Skip to main content

Sepatu Winter Pertama

Moscow Dulu, masih sempet pakai sepatu dengan hak 5 cm waktu kerja kantoran. Ya karena harus keliatan formal aja sih, meskipun nggak ada yang ngelarang juga kalau mau sepatu sneakers pun. Toh juga waktu kerja sepatu dilepas dan pakai sendal jepit.  Tapi itu sudah lama sekali. Setelahnya, bertahun-tahun hanya punya 1 sepatu sneakers dan 1 sandal. Sendal jepit punya lah ya, kan hidup di Bali. Salah satu esensial itu. Sebenernya alesannya sederhana, bukan karena nggak mau punya sepatu lebih dari satu tapi lebih ke males harus nyocokin sepatu lagi ke kaki yang belum tentu enak dipakainya.  Sepatu itu adalah hal esensial yang buat gw nggak apa mahal yang penting nyaman. Karena taruhannya di pijakan, dan itu bisa berdampak ke banyak hal kalau salah pilih sepatu. Jalan kaki adalah bagian besar dari hidup gw, jadi punya sepatu nyaman adalah hal yang tidak bisa dinego.  Nah, meskipun gw beberapa kali pernah jalan-jalan saat musim dingin, Moskow ini agak beda. Kalau di Belanda, mes...

You'll Be Missed, Grandma

 
I took this flower-picture a few minutes before you leave us. That was the only time I leave you out of my sight.

It's been a week, you are not around. Usually you open my door in the morning while holding Molly the cat, and said "Wake up, don't be late to work" Haven't heard that for a week now. 

All of sudden you can't walk, you can't lift your arm, you can't talk properly you got a speech problem, you got a severe headache. Well it was not easy to bring you back to your room from the kitchen since you were well.. heavy. But I see it now as a kind of chance you gave me (and my lil sister) and I am thankful for that.

It was a stroke and you had more than 50% blockage blood vessels in your brain. It was weird since you felt nothing before and you were fine. Nothing different physically. We really hoped that you'll recover. We even got plans how to take care of you when you leave hospital.

But God knows better, right? God took you back right in front of me, my little sister and your first son.

We thought, you'll recover soon as you can lift your leg and arm although it was for a bit only. You even talked normal again. Even asked me how was the chicken curry you cooked the day you got the stroke. You even asked all of my friends. You were so chatty. That is why you knew all of my friends although you haven't meet them. You don't even need to see them and yet you always ask me about them. You recognize me. You recognize everyone who visit you there. How can I not think that you'll recover?

It is not easy for me. It is the first death I've seen with my own eyes, and it was yours. I saw you. I clearly saw you. My legs were frozen when doctor said that you're gone. I can't believe it. Ya how can I believe it if 30 mins ago for 2 hours you asked us to massage your legs and arms non stop while you were talking about people you know?

I tried to shake your body, who knows you'll wake up right? But no. You look like in a deep sleep. Can't really cry until I saw you were about to leave us. I am sorry, burst into tears that much when I saw you in your grave. It just too painful to see you leave us that suddenly.

But we will be too selfish if we want you stay with those pain you felt. I am sure it was too painful for you to survive.


Now you leave us to be with Papi. He's been waiting for you for 12 years and your grave is next to his. It is beautiful to see you both that way. You look so beautiful in your last moment.

So now, farewell grandma. Greeting to papi. Tell him we miss him so much. And mami, you'll be missed 💙

We love you.

Sat, 11 May 2019

Comments

Post a Comment

Share your thoughts with me here

Popular posts from this blog

Sepatu Winter Pertama

Moscow Dulu, masih sempet pakai sepatu dengan hak 5 cm waktu kerja kantoran. Ya karena harus keliatan formal aja sih, meskipun nggak ada yang ngelarang juga kalau mau sepatu sneakers pun. Toh juga waktu kerja sepatu dilepas dan pakai sendal jepit.  Tapi itu sudah lama sekali. Setelahnya, bertahun-tahun hanya punya 1 sepatu sneakers dan 1 sandal. Sendal jepit punya lah ya, kan hidup di Bali. Salah satu esensial itu. Sebenernya alesannya sederhana, bukan karena nggak mau punya sepatu lebih dari satu tapi lebih ke males harus nyocokin sepatu lagi ke kaki yang belum tentu enak dipakainya.  Sepatu itu adalah hal esensial yang buat gw nggak apa mahal yang penting nyaman. Karena taruhannya di pijakan, dan itu bisa berdampak ke banyak hal kalau salah pilih sepatu. Jalan kaki adalah bagian besar dari hidup gw, jadi punya sepatu nyaman adalah hal yang tidak bisa dinego.  Nah, meskipun gw beberapa kali pernah jalan-jalan saat musim dingin, Moskow ini agak beda. Kalau di Belanda, mes...

Jumat ceria

Hari ini memang bukan hari jumat, tapi cuman mau bilang aja sih kalo hari yang paling aku tunggu-tunggu itu hari jumat. Why?   Karena jumat itu selalu ceria, kalopun ada meeting besar pasti di hari jumat dan banyak cemilan, orang-orang pada berangkat sholat jumat, yang nasrani juga mengikuti misa di kantor, bisa pake baju bebas dan bebas berekspresi sepuas-puasnya, dan..... bisa video call sepuasnyaaaaaa kapanpun karena dia libur kerja 😍😍 gambarnya lucu 😁  taken from internet

Sudah Vaksin Covid Lengkap

Sei sapi yang kucintai Yes, it's my biggest flex this year.  Setelah vaksin pertama akhir Mei kemarin, akhirnya gw udah dapet suntikan kedua tanggal 21 Agustus 2021. Cantik kan tanggalnya?  Masih di RS yang sama, Surya Husadha, kali ini gw berangkat pagi. Yaa... 15 menit lebih pagi daripada vaksin pertama 😬 Karena gw ketiduran, seperti biasa. Hari itu hari sabtu, memang sengaja milih akhir pekan waktu vaksin pertama. Kita nggak tau efeknya bakalan gimana kan.  Vaksin pertama gw bisa bilang hampir ga ada efek apapun sih. Cuma ke UGD aja hari ketiga karena asam lambung naik banget. Setelah gw inget-inget, gw emang nggak banyak makan setelah vaksin malah gegoleran dan kata dokternya "Kalau abis vaksin tuh makan mbak yang banyak, protein yang banyak, jangan malah ga makan. Jadinya asam lambung naik kan?" Yasudah abis disuntik ranitidin, sejam juga gw udah mendingan.  Jadi gw bertekad "Ok setelah vaksin kedua, gw harus makan yang banyak!!!" Setelah gw datang di RS,...