja lah yang penting badan gerak dan nggak terlalu kaku. Karena gw lebih aktif di malam hari, jadi gw yoga biasanya sebelum tidur. Semales-malesnya gw yoga, minimal gw child pose lah 5 menit 😅

Tempat tinggal gw jadi lebih teratur. Ya sebelumnya juga teratur sih, tapi sekarang lebih bener lah liatnya. Buku rapi di raknya. Beli meja kerja yang bisa support banyak barang. Declutter baju-baju yang udah nggak gw pake lagi. Ini belom selesai sih, tapi lemari udah menuju kebersihan banget. 

Gw sih bukan orang yang harus selalu keluar rumah, gw suka banget ngabisin waktu di rumah. Tapi, ketika "disuruh" untuk sebisa mungkin di rumah, jiwa gw berontak aja. Jadi harus bener-bener bikin rumah nyaman banget. 

Gw tahun ini ngabisin banyak duit buat beli perintilan rumah. Gw yakin kalian juga banyak yang gitu 😅 Rumah yang nyaman ini bisa bikin mood membaik banget soalnya. 

Taun ini bukan taun yang gampang. Jangan lupa jaga diri dan jaga kesehatan dimanapun kalian berada guys

Comments

  1. rapih aneeeeth xixixixi

    aku juga di masa sepanjabg tahun ini ntah kenafa banyak stressnya hohoho...mungkin karena biasa di luar ngeliat luar e sekarang jaga kandang wae yang ada kok yo engab hahhahaha

    btw aku juga...olga alias olahraga kecil kecilan biar perut tetep rataa ahhaha

    dan kujadi kepo ama sayurboxnya

    ReplyDelete
    Replies
    1. mbakkk itu baru rapi 2 bulanan terakhir sih. Sebelumnya yaaaa setres bgt biasa kapanpun ke pantai bisa, nyeruput kopi pinggir pantai bisa jadi sekarang dijadwalin biar sekalian kalo keluar langsung semua dapet hoho

      cobain mbak liat ada nggak di daerah mbak si sayurbox ini. dia baru aja soalnya di bali baru 2-3 bln terakhir. lumayan banyak promo sayuran dan buahnya. kita mah kalo kena promo ya silau jadinya 😋

      Delete
  2. Sejak ada Corona memang kegiatan lebih banyak di rumah apalagi ada anjuran dari pemerintah ya.

    Jadi biar betah di rumah memang sebaiknya rumah di tata rapi, selain itu beli beberapa perintilan rumah.

    ReplyDelete
    Replies
    1. yep yep. lebih rajin di rumah jadi rumahnya harus nyaman. paling nggak di lazy cornernya harus support maksimal jiwa rebahan dalam diri ini 😋

      kaum rebahan memang menjadi penyelamat tahun ini

      Delete
  3. Itu kok foto-fotonya pada disensor dan itu lidah mertua nya benar-benar rajin dipindah-pindahkan di foto pertama ada di atas meja di foto kedua ada di atas rak buku mungkin kalau ada foto ketiga itu lidah mertua ada di atas lemari..hihihi

    ReplyDelete
    Replies
    1. Hahahaa iyaaa mejanya dipindah2 tergantung mood, lidah mertuanya juga harus nomaden ngikutin sinar mentari 😆

      foto disensor karena porno ehh 😂

      Delete
  4. semoga kita semua diberi kesehatan selalu, agar dpt selalu menulis di blog tercinta masing2 ini... aamiin...
    BTW, lam knl ya...

    ReplyDelete
    Replies
    1. amin amin amin. Salam kenal juga ya, makasih sudah mampir :)

      Delete

Post a Comment

Share your thoughts with me here

Popular posts from this blog

The Reward of Teaching

Buku belajar Bahasa Indonesia dalam berbagai bahasa. I've become a teacher since semester 9. That being said, my teaching journey started in 2013. Took hiatus for 2 something years then I came back to these exam sheets, students, books, and social interactions. Didn't even want to become one but I fell in love right after I jumped in.  I guess I need to ask to apologize to my dad. I was mad at him a long time ago because he asked me to be one lol. Well, maybe I just didn't like the idea of being a teacher in a class where your students don't even care about you telling stuff in front of the class. That actually made me realize that I prefer to teach whoever wants to learn. Although sometimes I just need to teach without knowing what's their reasons to learn, and that is also fine. I do what I had to do. That is why I hate grading because I don't mind giving them a perfect score but what's the point if they know nothing after the course ended? I never teach a

Dapet Visa UAE (Dubai) Gampang Banget

Dubai creek Beberapa waktu yang lalu, kita pusing berat karena H dapet libur kali ini cuman 10 hari. 10 hari dari yang biasanya 14 hari. Akhrinya diputuskan untuk tetap mengambil libur tapi nggak ke Indonesia.  Ternyata, beberapa hari kemudian, dia bilang, kalau liburnya malah jadi 7-8 hari aja. Mau ga mau saya yang harus kesana. Maksudnya terbang mendekatinya. Udah milih-milih negara mana yang harganya rasional, yang ga banyak makan waktu buat terbangnya H, dan tentunya ga ribet urus visa buat pemegang paspor hijau yang ga sesakti paspornya H.  Btw warna paspor Indonesia jadi biru ya sekarang?? Pilihan jatuh ke Dubai. Pemegang paspor hijau harus bikin visa, ya pusing lagi deh cara bikin visa Dubai nih gimana. Apa iya sesusah bikin visa schengen, visa US, visa lainnya. dari persyaratan sih standar ya, termasuk  record  bank account selama 3 bulan. Emang nggak pernah bikin visa Dubai sebelumnya ya, apalagi H yang paspornya super sakti kemana-mana (hampir) ga perlu visa, dia ga pernah ad

Catatan Kuliah (6) : Masuk bareng, keluar bareng (?)

Sanur Sebagai mahasiswa yang masih belum mengenal kerasnya kehidupan kala itu, kita berikrar "Kita masuk bareng kita juga harus keluar bareng." Naif? Iya tentu. Maklumin aja namanya juga mahasiswa baru kan. Maunya yang  flawless  terus. Tapi apa salahnya sih berdoa baik kali aja malaikat mengamini lol.  Ternyata, kenyataannya, tentu saja tidak. Iya kalau semua  setting  nya  default  semua mahasiswa tidak ada kesulitan yang berarti, dosen nggak resek, mahasiswa juga nggak resek, data nggak resek, pasti lulus bareng kita. Kehidupan perkuliahan keras di akhir hahaha Gw dari awal masuk kampus ngerasa kalo gw nggak akan lulus tepat waktu. Aneh ya, harusnya orang mikir lulus tepat waktu tapi gw udah ada feeling. Dan gw berusaha keras buat nggak terlalu jatuh dalam angka. Ya maksudnyaaaa karena gw anak minor komputasi jadi gw udah bisa tebak lah data yang gw pake pasti agak makan waktu. Jadi  range  kelulusan adalah 7 semester, 8 semester, 9 semester, diatas 9 semester. Temen gw ya