Skip to main content

Bedanya TOPIK dan EPS TOPIK

Allright..... Karena tulisan ini tidak dimuat di koran lokal, akhirnya akan saya muat di laman pribadi saya. Kali aja bisa bantu-bantu nambah informasi sodara-sodara yang mau ambil tes ini.



Tes TOPIK yang ke-40 diadakan di Jakarta pada tanggal 26 April 2015. Tes TOPIK ini merupakan tes kemampuan Bahasa Korea yang diadakan di Indonesia 2 kali dalam satu tahun. Biasanya tes TOPIK diselenggarakan pada bulan April dan September. Tes ini merupakan tes yang perlu diambil ketika bertujuan untuk melanjutkan pendidikan kita di Korea Selatan. Tes TOPIK gelombang I diadakan di Jakarta, sedangkan untuk gelombang II diadakan di Jakarta dan Jogjakarta *menurut salah seorang peserta*

Meskipun sama-sama merupakan tes kemampuan untuk Bahasa Korea, namun tes TOPIK berbeda dengan tes EPS-TOPIK. EPS-TOPIK merupakan tes yang diperlukan untuk menguji kemampuan berbahasa bagi calon tenaga kerja yang akan bekerja di Korea Selatan. EPS-TOPIK hanya diadakan satu kali dalam satu tahun dengan tempat yang berbeda setiap tahunnya. Pada tahun 2014 wilayah Jawa Timur dipusatkan di UNISMA Malang, namun pada tahun 2015 dipusatkan di Surabaya. Tes biasanya diadakan pada bulan Juni Juli (kira-kira). Mayoritas peserta ujian merupakan laki-laki karena memang lebih banyak sektor perusahaan yang ditujukan bagi para lelaki. Namun bukan berarti wanita tidak bisa mengikuti ujian dan lolos tes EPS-TOPIK ini.  

Dilihat dari bobot soal dan juga jenis-jenis soal yang diujikanpun, kedua tes tersebut memiliki perbedaan. Karena ditujukan bagi pekerja, EPS-TOPIK lebih banyak mengujikan materi yang berhubungan dengan pekerjaan dan juga banyak menghafal kosakata. Tingkat kesulitan sama rata, tidak ada tingkatan dalam tes EPS-TOPIK. Dibandingkan dengan tes TOPIK yang lebih banyak mengujikan hal-hal yang umum dan memiliki tingkat kesulitan sesuai dengan tingkat tes yang diambil. Semakin tinggi tingkat yang diambil maka secara otomatis tingkat kesulitan juga lebih tinggi. Tinggi rendahnya kesulitan yang didapatkan sebanding dengan tingkat yang diambil. Pada tingkat dasar, materi  yang diujikan adalah mendengar dan membaca. Sedangkan pada tingkat menengah keatas juga terdapat tes menulis. 

Kedua tes tersebut identik dalam hal pendaftaran. Untuk EPS-TOPIK diperlukan tenaga yang ekstra untuk sekedar mengantri dan berebut formulir pendaftaran dengan belasan ribu peserta yang lainnya. Sediakan banyak waktu yang luang untuk mendaftar. Untuk tes TOPIK, pendaftaran harus datang langsung ke lokasi tes. Sedangkan bagi yang diluar kota, bisa mendaftar dengan mengirim berkas lewat pos dengan konfirmasi terlebih dahulu kepada pihak penyelenggara. Pendaftaran biasanya dilakukan 1-2 bulan sebelum tes, dan hasil ujian akan diumumkan 2 bulan setelah tes. Harga kedua tes tersebut tidaklah mahal. Hanya berkisar 150 ribu – 250 ribu untuk TOPIK dan sekitar 350 ribu – 400 ribu untuk EPS TOPIK. Ketatnya persaingan yang terjadi di Korea membuat ujian dilaksanakan dengan sangat ketat. Jika ditemukan kecurangan, maka kita akan dilarang keras untuk mengikuti ujian tersebut selama 2 tahun.

Yah jadi begitulah kiranya perbedaan kedua tes itu. Untuk informasi TOPIK lebih lanjut, bisa menghubungi pihak JIKS. Sedangkan untuk EPS TOPIK, biasanya bisa menghubungi BNP2TKI. 

Comments

Popular posts from this blog

Jumat ceria

Hari ini memang bukan hari jumat, tapi cuman mau bilang aja sih kalo hari yang paling aku tunggu-tunggu itu hari jumat.

