Moscow Dulu, masih sempet pakai sepatu dengan hak 5 cm waktu kerja kantoran. Ya karena harus keliatan formal aja sih, meskipun nggak ada yang ngelarang juga kalau mau sepatu sneakers pun. Toh juga waktu kerja sepatu dilepas dan pakai sendal jepit. Tapi itu sudah lama sekali. Setelahnya, bertahun-tahun hanya punya 1 sepatu sneakers dan 1 sandal. Sendal jepit punya lah ya, kan hidup di Bali. Salah satu esensial itu. Sebenernya alesannya sederhana, bukan karena nggak mau punya sepatu lebih dari satu tapi lebih ke males harus nyocokin sepatu lagi ke kaki yang belum tentu enak dipakainya. Sepatu itu adalah hal esensial yang buat gw nggak apa mahal yang penting nyaman. Karena taruhannya di pijakan, dan itu bisa berdampak ke banyak hal kalau salah pilih sepatu. Jalan kaki adalah bagian besar dari hidup gw, jadi punya sepatu nyaman adalah hal yang tidak bisa dinego. Nah, meskipun gw beberapa kali pernah jalan-jalan saat musim dingin, Moskow ini agak beda. Kalau di Belanda, mes...
Allright..... Karena tulisan ini tidak dimuat di koran lokal, akhirnya akan saya muat di laman pribadi saya. Kali aja bisa bantu-bantu nambah informasi sodara-sodara yang mau ambil tes ini.
Tes TOPIK yang ke-40 diadakan di Jakarta pada tanggal 26
April 2015. Tes TOPIK ini merupakan tes kemampuan Bahasa Korea yang diadakan di
Indonesia 2 kali dalam satu tahun. Biasanya tes TOPIK diselenggarakan pada
bulan April dan September. Tes ini merupakan tes yang perlu diambil ketika
bertujuan untuk melanjutkan pendidikan kita di Korea Selatan. Tes TOPIK
gelombang I diadakan di Jakarta, sedangkan untuk gelombang II diadakan di
Jakarta dan Jogjakarta *menurut salah seorang peserta*
Meskipun sama-sama merupakan tes kemampuan untuk Bahasa
Korea, namun tes TOPIK berbeda dengan tes EPS-TOPIK. EPS-TOPIK merupakan tes
yang diperlukan untuk menguji kemampuan berbahasa bagi calon tenaga kerja yang
akan bekerja di Korea Selatan. EPS-TOPIK hanya diadakan satu kali dalam satu
tahun dengan tempat yang berbeda setiap tahunnya. Pada tahun 2014 wilayah Jawa
Timur dipusatkan di UNISMA Malang, namun pada tahun 2015 dipusatkan di
Surabaya. Tes biasanya diadakan pada bulan Juni Juli (kira-kira). Mayoritas peserta ujian merupakan laki-laki karena memang lebih banyak
sektor perusahaan yang ditujukan bagi para lelaki. Namun bukan berarti wanita
tidak bisa mengikuti ujian dan lolos tes EPS-TOPIK ini.
Dilihat dari bobot soal dan juga jenis-jenis soal yang
diujikanpun, kedua tes tersebut memiliki perbedaan. Karena ditujukan bagi
pekerja, EPS-TOPIK lebih banyak mengujikan materi yang berhubungan dengan
pekerjaan dan juga banyak menghafal kosakata. Tingkat kesulitan sama rata,
tidak ada tingkatan dalam tes EPS-TOPIK. Dibandingkan dengan tes TOPIK yang
lebih banyak mengujikan hal-hal yang umum dan memiliki tingkat kesulitan sesuai
dengan tingkat tes yang diambil. Semakin tinggi tingkat yang diambil maka
secara otomatis tingkat kesulitan juga lebih tinggi. Tinggi rendahnya kesulitan
yang didapatkan sebanding dengan tingkat yang diambil. Pada tingkat dasar,
materi yang diujikan adalah mendengar
dan membaca. Sedangkan pada tingkat menengah keatas juga terdapat tes menulis.
Kedua tes tersebut identik dalam hal pendaftaran. Untuk
EPS-TOPIK diperlukan tenaga yang ekstra untuk sekedar mengantri dan berebut
formulir pendaftaran dengan belasan ribu peserta yang lainnya. Sediakan banyak
waktu yang luang untuk mendaftar. Untuk tes TOPIK, pendaftaran harus datang langsung
ke lokasi tes. Sedangkan bagi yang diluar kota, bisa mendaftar dengan mengirim
berkas lewat pos dengan konfirmasi terlebih dahulu kepada pihak penyelenggara. Pendaftaran
biasanya dilakukan 1-2 bulan sebelum tes, dan hasil ujian akan diumumkan 2
bulan setelah tes. Harga kedua tes tersebut tidaklah mahal. Hanya berkisar 150
ribu – 250 ribu untuk TOPIK dan sekitar 350 ribu – 400 ribu untuk EPS TOPIK. Ketatnya
persaingan yang terjadi di Korea membuat ujian dilaksanakan dengan sangat
ketat. Jika ditemukan kecurangan, maka kita akan dilarang keras untuk mengikuti
ujian tersebut selama 2 tahun.
Yah jadi begitulah kiranya perbedaan kedua tes itu. Untuk informasi TOPIK lebih lanjut, bisa menghubungi pihak JIKS. Sedangkan untuk EPS TOPIK, biasanya bisa menghubungi BNP2TKI.
Comments
Post a Comment
Share your thoughts with me here