Skip to main content

Merah Putih

Gw sama Indonesia itu ibarat dua sejoli dalam love and hate relationship. Gw terlahir di tanah yang diperjuangkan orang-orang terdahulu. Nggak keitung berapa juta nyawa hilang untuk itu. Gw bersyukur gw nggak perlu lagi bawa bambu runcing untuk merebut negeri ini dari tangan penjajah. Sejak sebelum nikah gw mulai "berteman" dengan birokrasi dua negara. Birokrasi dari Belanda, tentu saja tidak seribet birokrasi di negeri ini. Segala macam email akan segera dibalas dan dibantu untuk dihubungkan ke pihak terkait atau yang menangani itu. Bahkan untuk permintaan Schengen visa tipe kunjungan keluarga di masa pandemik ini diberikan high priority dan email dibalas dalam sekejap. Sedangkan di Indonesia, aaahhh yaaa gitu dehh.

Tapi, nggak akan pernah gw pungkiri tiap kali gw denger lagu Indonesia Raya gw selalu mewek. Tiap kali liat bendera Indonesia, gw diam sebentar  berterima kasih atas nikmat bisa tinggal di negeri ini tanpa perlu memegang senjata. Gw bener-bener marah saat suami g…

Bedanya TOPIK dan EPS TOPIK

Allright..... Karena tulisan ini tidak dimuat di koran lokal, akhirnya akan saya muat di laman pribadi saya. Kali aja bisa bantu-bantu nambah informasi sodara-sodara yang mau ambil tes ini.



Tes TOPIK yang ke-40 diadakan di Jakarta pada tanggal 26 April 2015. Tes TOPIK ini merupakan tes kemampuan Bahasa Korea yang diadakan di Indonesia 2 kali dalam satu tahun. Biasanya tes TOPIK diselenggarakan pada bulan April dan September. Tes ini merupakan tes yang perlu diambil ketika bertujuan untuk melanjutkan pendidikan kita di Korea Selatan. Tes TOPIK gelombang I diadakan di Jakarta, sedangkan untuk gelombang II diadakan di Jakarta dan Jogjakarta *menurut salah seorang peserta*

Meskipun sama-sama merupakan tes kemampuan untuk Bahasa Korea, namun tes TOPIK berbeda dengan tes EPS-TOPIK. EPS-TOPIK merupakan tes yang diperlukan untuk menguji kemampuan berbahasa bagi calon tenaga kerja yang akan bekerja di Korea Selatan. EPS-TOPIK hanya diadakan satu kali dalam satu tahun dengan tempat yang berbeda setiap tahunnya. Pada tahun 2014 wilayah Jawa Timur dipusatkan di UNISMA Malang, namun pada tahun 2015 dipusatkan di Surabaya. Tes biasanya diadakan pada bulan Juni Juli (kira-kira). Mayoritas peserta ujian merupakan laki-laki karena memang lebih banyak sektor perusahaan yang ditujukan bagi para lelaki. Namun bukan berarti wanita tidak bisa mengikuti ujian dan lolos tes EPS-TOPIK ini.  

Dilihat dari bobot soal dan juga jenis-jenis soal yang diujikanpun, kedua tes tersebut memiliki perbedaan. Karena ditujukan bagi pekerja, EPS-TOPIK lebih banyak mengujikan materi yang berhubungan dengan pekerjaan dan juga banyak menghafal kosakata. Tingkat kesulitan sama rata, tidak ada tingkatan dalam tes EPS-TOPIK. Dibandingkan dengan tes TOPIK yang lebih banyak mengujikan hal-hal yang umum dan memiliki tingkat kesulitan sesuai dengan tingkat tes yang diambil. Semakin tinggi tingkat yang diambil maka secara otomatis tingkat kesulitan juga lebih tinggi. Tinggi rendahnya kesulitan yang didapatkan sebanding dengan tingkat yang diambil. Pada tingkat dasar, materi  yang diujikan adalah mendengar dan membaca. Sedangkan pada tingkat menengah keatas juga terdapat tes menulis. 

Kedua tes tersebut identik dalam hal pendaftaran. Untuk EPS-TOPIK diperlukan tenaga yang ekstra untuk sekedar mengantri dan berebut formulir pendaftaran dengan belasan ribu peserta yang lainnya. Sediakan banyak waktu yang luang untuk mendaftar. Untuk tes TOPIK, pendaftaran harus datang langsung ke lokasi tes. Sedangkan bagi yang diluar kota, bisa mendaftar dengan mengirim berkas lewat pos dengan konfirmasi terlebih dahulu kepada pihak penyelenggara. Pendaftaran biasanya dilakukan 1-2 bulan sebelum tes, dan hasil ujian akan diumumkan 2 bulan setelah tes. Harga kedua tes tersebut tidaklah mahal. Hanya berkisar 150 ribu – 250 ribu untuk TOPIK dan sekitar 350 ribu – 400 ribu untuk EPS TOPIK. Ketatnya persaingan yang terjadi di Korea membuat ujian dilaksanakan dengan sangat ketat. Jika ditemukan kecurangan, maka kita akan dilarang keras untuk mengikuti ujian tersebut selama 2 tahun.

