Skip to main content

The Reward of Teaching

Buku belajar Bahasa Indonesia dalam berbagai bahasa. I've become a teacher since semester 9. That being said, my teaching journey started in 2013. Took hiatus for 2 something years then I came back to these exam sheets, students, books, and social interactions. Didn't even want to become one but I fell in love right after I jumped in.  I guess I need to ask to apologize to my dad. I was mad at him a long time ago because he asked me to be one lol. Well, maybe I just didn't like the idea of being a teacher in a class where your students don't even care about you telling stuff in front of the class. That actually made me realize that I prefer to teach whoever wants to learn. Although sometimes I just need to teach without knowing what's their reasons to learn, and that is also fine. I do what I had to do. That is why I hate grading because I don't mind giving them a perfect score but what's the point if they know nothing after the course ended? I never teach a

Anjloknya Saham, Nanjaknya Emas

Aduh portofolio saham gw anjlog men, gara-gara covid-19.
frangipani

Sounds familiar? Itu yang gw dengungkan sejak akhir Februari!! 😂

Sejak covid-19 menyerang, itu virus bener-bener ganas banget. Bukan cuma manusia yang disasar, tapi juga pasar saham di seluruh dunia. Gw lagi pantau akhir-akhir ini pasar US dan Kanada karena urusan kerjaan, eh nggak jauh beda juga nasibnya. IHSG sampai berdarah-darah tak terkira hingga pasar sempat ditutup karena turun 5%.

Dulu waktu krisis 98, gw masih SD kelas 1. Yang gw tau saat itu, yang gw ingat saat itu, TV rame protes dan kekacauan. Mamak gw ngeluh karena harga beras jadi super nanjak banget. Tapi yaa apa sih yang anak usia 7 tahun pahami tentang krisis moneter kala itu? Toh gw masih tetep jajan, masih tetep main, makan enak.

Nah, waktu kemarin IHSG seanjlok itu, gw tiba-tiba galau mikir duit cadangan ada berapa, aset ada berapa, hutang ada berapa, stok beras, stok indomie, segala-gala gw itungin. Ya ampun, mungkin ini yang dirasain nyak babe gw dulu taun 98 kali ya.

But I took the chance to buy more stocks, gradually. Gw nggak mau serakah karena ya ga ada duitnya buat beli hahaha. Tapi emang gw pantau aja dikit-dikit belinya. Waktu itu gw beli satu lot, ternyata dua hari kemudian malah lebih turun lagi ya gw beli lagi dikit. Ya nangis dikit liat portofolio, tapi gw bisa beli lagi dikit2. Gw bisa dapet 2 Lot dengan harga 1 Lot taun lalu. Ya diskon ini, kejar aja kalo punya duit dingin.

Rossa, kucing mertua gw

Lupa keasikan mantau pasar, iseng lah gw cek emas murni gw. Harganya bulan kemarin per gram sekitar 730an, hari ini udah di angka 840an. WOW. Portofolio saham boleh anjlok, tapi emas murni nanjak. Ya senggaknya rada seger lah gw mikirnya. Secercah cahaya di ujung hari.

Emas dijadikan sebagai pilihan untuk mengamankan uang terbaik sejauh ini. Biasanya, emas dijadikan pilihan untuk menjaga kekayaan. Kata temen gw sih karena jumlah emas yang terbatas nggak seperti jumlah uang yang terus-terusan dicetak jadi nilai emas masih lebih berharga daripada uang cetak. Meski sebenernya gw masih belum begitu paham sih kenapa nilai emas jarang banget jatuh. Gw belum pernah liat harga emas yang merosot tajam semerosot saham.

Anyway, gw dapet harga terbaik waktu beli BBRI kemarin di poin 2,470/lembar. Dibandingkan dengan pertama kali gw beli waktu itu 4,490 😅

Bagaimana denganmu, kawan? 😎 Jangan lupa, jangan kebanyakan keluar. Mending rebahan dulu kayak Rossa 😏

Comments

  1. Saham-saham eikeh juga berguguran. Tapi emang niatnya buat inpes yaudah merem aja lah. Gw malah nambah saham kemaren. Beli dikit-dikit sih. Karna duitnya gak ada, wkwkwkwk.