Why?
Karena jumat itu selalu ceria, kalopun ada meeting besar pasti di hari jumat dan banyak cemilan, orang-orang pada berangkat sholat jumat, yang nasrani juga mengikuti misa di kantor, bisa pake baju bebas dan bebas berekspresi sepuas-puasnya, dan..... bisa video call sepuasnyaaaaaa kapanpun karena dia libur kerja 😍😍

gambarnya lucu 😁  taken from internet

[Book] Dunia Cecilia

'apakah kalian membicarakan hal semacam itu di surga?' 'tapi kami berusaha tidak membicarakannya dekat-dekat Tuhan. ia sangat sensitif terhadap kritik'
Yap, sepenggal dialog antara Cecilia dan malaikat Ariel. Saya mengenal Jostein Gaarder sejak kuliah. Ehhhh 'mengenal' dalam artian kenal bukunya ya, kalo bisa kenal pribadi mah bisa seneng jingkrak-jingkrak hehehe. Jadi karena teman saya mendapat tugas kuliah membaca satu novel filsafat berjudul Dunia Sophie, saya jadi sedikit mengetahui si bapak Gaarder ini. Enak ya tugasnya anak sastra baca novel, tugas anak matematika ya baca sih, tapi pembuktian kalkulus -_-



Dunia Cecilia ini buku pertama Jostein Gaarder yang saya baca, karena buku Dunia Shopie sangatlah berat berdasar review teman saya. Saya sih nggak perlu baca buku itu karena teman saya sudah benar-benar mahir bercerita. Jadilah saya sudah paham bener cerita Dunia Sophie tanpa membacanya.

Novel ini atas rekomendasi teman saya, dia bilang kalau novel ini ri…

Ujian hari senin

Kejadian ini terjadi tepat senin minggu lalu. Baru kali itu aku merasa 'WOW.. ini senin yeay'. Karena biasanya 'haduhh udah senen lagi'. Kebayang kan kalo seneng begitu dihari senen menyambut pagi dan hari itu rasanya langka banget. Otomatis pengennya hari itu berlangsung indah.

Jam setengah 9 pagi, seperti biasa ke pantry ambil minum bareng sama temen sebangku. Dia bikin teh, aku nyuci botol sekalian ngisi dong. Seperti biasa juga, kadang aku males sih nyuci botol dengan ritual lengkapnya, akhirnya cuman bilas pake air panas. Ya mungkin nggak sampe 50 ml juga. Dikit banget deh. Temen juga selalu bersihin gitu gelasnya pake air panas.

Pic source is here
Eh lakok lakok... si bapak pantry yang serem itu tiba-tiba bilang 'Gak bisa ya gak nyuci botol pake air panas? Tiap sore itu banyak komplain gara-gara airnya abis'. Yakaliii air abis tinggal isi aja, ibu yang dulu aja nggak pernah ada komplain. Ya aku bilang lah ini cuman dikit, lagian yang ngelakuin ini bukan ak…

Soal ujian TOPIK vs EPS TOPIK

Setelah membahas perbedaan TOPIK dan EPS TOPIK , kali ini saya akan menulis materi tentang apa saja yg diujikan *agak sedikit detail ya*. Pengalaman mengikuti dan 'membimbing' untuk kedua ujian tersebut, jadi sedikit banyak mengetahui detail soal2 yg diujikan.Dimulai dari EPS TOPIK. jika anda adalah warga yg ingin menjadi TKI/TKW di Korea, lulus ujian ini adalah wajib hukumnya. Kebanyakan dari mereka ingin yg singkat karena ingin segera berangkat. Akhirnya banyak cara haram yg mereka lakukan. Kebanyakan juga berangkat dari agen2. Malah ada yg lulus tanpa ujian. Keren kan!!??!! Tapi di Korea dia mlongo.Nah karena persiapan singkat, kebanyakan juga memprediksi soal yg keluar adalah soal yg dasar untuk kehidupan sehari2. No no no. Justru yg keluar adalah materi tentang perpabrikan dan perusahaan semacem palu, obeng, cangkul, cara memupuk, cara memerah susu sapi, cara mengurus asuransi, cara melaporkan majikan yg nggak bener, cara membaca slip gaji, sampai soal kecelakaan kerja. B…