Yah jadi begitulah kiranya perbedaan kedua tes itu. Untuk informasi TOPIK lebih lanjut, bisa menghubungi pihak JIKS. Sedangkan untuk EPS TOPIK, biasanya bisa menghubungi BNP2TKI. 

Comments

Popular posts from this blog

[Piknik] Prambanan lagi

Salah satu pesona Jawa Tengah adalah Candi Prambanan. Saya sudah 3 kali berkunjung ke situs warisan dunia ini. Candi yang terletak di perbatasan Jawa Tengah dan jogja ini selalu menimbulkan kesan mistis bagi saya. Terletak tak jauh dari jalan raya, sehingga mengunjunginya pun sangat mudah. Berbeda dengan Candi Borobudur yang letaknya sangat jauh dari jalan raya besar. 
Ok, menurut saya ada 3 cara menuju candi ini. Menggunakan bus transjogja, taksi, dan kendaraan pribadi. Bagi yang menggunakan transjogja, saya pernah menggunakannya berangkat dari daerah kampus UNY, daerah Depok Sleman. 1 kali transit, 2 kali berganti bus. Dengan harga transjogja yang kala itu, 2014, seharga 3500 rupiah. Tapi sampai saat ini masih sama harganya, menurut info dari teman. Lokasi shelter bis berada agak jauh dari pintu masuk lokasi candi, mungkin kira-kira 500meter sampai 1kilometer. Kalau jalan, menghabiskan waktu sekitar 15-20menit. Bisa juga naik becak untuk opsi yang lain. Lagi-lagi, jangan lupa menaw…

[Book] Dunia Cecilia

'apakah kalian membicarakan hal semacam itu di surga?' 'tapi kami berusaha tidak membicarakannya dekat-dekat Tuhan. ia sangat sensitif terhadap kritik'
Yap, sepenggal dialog antara Cecilia dan malaikat Ariel. Saya mengenal Jostein Gaarder sejak kuliah. Ehhhh 'mengenal' dalam artian kenal bukunya ya, kalo bisa kenal pribadi mah bisa seneng jingkrak-jingkrak hehehe. Jadi karena teman saya mendapat tugas kuliah membaca satu novel filsafat berjudul Dunia Sophie, saya jadi sedikit mengetahui si bapak Gaarder ini. Enak ya tugasnya anak sastra baca novel, tugas anak matematika ya baca sih, tapi pembuktian kalkulus -_-



Dunia Cecilia ini buku pertama Jostein Gaarder yang saya baca, karena buku Dunia Shopie sangatlah berat berdasar review teman saya. Saya sih nggak perlu baca buku itu karena teman saya sudah benar-benar mahir bercerita. Jadilah saya sudah paham bener cerita Dunia Sophie tanpa membacanya.

Novel ini atas rekomendasi teman saya, dia bilang kalau novel ini ri…

Pake Jenius

Beberapa waktu lalu sering liat counter Jenius di Matos, yang lalu kutemui pula di MOG. Anak Malang tau lah dua mall ini. Nah udah cari info sana sini ya, kok kayaknya asik gitu. Jadi memberanikan diri untuk sign up. Apakah perlu kujelaskan fitur dan fungsinya secara mendetail? Karena sudah banyak tercecer informasinya di internet. Nggak ah, gw mau bahas pengalaman gw pake kartu ini selama sebulan ini.

Sign up lah aku di counter MOG (ya gusti kejebak lagi gw pake nambah kartu-kartuan begini). Kemudian, berkatalah mbaknya "Transfer aja mbak satu juta kesini, kita lagi ada promo kalau transaksi pertama kali satu juta akan ada free kartu member starbucks dengan saldo 50ribu. Lumayan lho mbak Starbucks". Gw nggak fanatik Sbucks (cuma kalo harus beli Chai tea selalu kesini). Dan tanpa sadar pun gw transfer sejuta ke akun jenius gw. Because, why not? Lagian juga mindah duit gw sendiri ke rekening yang lain kan? Nggak ilang duit juga.

Jadilah kudapat kartu Jenius beserta k…