    Lagi koronah gini mah namanya uang cash paling berharga. Makanya sekarang fokus ngumpulin dana darurat dulu. Senggaknya kalo krisis gak makan nasi sama garam. Tapi nasi sama indomie, wkwkwkwk.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Samaaaa kemarenan inject aja dikit2 lumayan kan hehehehehe

      indomie ma luv, udah beli sekerdus kemaren. Yang lain mau beli ina inu ditahan duluuuu, kondisi lagi tak menentu begini. Cepatlah usaiiiiiii coronaaaaa margaritaaaa

      Delete
  2. Tahan beli ini itunya mesti dikuatin lagi, berhubung kasus covid nine teen malah nambah banyak, intinya mah pinter2 ngelola uang jangan sampe keluar buat barang2 yg gak terlalu penting

    ReplyDelete
    Replies
    1. Iya apalagi dg kerja dari rmh kadang bikin kita rajin check out barang2 di e-commerce :D

      Pkoknya uang keluarnya jgn sampai salah dari post mana aja yaa :)

      Delete
  3. Keren nih mainannya saham. Pengen ikutan tapi gak tau mo mulai darimana :)

    jadinya yg konvensional aja emas. Lumayan dalam 3 tahun terakhir dari 500an, perhari ini 800 ribuan yah.

    btw salam kenal, ijin follow ya mba

    ReplyDelete
    Replies
    1. Betul sekali, emas lagi bersinar banget. Ada yg krn untung di emas, akhirnya skrg dijual dan dipindah ke saham. Untung dobel2 krn saham lg harga diskon :D

      investasi saham smua bisa kok, asal belajar dulu ilmu dasarnya biar nggak asal beli perusahaan yg abal2 ;)

      salam kenal juga yaaa makasih udah berkunjung :)

      Delete

Post a Comment

Share your thoughts with me here

Popular posts from this blog

The Reward of Teaching

Buku belajar Bahasa Indonesia dalam berbagai bahasa. I've become a teacher since semester 9. That being said, my teaching journey started in 2013. Took hiatus for 2 something years then I came back to these exam sheets, students, books, and social interactions. Didn't even want to become one but I fell in love right after I jumped in.  I guess I need to ask to apologize to my dad. I was mad at him a long time ago because he asked me to be one lol. Well, maybe I just didn't like the idea of being a teacher in a class where your students don't even care about you telling stuff in front of the class. That actually made me realize that I prefer to teach whoever wants to learn. Although sometimes I just need to teach without knowing what's their reasons to learn, and that is also fine. I do what I had to do. That is why I hate grading because I don't mind giving them a perfect score but what's the point if they know nothing after the course ended? I never teach a

Dapet Visa UAE (Dubai) Gampang Banget

Dubai creek Beberapa waktu yang lalu, kita pusing berat karena H dapet libur kali ini cuman 10 hari. 10 hari dari yang biasanya 14 hari. Akhrinya diputuskan untuk tetap mengambil libur tapi nggak ke Indonesia.  Ternyata, beberapa hari kemudian, dia bilang, kalau liburnya malah jadi 7-8 hari aja. Mau ga mau saya yang harus kesana. Maksudnya terbang mendekatinya. Udah milih-milih negara mana yang harganya rasional, yang ga banyak makan waktu buat terbangnya H, dan tentunya ga ribet urus visa buat pemegang paspor hijau yang ga sesakti paspornya H.  Btw warna paspor Indonesia jadi biru ya sekarang?? Pilihan jatuh ke Dubai. Pemegang paspor hijau harus bikin visa, ya pusing lagi deh cara bikin visa Dubai nih gimana. Apa iya sesusah bikin visa schengen, visa US, visa lainnya. dari persyaratan sih standar ya, termasuk  record  bank account selama 3 bulan. Emang nggak pernah bikin visa Dubai sebelumnya ya, apalagi H yang paspornya super sakti kemana-mana (hampir) ga perlu visa, dia ga pernah ad

Catatan Kuliah (6) : Masuk bareng, keluar bareng (?)

Sanur Sebagai mahasiswa yang masih belum mengenal kerasnya kehidupan kala itu, kita berikrar "Kita masuk bareng kita juga harus keluar bareng." Naif? Iya tentu. Maklumin aja namanya juga mahasiswa baru kan. Maunya yang  flawless  terus. Tapi apa salahnya sih berdoa baik kali aja malaikat mengamini lol.  Ternyata, kenyataannya, tentu saja tidak. Iya kalau semua  setting  nya  default  semua mahasiswa tidak ada kesulitan yang berarti, dosen nggak resek, mahasiswa juga nggak resek, data nggak resek, pasti lulus bareng kita. Kehidupan perkuliahan keras di akhir hahaha Gw dari awal masuk kampus ngerasa kalo gw nggak akan lulus tepat waktu. Aneh ya, harusnya orang mikir lulus tepat waktu tapi gw udah ada feeling. Dan gw berusaha keras buat nggak terlalu jatuh dalam angka. Ya maksudnyaaaa karena gw anak minor komputasi jadi gw udah bisa tebak lah data yang gw pake pasti agak makan waktu. Jadi  range  kelulusan adalah 7 semester, 8 semester, 9 semester, diatas 9 semester. Temen gw ya