Skip to main content

Perbedaan Fitur Valuta Asing Jenius BTPN dan Digibank DBS

Rove city center Seperti yang gw pernah bahas segala macam tentang Jenius, gw paling terkesima dengan fitur valuta asingnya , terlepas dari segala macam berita hilangnya duit dari rekening Jenius. Sekarang gw punya Digibank dari DBS sebagai pembanding. Nggak ada maksud buat buka DBS sebenernya, tapi karena punya kartu kredit DBS jadilah yaudah buka Digibank sekalian biar bayar tagihan lebih gampang juga.  Dari banyak opsi digital banking yang ada, gw hanya pakai dua ini dan ada beberapa perbedaan yang kerasa. Kali ini gw tulis soal valuta asingnya.  Jenius punya rekening valuta asing dengan mata uang USD, SGD, HKD, EUR, AUD, GBP, dan JPY. Sedangkan untuk Digibank , mereka punya mata uang asing  CAD, CHF, CNH, EUR, USD, HKD, JPY, NZD, SGD, AUD, dan GBP. Apa yang dimiliki Jenius, Digibank punya. Jadi untuk saat ini Digibank punya banyak mata uang asing daripada Jenius.  Persamaannya , keduanya perlu untuk diaktivasi. Bedanya , Jenius tidak memiliki nomer rekening sendiri dan gabung d

Kenali Profil Resiko Sebelum Investasi

"Wah emas lagi tinggi nih, gw jual gimana?"
"Trus kalo dijual mau dialokasikan kemana dananya? Udah tertarik saham?"
"Nggak juga sih, ya buat beli emas lagi aja ntar kalo udah turun"

Lak mbulet ae koyok entut 😂

Investasi itu bukan perihal ikut-ikutan lho. Ya gapapa ngikut investasi tapi pastikan profil resikonya sesuai dengan diri sendiri. Jangan pernah samakan profil resiko kamu dengan orang lain. Kalau ada yang nanya gw selalu tanya profil resikonya apa dulu. Masa iya yang konservatif langsung investasi saham? Ya mabok 😅


Ada tiga jenis profil resiko: konservatif, moderat, progresif.

Sesuai namanya, konservatif ya yang nggak mau terlalu beresiko. Maunya hidup tenang, tidur nyaman, nggak dihantui mimpi "Woi investasi lu lagi turun, jual-jual sana daripada makin rugi lhoooo." Biasanya jenis ini maunya yang pasti-pasti aja macem deposito. Tentu saja sesuai prinsip investasi, kalau maunya yang aman yaaaa return juga baliknya dikit.

Jenis kedua adalah moderat. Sesuai judulnya, tipe ini di tengah-tengah yang yaaaa agak beresiko dikit boleh lah, tapi jangan banyak-banyak. Yang sekiranya nggak banting banget lah kalo harga turun.

Selanjutnya tipe progresif yang suka tantangan. Sekiranya, boleh lah kita invest banyak di saham biar dapet return tinggi juga. Tapi, nggak melulu berani menghadapi tantangan aja, tapi juga membekali diri dengan ilmunya. Kalau berani dapet tantangan aja tapi ga ada ilmu ya bego namanya. Justru yang tipe begini harus pinter-pinter ngatur siasat saat anjlog dan saat menanjak.

Tenang aja, investasi itu bukan untuk semua orang kok. Nggak semua orang cocok dan ingin investasi dan itu nggak masalah juga. Yang penting, pastikan sebelum investasi kamu paham dulu apa yang mau dibeli dan prospeknya gimana. Pelan-pelan aja, satu per satu dulu, santai saja. Yakinkan diri sendiri sembari belajar 😉

Comments

  1. Hmm aku setuju, untuk hal lain pun jngan terburu2, harus daripemikiran yg matang

    ReplyDelete
    Replies
    1. yak betul, harus dipikir dulu ndak boleh grusa grusu biar ga nyesel heheh

      Delete
  2. investasi emas saya rasa masih yang paling aman

    ReplyDelete
    Replies
    1. iya emas dianggap bisa menjaga kekayaan dg resiko rendah. Kembali ke prinsip invest sedikit return sedikit dan juga sebaliknya. Yang mana yg cocok aja dg profil resiko :D

      Delete
  3. Saya juga lebih memilih yg konservatif

    ReplyDelete
  4. Inpestasi aku di Indomaret. Jajanin Keenan tiap bulan biar perutnya gembul -__-'

    ReplyDelete
    Replies
    1. Jajanin aku jg dong om. Aku kan seumuran Keenan juga

      Delete

Post a Comment

Share your thoughts with me here

Popular posts from this blog

Ujian hari senin

Kejadian ini terjadi tepat senin minggu lalu. Baru kali itu aku merasa 'WOW.. ini senin yeay'. Karena biasanya 'haduhh udah senen lagi'. Kebayang kan kalo seneng begitu dihari senen menyambut pagi dan hari itu rasanya langka banget. Otomatis pengennya hari itu berlangsung indah. Jam setengah 9 pagi, seperti biasa ke pantry ambil minum bareng sama temen sebangku. Dia bikin teh, aku nyuci botol sekalian ngisi dong. Seperti biasa juga, kadang aku males sih nyuci botol dengan ritual lengkapnya, akhirnya cuman bilas pake air panas. Ya mungkin nggak sampe 50 ml juga. Dikit banget deh. Temen juga selalu bersihin gitu gelasnya pake air panas. Pic source is here Eh lakok lakok... si bapak pantry yang serem itu tiba-tiba bilang 'Gak bisa ya gak nyuci botol pake air panas? Tiap sore itu banyak komplain gara-gara airnya abis'. Yakaliii air abis tinggal isi aja, ibu yang dulu aja nggak pernah ada komplain. Ya aku bilang lah ini cuman dikit, lagian yang ngelakuin ini

Jumat ceria

Hari ini memang bukan hari jumat, tapi cuman mau bilang aja sih kalo hari yang paling aku tunggu-tunggu itu hari jumat. Why?   Karena jumat itu selalu ceria, kalopun ada meeting besar pasti di hari jumat dan banyak cemilan, orang-orang pada berangkat sholat jumat, yang nasrani juga mengikuti misa di kantor, bisa pake baju bebas dan bebas berekspresi sepuas-puasnya, dan..... bisa video call sepuasnyaaaaaa kapanpun karena dia libur kerja 😍😍 gambarnya lucu 😁  taken from internet

[Book] Dunia Cecilia

'apakah kalian membicarakan hal semacam itu di surga?' 'tapi kami berusaha tidak membicarakannya dekat-dekat Tuhan. ia sangat sensitif terhadap kritik' Yap, sepenggal dialog antara Cecilia dan malaikat Ariel. Saya mengenal Jostein Gaarder sejak kuliah. Ehhhh 'mengenal' dalam artian kenal bukunya ya, kalo bisa kenal pribadi mah bisa seneng jingkrak-jingkrak hehehe. Jadi karena teman saya mendapat tugas kuliah membaca satu novel filsafat berjudul Dunia Sophie, saya jadi sedikit mengetahui si bapak Gaarder ini. Enak ya tugasnya anak sastra baca novel, tugas anak matematika ya baca sih, tapi pembuktian kalkulus -_- Dunia Cecilia ini buku pertama Jostein Gaarder yang saya baca, karena buku Dunia Shopie sangatlah berat berdasar review teman saya. Saya sih nggak perlu baca buku itu karena teman saya sudah benar-benar mahir bercerita. Jadilah saya sudah paham bener cerita Dunia Sophie tanpa membacanya. Novel ini atas rekomendasi teman saya, dia bilang kala